7 Tanda Anda Memakai Sepatu yang Salah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sepatu yang salah dapat mengakibatkan dampak negatif bagi kesehatan, terutama kesehatan kaki. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa penggunaan sepatu yang salah dapat merugikan dirinya sendiri. Masalah sepele seperti menggunakan sepatu yang terlalu pas dengan kaki, membeli sepatu di pagi hari, dan lain-lain ternyata dapat berakibat fatal, seperti lepasnya kuku. Mengapa bisa begitu? Mari kita lihat berbagai tanda bahwa Anda ternyata memakai sepatu yang salah.

Bagaimana cara mengetahui jika Anda memakai sepatu yang salah?

1. Anda memakai sepatu yang sama sejak SMA

Seiring waktu, lengkungan kaki Anda secara bertahap akan semakin lurus, sehingga menyebabkan kaki Anda melebar. Menurut Katherine Dux, DPM, seorang ahli penyakit kaki, kaki seseorang akan semakin besar seiring bertambahnya usia. Setidaknya, selama setahun sekali, ukurlah kaki Anda di toko sepatu lokal Anda.

2. Jari kaki menekuk pada ujung sepatu

Harus ada sedikit ruang antara kaki Anda dan ujung sepatu. Dan pastikan Anda bisa menggoyangkan jari-jari kaki Anda di dalam sepatu. Perlu diketahui bahwa kaki Anda semakin membesar sepanjang hari, contohnya jika sepatu pas di pagi hari, lama kelamaan menjadi agak sempit di malam hari. Jadi belilah sepatu saat kaki berada di ukuran terbesar.

3. Telapak kaki Anda nyeri

Jika sepatu Anda terlalu besar, atau jika sepatu tidak cukup mendukung kaki Anda, otot-otot bagian bawah kaki akan mengeras seiring kaki melangkah dalam upaya menjaga lengkungan kaki tetap terangkat. Hal ini dapat membuat punggung cedera berlebihan, seperti plantar fasciitis, di mana tendon fasia plantar yang membentang di sepanjang bagian bawah kaki, dari kaki ke tumit, secara kronis meradang.

4. Anda mengalami fraktur tekanan

Patah tulang kecil ini dapat terjadi pada siapa saja, namun hal ini terkadang juga dikaitkan dengan sepatu yang salah. Sebagian orang memiliki masalah pada tumit, dan sebagian lagi pada kaki bagian depan. Bagi mereka yang menekan tumit, sepatu yang salah tidak menawarkan cukup bantalan untuk menyerap syok, yang dapat menyebabkan fraktur tekanan, peradangan sendi, dan cedera lainnya.

5. Anda mengalami tendonitis

Tendon yang meradang bisa terjadi di beberapa tempat di kaki, namun yang paling umum adalah di bagian dalam pergelangan kaki atau di tepi luar kaki. Kasus pertama disebabkan oleh jari kaki yang bergulung ke dalam, sedangkan yang kedua disebabkan oleh telapak kaki yang menyediakan terlalu banyak dukungan.

6. Sol sepatu Anda sudah tipis

Jika Anda dapat merasakan trotoar atau jalan dari sepatu yang Anda pakai, itu berarti Anda memakai sepatu yang sudah tidak lagi memberikan cukup dukungan. Jika Anda menggunakan sepatu itu sejauh 16 km per minggu, maka Anda harus mengganti sepatu Anda setiap 9-12 bulan sekali. Jika Anda menggunakannya sebanyak dua kali lipat dari jarak tersebut, maka Anda harus menggantinya sekitar 4-6 bulan sekali. Tanda-tanda lain bahwa sepatu Anda perlu diganti adalah ketika sepatu terasa berkerut, atau ketika pinggiran sepatu sudah melebar ketika Anda menempatkannya di permukaan datar.

7. Anda mengalami kuku kaki lepas atau memar

Jika ujung sepatu terlalu kecil, Anda akan menempatkan banyak tekanan pada jari-jari kaki dan dapat menyebabkan kuku menghitam, bahkan lepas. Untuk mencegahnya, Anda harus memberikan ruang lebih antara ujung jari terpanjang Anda dan bagian depan sepatu. Jadi, janganlah takut untuk meningkatkan ukuran sepatu Anda.

Enam tips untuk membeli sepasang sepatu yang baik

Ketika Anda telah menyadari bahwa Anda memakai sepatu yang salah, maka gantilah sepatu Anda dengan tips berikut sebelum membelinya:

  1. Mengenakan jenis kaus kaki yang sering Anda pakai ketika akan membeli sepatu yang baru. Kaus kaki yang tebal maupun tipis dapat mempengaruhi kecocokan sepatu lebih dari yang Anda pikirkan.
  2. Lebar sepatu sama pentingnya dengan panjang, maka pastikan selalu bahwa sepatu cocok di segala arah.
  3. Beli sepatu di malam hari ketika kaki Anda membesar.
  4. Jika Anda menyukai sepasang sepatu yang sedikit terlalu besar, cobalah dengan menambahkan insole.
  5. Jika Anda memiliki ukuran kedua kaki yang berbeda, maka pilihlah ukuran kaki yang paling besar untuk memilih sepatu.
  6. Jika Anda tidak yakin dengan kecocokan sepatu merek tertentu saat membeli online, janganlah takut untuk membeli dua dan berencana untuk mengirim yang satu kembali. Pada titik ini, perusahaan sepatu hampir selalu menghitung biaya lebih, sehingga pengembalian barang biasanya gratis.

 

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Sudah Benarkah Cara Anda Keramas Selama Ini? Cek di Sini!

    Walaupun Anda rajin keramas, belum tentu rambut Anda bersih. Berikut ulasan mengenai langkah mencuci rambut dengan benar.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 23 November 2020 . Waktu baca 9 menit

    Kadar Hb Terlalu Tinggi, Apakah Berbahaya dan Perlu Diturunkan?

    Mudah merasa lelah dan pusing? Bisa jadi gejala kadar hemoglobin atau Hb tinggi. Apa risikonya bagi tubuh? Cari tahu info lengkapnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Anemia, Penyakit Kelainan Darah 22 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

    Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung 21 November 2020 . Waktu baca 12 menit

    8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

    Terkadang kita terbangun di tengah malam meski tak ada bunyi alarm atau hal lainnya. Kondisi itu ternyata dipengaruhi kesehatan fisik atau mental. Apa saja?

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Tips Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit
    gingsul, salah satu jenis maloklusi

    Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit
    manfaat bengkoang

    Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    cara mengatasi rambut kering

    Rambut Kering, Bagaimana Cara Ampuh Mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 8 menit