5 Tanda Anda Sudah Terlalu Banyak Minum Obat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Juni 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Bagi Anda yang sedang menjalani pengobatan dengan rutin minum obat, sebaiknya tetap kendalikan dan pantau jumlah obat yang Anda konsumsi. Sebab, bukannya mempercepat penyembuhan, terlalu banyak minum obat justru bisa berakibat buruk pada kesehatan Anda. Sebelum mengetahui apa saja dampak buruknya, sebaiknya cek tanda-tanda yang mungkin muncul jika Anda mengonsumsi obat yang terlalu banyak.

Tanda-tanda Anda terlalu banyak minum obat

1. Kesulitan mengikuti jadwal minum obat

obat pereda nyeri tingkatkan risiko stroke

Ketika ada terlalu banyak obat yang harus diminum, mungkin Anda kesulitan untuk mengikuti aturan dan jadwal minum obat tersebut. Jika ini terjadi, bisa dipastikan kalau Anda telah memasuki fase di mana jumlah obat yang Anda konsumsi terlalu banyak.

Untuk itu, sebaiknya segera bicarakan dengan dokter Anda mengenai mana obat yang memang harus dikonsumsi dan mana yang masih bisa ditunda. Penting agar dokter mengetahui semua jenis obat yang Anda konsumsi, baik itu obat yang dijual bebas atau tanpa resep, obat yang diresepkan, maupun obat herbal.

Pasalnya, beberapa jenis obat bisa menyebabkan interaksi obat sehingga akan tidak menutup kemungkinan akan timbul efek samping.

2. Muncul gejala baru

penyakit graves

Salah satu tanda yang paling mudah disadari ketika seseorang terlalu banyak minum obat yakni muncul gejala baru yang mungkin belum pernah dialami sebelumnya. Hal ini dijelaskan lebih lanjut oleh dr. Nesochi Okeke-Igbokwe, seorang spesialis penyakit dalam di NYU Langone Medical Center. Menurutnya, mengonsumsi obat dalam jumlah banyak bisa memicu risiko interaksi obat.

Jika ini terjadi, maka dapat berakibat pada munculnya sejumlah gejala seperti tubuh terasa lemas, kemampuan otak menurun, gangguan pencernaan, palpitasi jantung, hingga timbul masalah kulit. Namun, gejala ini tergantung dari jenis obat apa yang dikonsumsi bersamaan dan menimbulkan reaksi.

Solusi terbaiknya, coba tanyakan terlebih dahulu pada dokter Anda sebelum mengonsumsi beberapa obat yang diresepkan secara bersamaan.

3. Mengalami nyeri sendi atau otot

nyeri punggung setelah melahirkan

Pernahkah selama rutin minum obat, Anda merasa nyeri sendi dan otot? Jika ya, hati-hati bisa jadi ini tanda bahwa Anda terlalu banyak minum obat. Dr. Barbara Bergin, seorang ahli bedah ortopedi di Texas, menjelaskan bahwa dampak yang mungkin terjadi saat jumlah obat yang dikonsumsi terlalu banyak adalah rasa sakit.

Umumnya, sumber rasa sakit ini berasal dari radang sendi, sendi yang terkilir, atau nyeri otot. Namun, ada juga rasa sakit lainnya yang bukan bersumber dari masalah sendi dan otot. Menurut dr. Barbara Bergin, obat yang bisa mengakibatkan hal ini yakni obat penurun kolesterol (obat statin) dan NSAID (non steroid anti-inflamasi).

4. Mengalami masalah mental

Depresi Terselubung

Faktanya, minum obat dalam jumlah yang melebihi batas tidak hanya berakibat pada kesehatan fisik Anda saja, tapi juga dapat memicu timbulnya masalah mental dan emosional.

Menurut dr. David Greuner, dari NYC Surgical Associates, efek samping yang umum dari kelebihan obat dengan resep adalah adanya perubahan pada suasana hati, merasa kelelahan, bahkan hingga menimbulkan depresi yang berkepanjangan.

5. Keliru minum obat

aturan minum obat

Kalau sudah terlalu banyak minum obat, bisa saja Anda jadi keliru minum jenis obat yang salah. Nah, jika ini terjadi, Karin Josephson, seorang apoteker di Westfields Hospital and Clinic di Wisconsin, menyarankan Anda untuk memiliki tempat penyimpanan obat khusus yang dilengkapi dengan daftar obat harian.

Tujuannya untuk mengecek obat apa saja yang harus Anda minum setiap harinya, jadwal minum obat harian, jumlah yang telah Anda minum pada hari itu, sekaligus mencegah interaksi beberapa obat yang tidak bisa diminum bersamaan.

Semua obat-obatan biasanya ada petunjuk waktu konsumsinya sehingga akan memudahkan Anda untuk menyesuaikan konsumsi obat dengan aktivitas rutin setiap harinya. Hal ini juga bisa mencegah Anda minum obat yang telah diminum sebelumnya.

Bahaya tidak bila terlalu banyak minum obat resep dokter?

Saat Anda mengalami beberapa tanda seperti yang telah disebutkan, jangan dianggap remeh. Pasalnya, lambat laun bisa mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan yang akan sangat berbahaya bagi tubuh. Misalnya muncul masalah pada organ hati, yang berperan dalam memecah dan mengubah zat kimia dalam obat, agar bisa digunakan oleh tubuh secara efektif.

Tidak hanya itu, menurut dr. Paul McLaren, seorang psikiater di Priory’s New Wellbeing Centre sekaligus direktur medis di Priory’s Hospital, sembelit (susah buang air besar), sleep apnea, disfungsi seksual, dan masalah kesuburan merupakan beberapa masalah kesehatan yang sering dikaitkan dengan terlalu banyak mengonsumsi obat resep dokter.

Pada akhirnya, yang dikhawatirkan jika obat dengan resep mulai tidak bereaksi dengan baik di tubuh seseorang, atau dengan kata lain tubuh Anda mungkin saja resistan (kebal) terhadap obat-obatan ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Hal yang Perlu Anda Cek Sebelum Membeli Obat

Hati-hati bila mau beli obat di apotek atau toko. Tak berarti semua obat yang diedarkan sudah jaminan aman. Cek obat dulu sebelum beli dengan cara KLIK ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Setelah Minum Obat, Berapa Lama Kemudian Efeknya Dirasakan Tubuh?

Seberapa sering Anda minum obat? Berbagai jenis obat tersedia untuk mengatasi penyakit Anda. Tapi seberapa cepat obat akan diserap setelah diminum?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Obat-obatan yang Bisa Digunakan untuk Mengatasi Penyakit Prostat

Memiliki masalah di sekitar daerah intim sering membuat pria enggan konsultasi ke dokter. Lantas, obat penyakit prostat apa yang bisa digunakan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Urologi, Prostat 5 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan 19 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat pereda nyeri otot

Obat Nyeri Otot: Mulai dari Obat Resep Dokter Hingga Obat Herbal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
beli obat online

Sebenarnya, Bolehkah Beli Obat-obatan dari Aplikasi Online?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
saat minum antibiotik

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit