6 Komplikasi Sirosis yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/12/2018 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Sirosis merupakan penyakit hati stadium akhir yang menyebabkan timbulnya jaringan parut. Jaringan parut ini kemudian membatasi aliran darah ke hati. Akibatnya, hati kehilangan fungsi normalnya. Seiring dengan berjalannya waktu, sirosis bisa menyebabkan komplikasi. Berikut berbagai komplikasi sirosis yang umumnya terjadi.

Berbagai komplikasi sirosis yang perlu diwaspadai

1. Hipertensi portal

Hipertensi portal adalah kondisi saat aliran normal darah yang melalui vena portal (yang membawa darah dari usus dan limpa ke hati) melambat karena adanya jaringan parut pada hati. Kondisi ini pada akhirnya bisa meningkatkan tekanan di dalam pembuluh darah.

2. Pembengkakan di kaki dan perut

Adanya peningkatan tekanan di vena portal membuat cairan menumpuk di kaki (edema) dan perut (asites). Selain karena peningkatan tekanan darah, kondisi ini juga disebabkan karena hati tidak mampu memproduksi albumin.

Albumin adalah protein darah yang berfungsi untuk mengatur tekanan dalam pembuluh darah. Tak hanya itu, albumin juga berfungsi untuk menjaga agar cairan yang terdapat di dalam pembuluh darah tidak bocor ke jaringan tubuh sekitarnya.

3. Pembuluh darah yang melebar

Ketika aliran darah yang melalui vena portal melambat, maka darah dari usus dan limpa kembali ke pembuluh darah di perut dan kerongkongan. Akibatnya, pembuluh darah di bagian ini akan melebar karena tidak dipersiapkan untuk membawa banyak darah. Pembuluh darah yang membesar ini dinamakan varises.

Pada varises, dinding kulit sangatlah tipis. Akan tetapi, di bawahnya terdapat tekanan yang cukup tinggi sehingga membuatnya lebih mudah untuk pecah. Jika sudah pecah, Anda berisiko mengalami perdarahan serius di bagian perut atas dan kerongkongan.

4. Memar dan berdarah

Komplikasi sirosis dapat menyebabkan hati memperlambat bahkan menghentikan produksi protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah. Akibatnya, seseorang yang mengalami sirosis lebih mudah memar atau berdarah meski hanya cedera ringan.

5. Ensefalopati hepatik

Sirosis membuat hati menjadi rusak. Akibatnya, hati tidak dapat membersihkan racun dari darah. Racun kemudian menumpuk di otak dan menyebabkan seseorang mengalami linglung, sulit konsentrasi, tidak responsif, dan pikun (mudah lupa).

6. Jaundice (penyakit kuning)

Komplikasi yang satu ini membuat seluruh kulit dan mata Anda berubah warna menjadi kuning. Kondisi ini bisa terjadi ketika hati yang sudah rusak tidak mengeluarkan bilirubin (produk limbah darah) dalam jumlah yang semestinya.

Bila Anda mengalami komplikasi-komplikasi tersebut atau punya pertanyaan lebih jauh, langsung konsultasikan ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Setelah Didiagnosis Mengalami Gagal Hati, Apa Pengobatan yang Harus Dilakukan?

Adanya masalah bisa membuat fungsi organ hati terganggu, bahkan menyebabkan gagal hati. Sebelum memburuk, cari tahu seputar pengobatan gagal hati di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/06/2019 . 5 mins read

5 Kiat Menjaga Hati Tetap Sehat Bagi Pengidap Hepatitis C

Bagi pengidap hepatitis C, kesehatan hati adalah kunci untuk hidup sehat. Namun, bagaimana cara menjaga kesehatan hati? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 05/05/2019 . 5 mins read

Hati-hati! Kebiasaan Begadang Bisa Merusak Fungsi Hati

Ketimbang menuai manfaat, justru ada banyak kerugian yang didapat akibat sering begadang. Salah satunya adalah risiko penyakit hati (liver). Kok, bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13/02/2019 . 4 mins read

Kenali Gejala dan Tanda Sirosis, Radang Hati Kronis yang Berbahaya

Di awal, sirosis tidak terlalu menunjukkan tanda serangannya. Setelah lama berkembang, barulah muncul berbagai gejala sirosis hati yang harus diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 25/01/2019 . 3 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

diabetes dan kanker hati

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . 4 mins read
makanan untuk pasien hepatitis

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020 . 5 mins read
penyakit kanker hati adalah

Apa Itu Kanker Hati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16/01/2020 . 12 mins read
obat herbal penyakit hati

4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11/10/2019 . 3 mins read