Bisakah Seseorang Kecanduan Kopi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda penggemar kopi? Jika tidak minum kopi, apakah Anda merasa ada yang beda? Apakah ini berarti Anda kecanduan kopi? Mungkin, sebab kopi memang adiktif dan membuat Anda ingin minum kopi lagi dan lagi. Untuk mengetahuinya, mari simak ulasan berikut ini.

Apakah Kopi Bikin Kecanduan?

Tepatnta bukan kopi yang membuat Anda ingin meminumnya lagi dan lagi, tapi kafein yang terkandung dalam kopi, yaitu kafein. Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat yang memungkinkan Anda kecanduan.

Namun, jangan khawatir, karena kafein yang masuk dalam tubuh dalam jumlah biasa tidak akan menyebabkan ketergantungan. Selain itu, kafein juga tidak akan mengancam fisik, sosial, atau ekonomi Anda.

Berbagai penelitian tentang kafein menghadirkan pro dan kontra terhadap sifat adiktif dari kopi. Beberapa studi memasukkan kafein ke dalam golongan yang adiktif. Salah satunya penelitian yang diterbitkan dalam Journal for Nurse Practitioners tahun 2010. Dalam artikelnya itu, Holy Pohler berargumen bahwa kafein memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi senyawa adiktif, seperti ketergantungan, toleransi, dan penarikan.

Namun, ada juga penelitian yang tidak setuju bahwa kafein atau kopi bersifat adiktif. Penelitian dalam American Journal of Drug and Alcohol Abuse tahun 2006 menyatakan bahwa kafein tidak bersifat adiktif. Alasannya, jarang ada dorongan kuat yang membuat seseorang sangat ingin mengonsumsi kafein, tidak seperti kokain, amfetamin, dan stimulan lainnya.

minum kopi setelah olahraga

Efek Jika Seseorang Keranjingan Kopi

Ketagihan kopi memang tidak berdampak parah, mungkin hanya membuat Anda sedikit tidak nyaman. Melewatkan minum kopi bisa membuat Anda merasa tidak janggal atau ada sesuatu yang kurang. 

Berhenti ngopi secara tiba-tiba atau tidak minum kopi sama sekali dalam beberapa hari, mungkin akan membuat Anda merasa sakit kepala, lelah, gelisah, cepat marah, suasana hati buruk, dan sulit berkonsentrasi. Hal ini dapat mengganggu aktivitas dan pekerjaan Anda. Dampak tersebut biasanya terjadi pada Anda yang merupakan penggemar berat kopi yang telah terbiasa mengonsumsi kopi sebanyak dua cangkir atau lebih per hari.

Menghindari Kecanduan Kopi

Anda akan merasakan efek kafein paling kuat saat pertama kali mengonsumsi kopi. Pada saat ini, Anda dapat merasakan efek lebih waspada, lebih berenergi, lebih berkonsentrasi, dan sebagainya yang membuat pekerjaan Anda sedikit terbantu. Hal ini membuat Anda ingin minum kopi lagi.

Namun, saat Anda sudah sering minum kopi, efek kafein dari kopi mulai sedikit berkurang. Hal ini terjadi karena tubuh sudah terbiasa dengan kehadiran kafein dan juga karena sudah terjadi perubahan kimia dalam otak Anda. Alhasil, Anda akan menambah jumlah konsumsi kopi Anda per hari untuk mencapai efek kafein yang Anda inginkan. Ini mengapa biasanya peminum kopi akan membangun toleransi kafein dari waktu ke waktu yang membuatnya ketergantungan dengan kopi.

Untuk mencegah kecanduan kopi, maka sebaiknya Anda membatasi jumlah kopi yang Anda konsumsi per hari. Jika Anda sudah terbiasa minum banyak kopi per harinya, maka yang bisa Anda lakukan adalah mulai menurunkan jumlah cangkir kopi per hari secara perlahan. Misal, biasanya Anda minum empat cangkir kopi per hari, maka mulailah menguranginya dengan konsumsi tiga cangkir kopi per hari dan seterusnya sampai Anda merasa tidak ketergantungan lagi.

Anda mungkin akan tidak terbiasa dan merasakan dampaknya pada dua hari pertama, namun Anda akan terbiasa secara bertahap sesudahnya. Batas jumlah konsumsi kopi atau kafein paling aman adalah tidak lebih dari 200 mg kafein atau dua cangkir kopi per hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Es Kopi Ternyata Lebih Menyehatkan daripada Kopi Panas

Manfaat minum kopi untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, di antara es kopi atau kopi panas, mana yang lebih sehat? Ketahui di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Cara Mengurangi Ketergantungan Kopi

Minum kopi yang terlalu sering dapat membahayakan tubuh Anda. Simak 6 cara mengurangi kopi yang bisa Anda latih sendiri mulai sekarang.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Kopi mungkin merupakan minuman biasa bagi orang dewasa, tapi tidak bagi balita. Balita yang sering minum kopi dapat mengalami dampak berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 2 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi kafein

Mengulik Alergi Kafein Seperti pada Kopi yang Berbeda dengan Sensitivitas Kafein

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kafein dalam kopi

Perbandingan Jumlah Kafein dalam Kopi, Teh, dan Cokelat

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
teh tanpa kafein

3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit