7 Tanda Anda Memakai Sepatu yang Salah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sepatu yang salah dapat mengakibatkan dampak negatif bagi kesehatan, terutama kesehatan kaki. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa penggunaan sepatu yang salah dapat merugikan dirinya sendiri. Masalah sepele seperti menggunakan sepatu yang terlalu pas dengan kaki, membeli sepatu di pagi hari, dan lain-lain ternyata dapat berakibat fatal, seperti lepasnya kuku. Mengapa bisa begitu? Mari kita lihat berbagai tanda bahwa Anda ternyata memakai sepatu yang salah.

Bagaimana cara mengetahui jika Anda memakai sepatu yang salah?

1. Anda memakai sepatu yang sama sejak SMA

Seiring waktu, lengkungan kaki Anda secara bertahap akan semakin lurus, sehingga menyebabkan kaki Anda melebar. Menurut Katherine Dux, DPM, seorang ahli penyakit kaki, kaki seseorang akan semakin besar seiring bertambahnya usia. Setidaknya, selama setahun sekali, ukurlah kaki Anda di toko sepatu lokal Anda.

2. Jari kaki menekuk pada ujung sepatu

Harus ada sedikit ruang antara kaki Anda dan ujung sepatu. Dan pastikan Anda bisa menggoyangkan jari-jari kaki Anda di dalam sepatu. Perlu diketahui bahwa kaki Anda semakin membesar sepanjang hari, contohnya jika sepatu pas di pagi hari, lama kelamaan menjadi agak sempit di malam hari. Jadi belilah sepatu saat kaki berada di ukuran terbesar.

3. Telapak kaki Anda nyeri

Jika sepatu Anda terlalu besar, atau jika sepatu tidak cukup mendukung kaki Anda, otot-otot bagian bawah kaki akan mengeras seiring kaki melangkah dalam upaya menjaga lengkungan kaki tetap terangkat. Hal ini dapat membuat punggung cedera berlebihan, seperti plantar fasciitis, di mana tendon fasia plantar yang membentang di sepanjang bagian bawah kaki, dari kaki ke tumit, secara kronis meradang.

4. Anda mengalami fraktur tekanan

Patah tulang kecil ini dapat terjadi pada siapa saja, namun hal ini terkadang juga dikaitkan dengan sepatu yang salah. Sebagian orang memiliki masalah pada tumit, dan sebagian lagi pada kaki bagian depan. Bagi mereka yang menekan tumit, sepatu yang salah tidak menawarkan cukup bantalan untuk menyerap syok, yang dapat menyebabkan fraktur tekanan, peradangan sendi, dan cedera lainnya.

5. Anda mengalami tendonitis

Tendon yang meradang bisa terjadi di beberapa tempat di kaki, namun yang paling umum adalah di bagian dalam pergelangan kaki atau di tepi luar kaki. Kasus pertama disebabkan oleh jari kaki yang bergulung ke dalam, sedangkan yang kedua disebabkan oleh telapak kaki yang menyediakan terlalu banyak dukungan.

6. Sol sepatu Anda sudah tipis

Jika Anda dapat merasakan trotoar atau jalan dari sepatu yang Anda pakai, itu berarti Anda memakai sepatu yang sudah tidak lagi memberikan cukup dukungan. Jika Anda menggunakan sepatu itu sejauh 16 km per minggu, maka Anda harus mengganti sepatu Anda setiap 9-12 bulan sekali. Jika Anda menggunakannya sebanyak dua kali lipat dari jarak tersebut, maka Anda harus menggantinya sekitar 4-6 bulan sekali. Tanda-tanda lain bahwa sepatu Anda perlu diganti adalah ketika sepatu terasa berkerut, atau ketika pinggiran sepatu sudah melebar ketika Anda menempatkannya di permukaan datar.

7. Anda mengalami kuku kaki lepas atau memar

Jika ujung sepatu terlalu kecil, Anda akan menempatkan banyak tekanan pada jari-jari kaki dan dapat menyebabkan kuku menghitam, bahkan lepas. Untuk mencegahnya, Anda harus memberikan ruang lebih antara ujung jari terpanjang Anda dan bagian depan sepatu. Jadi, janganlah takut untuk meningkatkan ukuran sepatu Anda.

Enam tips untuk membeli sepasang sepatu yang baik

Ketika Anda telah menyadari bahwa Anda memakai sepatu yang salah, maka gantilah sepatu Anda dengan tips berikut sebelum membelinya:

  1. Mengenakan jenis kaus kaki yang sering Anda pakai ketika akan membeli sepatu yang baru. Kaus kaki yang tebal maupun tipis dapat mempengaruhi kecocokan sepatu lebih dari yang Anda pikirkan.
  2. Lebar sepatu sama pentingnya dengan panjang, maka pastikan selalu bahwa sepatu cocok di segala arah.
  3. Beli sepatu di malam hari ketika kaki Anda membesar.
  4. Jika Anda menyukai sepasang sepatu yang sedikit terlalu besar, cobalah dengan menambahkan insole.
  5. Jika Anda memiliki ukuran kedua kaki yang berbeda, maka pilihlah ukuran kaki yang paling besar untuk memilih sepatu.
  6. Jika Anda tidak yakin dengan kecocokan sepatu merek tertentu saat membeli online, janganlah takut untuk membeli dua dan berencana untuk mengirim yang satu kembali. Pada titik ini, perusahaan sepatu hampir selalu menghitung biaya lebih, sehingga pengembalian barang biasanya gratis.

 

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

    Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

    Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    menghadapi kecemasan di new normal
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

    Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

    Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

    8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

    Gemar berlari sebagai olahraga utama? Cek ragam tips meminimalisasi risiko terserang penyakit saat lari di luar ruang di masa new normal, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

    Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    sering kencing di malam hari

    7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    nokturia adalah

    Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    kesehatan kandung kemih

    Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit