Tak Cuma Menyehatkan Mata, 7 Khasiat Ini Bikin Kita Ingin Makan Wortel

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tahukah Anda saat pertama kali ditemukan, wortel tidak dimanfaatkan sebagai makanan. Umbi yang memiliki banyak warna ini ternyata lebih dulu dimanfaatkan sebagai obat. Memangnya, apa saja manfaat wortel untuk kesehatan tubuh? Yuk, kupas tuntas manfaat sayur yang sangat dipuja-puji banyak orang ini

Yuk, mengenal wortel lebih dalam

manfaat wortel
Sumber: Julie Daniluk

Siapa yang kenal dengan sayuran yang satu ini? Ya, wortel sangat populer karena mudah ditemukan di setiap penjuru dunia. Wortel termasuk dalam jenis umbi akar yang terbentuk pada bagian akar tanaman. Itulah sebabnya umbi ini tidak berkembang dan tumbuh di atas permukaan tanah, melainkan di dalam tanah.

Saat Anda membudidayakan umbi ini, yang akan terlihat di atas permukaan tanah adalah bagian daunnya. Daun wortel memiliki bentuk mirip seperti pakis atau peterseli yang berwarna hijau muda. Pada pangkal daunnya, terkadang dihiasi bunga berwarna putih. Jika dimakan, bunganya terasa manis namun berbau khas yang kurang sedap di mulut.

Dibanding bunganya, rasa umbi tumbuhan ini jauh lebih enak. Umbinya terasa manis, renyah, dan tidak bau. Itulah sebabnya, orang-orang lebih banyak memanfaatkan bagian umbinya untuk dibuat berbagai menus masakan.

Wortel memiliki nama latin yaitu Daucus carota L. Bila Anda perhatikan, wortel memiliki bentuk yang hampir sama dengan lobak. Hanya saja ukurannya biasanya jauh lebih ramping dan terdapat garis-garis kecil di sisi-sisinya.

Makanan yang disukai kelinci ini memang memiliki banyak warna, mulai dari ungu kehitaman, putih, kuning, oranye, dan merah seperti buah bit. Namun, di Indonesia wortel yang biasanya dijual di pasaran berwarna kuning cerah dan oranye.

Meski lebih dulu dikenal sebagai obat-obatan, daucus carota tetap memiliki banyak manfaat ketika dijadikan makanan. Anda bisa mengolahnya menjadi sup, ditumis, salad, campuran jus, dimakan mentah, bahkan dibuat keripik.

Kandungan nutrisi wortel

resep wortel

Wortel merupakan makanan yang kaya nutrisi dan penuh manfaat. Menurut data Kemenkes RI, dalam 100 gram wortel segar, Anda bisa memanfaatkan 80% umbinya. Berikut beberapa kandungan nutrisi dari wortel yang perlu Anda ketahui, antara lain:

Makronutrien

Air (Water) : 89.9 g
Energi (Energy) : 36 Kal
Protein (Protein) : 1.0 g
Lemak (Fat) : 0.6 g
Karbohidrat (CHO) : 7.9 g
Serat (Fibre) : 1.0 g

Mineral

Kalsium (Ca): 45 mg
Fosfor (P): 74 mg
Zat Besi (Fe): 1,0 mg
Sodium (Na): 70 mg
Kalium (K): 245,0 mg
Tembaga (Cu): 0,06 mg
Seng (Zn): 0,3 mg

Vitamin dan antioksidan

Beta-Karoten (Carotenes): 3,784 mcg
Total Karoten (Re): 7.125 mcg
Thiamin (Vit. B1): 0,04 mg
Riboflavin (Vit. B2): 0,04 mg
Niasin (Niasin): 1,0 mg
Vitamin C (Vit. C): 18 mg

Wortel memiliki banyak jenis antioksidan yang sangat baik untuk tubuh, di antaranya:

  • Beta karoten. Wortel yang berwarna oranye sangat tinggi kandungan beta karotennya. Proses penyerapannya oleh tubuh akan lebih baik jika wortel dimasak.
  • Alpha karoten.  Selain beta karoten, umbi dengan beragam warna ini juga mengandung antioksidan dari vitamin A berupa alpha karoten.
  • Lutein. Wortel yang berwarna kuning, putih, dan kekuningan sangat banyak mengandung lutein. Ini merupak antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan mata.
  • Lycopene dan antosianin. Sayuran dan buah yang berwarna merah memiliki banyak lycopene dan antisionin, termasuk wortel merah dan ungu.  Antioksidan ini sangat baik untuk kesehatan jantung.
  • Polyacetylenes: Penelitian terbaru telah mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam wortel yang dapat membantu melindungi kesehatan sel darah.

Manfaat wortel untuk kesehatan tubuh

wortel
Sumber: Medical News Today

Bila dilihat dari kandungan nutrisi wortel, Anda pasti sudah bisa menebak jika umbi ini memiliki manfaat yang melimpah. Apa saja? Berikut manfaat dari tumbuhan bernama cantik Daucus carota yang sayang jika Anda lewatkan begitu saja.

1. Berpotensi mencegah kanker

Kanker merupakan penyakit mematikan. Hampir semua bagian tubuh Anda bisa terkena kanker, mulai dari bagian terluar yaitu kulit hingga organ dalam, seperti hati. Penyakit ini menyebabkan sel sehat menjadi tumbuh dan berkembang secara tidak normal. Seiring waktu dapat menyebar jaringan sehat lainnya, hingga bermetastasis ke bagian tulang, paru, dan otak Anda.

Berdasarkan banyak studi, kandungan nutrisi wortel dapat melindungi Anda dari kanker. Salah satunya karena umbi ini memiliki antioksidan di dalamnya. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya potensi wortel untuk mencegah berbagai jenis kanker, seperti:

Kanker paru

Sebuah studi melaporkan bahwa adanya manfaat beta karoten yang ada pada wortel dengan pengembangan risiko kanker paru. Antioksidan ini disebut mampu mencegah terbentuknya kanker di paru. Hanya saja bukan dalam bentuk suplemen, melainkan dari sayur dan buah, contohnya wortel.

Ini akan semakin efektif jika orang yang berisiko juga menghentikan kebiasaan merokok, mengurangi paparan zat kimia yang mengiritasi paru-paru, dan mengubah gaya hidup jadi lebih sehat lagi.

Kanker darah (leukimia)

Selain memiliki manfaat untuk mencegah kanker paru-paru, penelitian juga melaporkan potensi wortel dalam mencegah penyakit kanker darah. Wortel yang mengandung agen, seperti beta karoten dan poliasetil dapat dijadikan sumber bahan kimia bioaktif yang sangat baik untuk pengobatan leukemia.

Kanker usus

Sebuah studi yang diterbitkan pada The American Journal of Clinical Nutrition melaporkan manfaat wortel. Kandungan beta karoten, likopen, dan antioksidan lain yang juga ada pada bayam, brokoli, atau dan selada ini dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar jika dikonsumsi secara rutin.

2. Menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung

Wortel mengandung serat, kalium, dan lengkap dengan antioksidan seperti lycopene. Nah, kedua nutrisi ini dipercaya dapat menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, wortel juga tidak mengandung kolesterol jahat yang baik untuk pembuluh darah.

Manfaat wortel ini akan didapatkan jika Anda mengonsumsi wortel dan sayuran serta buah lainnya yang masih segar, bukan yang sudah dikemas (sayur atau buah kaleng). Bila tekanan darah Anda tetap terjaga, itu artinya Anda terhindar dari hipertensi dan penyakit jantung.

3. Menjaga kesehatan mulut

Gigi berlubang merupakan keluhan yang paling umum dirasakan banyak orang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini terjadi karena gigi dipenuhi plak sehingga jadi mudah rapuh. Untuk itu, Anda perlu menjaga kebersihan gigi supaya tetap sehat.

Selain menggosok gigi, makan sayuran tertentu ternyata juga dapat melindungi gigi. Mengunyah wortel, seledri, dan sayuran berserat dan kuat lainnya ternyata dapat merangsang otot gusi jadi lebih kuat. Hal ini juga membantu produksi air liur jadi lebih banyak sehingga dapat membersihkan mulut dari sisa makanan yang menempel. Wortel juga mengandung beta karoten yang diperlukan untuk membangun gigi yang kuat.

4. Menjaga kesehatan mata

Wortel dikenal dengan kandungan vitamin A yang sangat baik untuk mata. Maka dari itu, banyak orangtua yang sengaja mengenalkan makanan ini pada anak saat usianya masih kecil.  Manfaat wortel ini dapat membantu mencegah gangguan pada mata, seperti glaukoma, katarak, dan kelainan refraksi (miopi, astigmatisme dan hipermetropi).

Masalah pada mata memang tidak menyebabkan kematian. Namun, bisa membuat kualitas hidup seseorang jadi menurun dan tentunya berisiko juga menyebabkan kecelakaan yang berakhir dengan kematian.

4. Menjaga kesehatan otak

Semakin bertambah tua, kemampuan dan fungsi otak akan mengalami penurunan. Itulah sebabnya banyak orang dewasa dan orangtua yang mudah sekali lupa dan lambat dalam mempelajari hal baru. Salah satu masalah pada otak yang rentan menyerang lansia adalah demensia.

Penyakit ini disebabkan oleh stres oksidatif yang menyebabkan sel otak dan saraf tidak dapat beregenerasi dengan baik. Nah, wortel yang mengandung beta karoten dipercaya dapat menurunkan stres oksidatif. Meski dalam jumlah kecil, ini membuktikan bahwa wortel dapat menjaga fungsi otak.

5. Antipenuaan dan meningkatkan kesehatan kulit

Radikal bebas bisa menyebabkan peradangan dan menciptakan kerutan dan bintik hitam di wajah. Jika Anda terus terpapar, penuaan bisa terjadi lebih cepat. Selain menggunakan produk pelindung kulit dari paparan sinar UV, Anda bisa memperlambat penuaan di kulit dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.

Makanan yang mengandung antioksidan, seperti karotenoid dan polifenol pada wortel misalnya. Umbi yang mudah diolah menjadi berbagai menu ini ternyata bisa membuat kulit Anda tetap muda.

Selain menjaga kesehatan kulit, wortel juga memiliki manfaat yang baik untuk orang dengan penyakit kulit. Mengonsumsi jus wortel secara rutin bagi orang dengan eksim atau psoriasis dapat meningkatkan penampilan kulit jadi lebih baik.

Kandungan antioksidan sekaligus vitamin C memiliki sifat antiradang yang bisa mempercepat proses penyembuhan. Ini membantu kulit jadi lebih cepat sembuh dari luka luar dan trauma.

6. Meningkatkan sistem imun

Lemahnya sistem imun membuat Anda rentan terkena berbagai infeksi, misalnya flu dan pilek. Meski bukan termasuk penyakit yang berbahaya, flu dan pilek bisa melumpuhkan aktivitas Anda jika gejala yang Anda alami cukup parah. Biasanya, Anda harus rehat selama satu atau dua hari di rumah supaya sistem imun kembali jadi kuat untuk melawan infeksi.

Wortel bukan hanya dikenal dengan vitamin A saja, tapi juga vitamin C. Jika Anda termasuk orang yang mudah tertular dengan flu atau pilek, sebaiknya perbanyak makan wortel. Vitamin C dari wortel dapat mendukung sistem imun jadi lebih kuat.

7. Meningkatkan sistem metabolisme

Jika Anda sedang melakukan diet, minum jus wortel bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Jus wortel terasa manis, namun rendah kalori. Rasanya yang manis ini bisa menggantikan soda atau minuman manis lainnya yang sering Anda minum.

Jus wortel diketahui dapat meningkatkan sekresi empedu. Itu artinya metabolisme akan meningkat karena tubuh harus mengubah makanan menjadi energi. Ini bisa mengisi perut Anda yang kosong dan memberi Anda energi meski tidak makan.

Meski wortel banyak manfaatnya, namun …

manfaat vitamin a

Sungguh banyak bukan, manfaat wortel ini? Bila Anda tidak ingin melewatkan begitu saja manfaatnya, Anda bisa menambahkan wortel dalam menu harian Anda. Namun, ingat mengonsumsi wortel juga tidak boleh berlebihan. Antioksidan beta karoten yang sangat banyak terkandung pada wortel ternyata bisa mengubah warna kulit. Ini bisa membuat warna kulit Anda kekuningan sementara waktu.

Selain itu, perhatikan pula asupan vitamin A yang terkandung di dalamnya. Kelebihan vitamin ini di dalam tubuh bisa menyebabkan keracunan. Apalagi jika Anda menggunakan obat-obatan yang berbasis vitamin A, seperti  isotretinoin (Roaccutane) untuk jerawat atau acitretin untuk psoriasis. Jika asupan wortel Anda tidak diperhatikan, overdosis vitamin A bisa terjadi.

Anda juga perlu berhati-hati dalam mengonsumsi wortel. Pasalnya, makanan ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang dengan serbuk sari. Bukan hanya kulit gatal, alergi wortel juga bisa menimbulkan gejala tidak menyenangkan lainnya, seperti pembengkakan tenggorokan, lidah, wajah, dan masalah pencernaan.

Cara sehat mengolah wortel

Sumber: Joyful Healthy Eats

Jika Anda ingin mendapatkan manfaat wortel, cara mengolah umbi pun harus benar. Jika Anda mengolah wortel secara asal, kandungan nutrisi wortel bisa rusak. Sungguh amat disayangkan bukan, jika Anda sudah mengonsumsi wortel namun hanya sedikit nutrisi yang Anda dapatkan. Supaya hal tersebut tidak terjadi, ikuti beberapa langkahnya berikut ini.

1. Cuci wortel hingga bersih

Seperti sayuran atau buah lainnya, wortel sangat perlu di cuci. Pasalnya, bagian dari umbi ini yang Anda makan adalah bagian akarnya. Akar wortel berada di dalam tanah sehingga lebih banyak ditempeli tanah. Jika Anda mencuci wortel tidak bersih maka tanah dan kotoran yang menempel akan masuk ke dalam perut Anda.

Cuci wortel dengan air mengalir dan gosok setiap permukaannya hingga tanah yang menempel benar-benar hilang. Selain membersihkan tanah yang menempel, mencuci wortel juga menghilangkan residu dari pestisida.

Sambil dibersihkan, sebaiknya buang bagian ujung wortel yang berserabut dan bagian kepalanya yang berwarna hijau. Bagian berserabut biasanya meresap tanah dan bagian yang masih hijau terasa pahit ketika dimakan.

2. Benar cara memasaknya

Wortel bisa dimakan langsung atau dibuat jus. Jika dikonsumsi dengan cara demikian, wortel tidak perlu direbus atau dipanaskan. Sebenarnya, mengonsumsi dengan cara ini memang tidak merusak kandungan nutrisi wortel hanya saja tubuh tidak secara maksimal menyerap nutrisinya.

Sementara jika dipanaskan, beberapa nutrisi bisa rusak. Contohnya saja, kandungan vitamin C. Untungnya, antiokdsidan beta karoten mampu bertahan dalam panas dan lebih baik penyerapannya jika dipanaskan. Supaya Anda mendapatkan nutrisi wortel secara maksimal, masak wortel dengan api kecil dan jangan terlalu lama.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca