Jika Anda adalah pengidap penyakit kardiovaskular atau jantung, mengatur makanan adalah hal yang sangat penting Anda lakukan untuk tetap menjaga jantung Anda tetap sehat dan meminimalisasi atau menurunkan risiko terjadinya serangan jantung. Anda harus tahu makanan apa yang boleh dan tidak boleh Anda makan. Berikut makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung.

Makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung

Pasien jantung harus cermat memilih makanan. Para ahli gizi menyarankan pasien jantung untuk mengonsumsi makanan yang sehat untuk meringankan kerja jantung. Pasien jantung biasanya perlu menjalani diet khusus agar makanan yang dikonsumsi tidak memberatkan kerja jantung.

Ahli gizi biasanya akan menyarankan untuk makan lebih banyak ikan karena merupakan sumber protein dan kaya akan asam lemak omega 3 yang baik untuk jantung. Asam lemak omega 3 berperan mengurangi risiko terkena serangan jantung dan stroke. Lalu, apa saja makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung?

1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji harus ada di blacklist Anda sebagai makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung. Ahli kardiologi dari Universitas Hofstra, Regina Druz mengatakan konsumsi relatif tinggi lemak jenuh yang berasal dari hewan dan karbohidrat berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Memasak makanan sendiri bisa menjadi upaya untuk mengurangi kombinasi lemak jenuh dan karbohidrat.

2. Daging olahan

Daging olahan seperti sosis dan bacon biasanya mengandung lemak jenuh tinggi. Inilah alasan mengapa daging olahan masuk ke dalam makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung.

Kalaupun Anda memilih jenis yang mengandung lemak jenuh kadar rendah, Anda harus waspadai kandungan garamnya yang tinggi. Enam potong daging olahan saja bisa mengandung setengah kebutuhan garam harian Anda, menurut asosiasi kesehatan jantung di Amerika.

Menurut Ketua Program Kesehatan Jantung Wanita dari Pusat Medis Universitas Negeri Ohio Laxmi Metha, orang-orang harus membatasi asupan garam karena sodium berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

3. Makanan yang digoreng

Beberapa studi telah menunjukkan, makanan yang digoreng seperti kentang goreng dan sebagainya meningkatkan risiko penyakit jantung. Cara memasak seperti digoreng dapat memunculkan lemak trans, yang meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan tingkat kolesterol baik dalam tubuh.

4. Permen

Konsumsi gula tingkat tinggi berkontribusi memunculkan obesitas, peradangan, kolesterol tinggi, diabetes, yang semuanya merupakan faktor pemicu penyakit jantung.

5. Margarin

Konsumsi makanan mengandung lemak trans yang tinggi seperti pada margarin kemungkinan besar meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung. Agar aman, pilihlah margarin yang tidak mengandung minyak terhidrogenasi parsial, atau tetap dengan minyak zaitun sebagai gantinya.

6. Pizza

Pizza menempati urutan kedua dalam daftar makanan ‘gurih’ versi Asosiasi Kesehatan Jantung Amerika. Makanan ini mengandung sodium dan lemak jenuh, bahkan di topping-nya (bila itu daging). Sebaiknya pilih topping sayuran sebagai gantinya.

7. Soda

Sejumlah penelitian menunjukkan, mereka yang mengonsumsi soda cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori daripada mereka yang tidak minum soda. Selain itu, bahan kimia dalam minuman soda sebenarnya dapat mengubah bakteri pencernaan dan membuat orang lebih rentan mengalami kenaikan berat badan. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor munculnya risiko penyakit jantung.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca