Kalau Sudah Bersih-bersih, Kenapa Harus Disinfektan Rumah?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Setiap ibu pasti menginginkan kondisi rumah yang bersih, agar kesehatan keluarganya terjaga. Namun, di tengah pandemi COVID-19, upaya kebersihan sepertinya perlu dilakukan secara ekstra untuk menekan risiko penularan infeksi penyakit. Salah satunya, dengan menyemprotkan disinfektan. 

Yuk, ketahui alasan mengapa kita perlu melakukan upaya ekstra menjaga kebersihan serta manfaat dari disinfektan.

Manfaat pemakaian disinfektan setelah bersih-bersih rumah

Sebelumnya, Anda mungkin sudah terbiasa bersih-bersih dengan menyapu, mengepel, serta mengelap perabotan rumah. Menyesuaikan kondisi di tengah pandemi COVID-19, nampaknya upaya menjaga kebersihan rumah perlu dilengkapi dengan penyemprotan disinfektan untuk melindungi keluarga dari penularan penyakit. Mengapa perlu?

Sewaktu-waktu, mungkin saja ada anggota keluarga yang harus pergi ke luar rumah untuk bekerja atau keperluan mendadak. Meskipun telah melakukan protokol kesehatan selama di luar rumah, tetapi masih ada peluang virus berdiam di anggota tubuh atau barang yang dibawa dari luar rumah.

Karena virus tidak kasat mata, ada baiknya kita tetap melakukan upaya pencegahan dengan menyemprotkan disinfektan setelah bersih-bersih rumah. Upaya ekstra ini dilakukan untuk mengurangi risiko penularan pada kluster keluarga.

Berdasarkan jurnal GMS Hygiene And Infection Control, disinfeksi perlu diterapkan terutama di area yang berisiko. Misalnya, pada perabot atau benda-benda yang sering disentuh di rumah. Jangan lupa menjalankan langkah disinfeksi yang aman berdasarkan prosedur atau rekomendasi yang tertulis pada produk sehingga disinfektan memberi manfaat optimal dalam mengurangi penularan infeksi kuman penyakit. Dengan semakin terjaganya kebersihan, keluarga pun bisa tinggal dengan aman dan nyaman.

manfaat disinfektan

Bicara soal manfaatnya, disinfektan diformulasikan secara khusus dengan kandungan antimikroba. Disinfektan memiliki manfaat untuk membunuh kuman dan virus penyebab penyakit. Disinfektan biasanya mengandung 70% alkohol dan senyawa antimikroba alami seperti Eucalyptus (minyak kayu putih) untuk membunuh kuman dan virus yang bertengger di permukaan benda-benda. 

Salah satu contohnya adalah bakteri Salmonella yang dapat bertahan di permukaan benda kering hingga 24 jam. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, juga menyebutkan bahwa virus COVID-19 dapat bertahan di permukaan seperti plastik dan stainless steel selama 72 jam. Setidaknya, dengan rajin membersihkan rumah dan menyemprotkan disinfektan, sudah dapat mengurangi penularan risiko infeksi penyakit apapun.

Cara tepat menggunakan disinfektan di rumah 

manfaat disinfektan

Anda bisa menggunakan disinfektan dalam bentuk aerosol spray yang praktis dan cepat kering, dengan kandungan alkohol serta senyawa alami seperti Eucalyptus (minyak kayu putih).

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda menggunakan disinfektan, mulai dari perlindungan diri dan cara tepat mengaplikasikannya. Simak langkah disinfeksi rumah di bawah ini:

1. Pakai pelindung diri

Sebelum siap semprot, Anda perlu menggunakan pelindung diri terlebih dulu. Pakai masker dengan benar demi kenyamanan Anda, guna mencegah partikel aerosol masuk ke saluran pernapasan saat menyemprot. 

Kenakan sarung tangan dan masker sebelum mendisinfeksi rumah. Anda boleh menggunakan sarung tangan disposable (sekali pakai) maupun sarung tangan reusable (bisa digunakan berulang). Untuk sarung tangan yang bisa dipakai berulang, ada baiknya penggunaan memang dikhususkan untuk bersih-bersih ataupun disinfeksi, ya.

2. Semprotkan pada benda-benda yang sering disentuh

Setelah menggunakan pelindung diri, semprotkan disinfektan pada permukaan benda-benda yang sering disentuh secara menyeluruh. Mulai dari gagang pintu, telepon, saklar lampu, meja, kursi, sofa, lemari, toilet, wastafel, keyboard komputer, karpet, helm, dan lainnya.

Jangan lupa semprotkan juga pada ruangan-ruangan lainnya untuk mencegah perkembangan kuman. Anda bisa menyemprotkan benda-benda atau perabot lainnya yang sering digunakan.

Berdasarkan Chemical Safety Facts, disinfektan hanya perlu digunakan pada perabot yang sering disentuh dan tidak digunakan untuk menyemprot makanan serta tubuh manusia.

3. Tunggu kering

Jika menggunakan disinfektan aerosol spray, Anda cukup menunggunya kering sehingga tidak perlu dilap pada permukaan yang sudah disemprotkan. Disinfektan spray ini cukup praktis sehingga memudahkan Anda dalam menjaga kebersihan rumah tanpa mengeluarkan tenaga ekstra dengan mengelap kembali tiap perabotan yang sudah disemprot.

4. Jangan lupa cuci tangan

Setelah menyemprotkan disinfektan, jangan lupa buang sarung tangan sekali pakai atau letakkan di tempat cucian bagi penggunaan sarung tangan reusable.

Kemudian cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Terapkan ini setiap kali Anda bersih-bersih rumah.

Menurut rekomendasi dari Penn Medicine, Anda bisa merasakan manfaat disinfektan dengan penggunaan paling tidak satu kali sehari untuk menekan risiko penularan kuman penyakit. Dengan mengupayakan kebersihan rumah secara ekstra, rumah dapat aman dihuni oleh anggota keluarga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

Studi di Tiongkok menunjukkan bahwa COVID-19 bisa menular lewat AC. Namun, banyak pula ahli yang menyanggahnya. Lantas, mana jawaban yang tepat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 3 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Bersiap New Normal, Bekali Diri dengan Hal-hal Ini

Ini saat yang tepat untuk mengetahui persiapan new normal dan cara menguatkan daya tahan tubuh, terutama Anda yang kini menjalani aktivitas di kantor.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Rasa Aman Palsu, Alasan Mengapa Banyak Orang Berkerumun Saat Pandemi

Meski bahaya penularan COVID-19 masih tinggi, banyak orang sudah mulai berkerumun. Ternyata, ini disebabkan oleh rasa aman palsu saat pandemi. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Jamur Cordyceps Militaris Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Jamur Cordyceps militaris, sebagai suplemen yang memiliki potensi untuk meningkatkan sistem imun tubuh dalam melawan virus penyebab penyakit.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
perbedaan disinfektan dan hand sanitizer

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Disinfektan dan Hand Sanitizer

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Risiko pelonggaran psbb

Pelonggaran PSBB dan Risiko Terhadap Penularan COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
gerakan tangan abc untuk kesehatan anak di tengah adaptasi kebiasaan baru

Pentingnya Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Melindungi Keluarga di Rumah

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 September 2020 . Waktu baca 5 menit
toilet umum dapat menularkan covid-19

COVID-19 Bisa Menular Lewat Toilet Umum, Ini Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit