Kenapa Kebutuhan Kalori Pria dan Wanita Berbeda?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Oktober 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kebutuhan kalori per hari setiap orang berbeda-beda. Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kemenkes RI, kebuthan kalori wanita dewasa (16-30 tahun) pada umumnya berkisar antara 2,125 sampai 2,250 kalori per hari. Sementara pria dewasa dengan rentang umur yang sama butuh lebih banyak lagi, yaitu 2625-2725 kalori per hari. Kebutuhan kalori minimal saat diet pun bisa berbeda antara pria dan wanita. Kenapa bisa begitu?

Apa itu kalori?

Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya ketahui dulu apa itu kalori. Kalori adalah satu unit pengukuran untuk menyatakan jumlah energi dalam makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari.

Jika makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari dapat mencukupi kebutuhan kalori harian Anda, maka Anda tergolong sehat. Sebaliknya jika makanan dan minuman yang Anda konsumsi di bawah atau di atas kebutuhan kalori harian Anda, risiko untuk terkena penyakit dapat meningkat.

Kenapa kebutuhan kalori per hari pria dan wanita berbeda?

Kebutuhan kalori per hari pria dan wanita berbeda karena pria umumnya akan memerlukan lebih banyak energi untuk beraktivitas, meski ukuran dan berat badan pria tersebut sama dengan wanita. Kenapa ini bisa terjadi?

Pertama, pria umumnya memiliki lebih banyak massa otot dibanding wanita. Massa Otot yang lebih besar otomatis memerlukan lebih banyak energi untuk dapat berfungsi optimal. 

Kedua, sebagian besar pria biasanya memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dibanding wanita. Nah, postur tubuh yang tinggi ini nyatanya juga berpengaruh terhadap kebutuhan kalori untuk kaum pria. Sehingga, mereka butuh lebih banyak kalori dibanding wanita.

Tidak hanya itu, pria umumnya memiliki kapasitas paru-paru yang lebih besar, yang memungkinkan mereka bekerja lebih keras saat olahraga dan aktivitas fisik lain. Hal ini membuat pria membutuhkan lebih banyak kalori untuk mempertahankan kekuatannya.

Lantas, berapa kebutuhan kalori per hari untuk pria?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, rata-rata kebutuhan kalori harian pria dewasa adalah sekitar 2725 kalori setiap hari. Namun, banyaknya kalori harian pria yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok usia adalah sebagai berikut:

  • Usia 10 – 12 tahun: 2100 Kkal
  • Usia 13 – 15 tahun: 2475 Kkal
  • Usia 16 – 18 tahun: 2675 Kkal
  • Usia 19 – 29 tahun: 2725 Kkal
  • Usia 30 – 49 tahun: 2625 Kkal
  • Usia 50 – 64 tahun: 2325 Kkal
  • Usia 65 – 80 tahun: 1900 Kkal
  • Usia 80 ke atas: 1525 Kkal

Lantas, berapa kebutuhan kalori per hari untuk wanita?

Rata-rata kebutuhan kalori harian wanita dewasa adalah sekitar 2,125 sampai 2,250 kalori setiap hari. Namun, banyaknya kalori harian wanita yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok usia adalah sebagai berikut:

  • Usia 10 – 12 tahun: 2000 Kkal
  • Usia 13 – 15 tahun: 2125 Kkal
  • Usia 16 – 18 tahun: 2125 Kkal
  • Usia 19 – 29 tahun: 2250 Kkal
  • Usia 30 – 49 tahun: 2150 Kkal
  • Usia 50 – 64 tahun: 1900 Kkal
  • Usia 65 – 80 tahun: 1550 Kkal
  • Usia 80 ke atas: 1425 Kkal

Kebutuhan kalori setiap orang berbeda

Angka di atas adalah acuan kebutuhan kalori secara umum. Pada dasarnya kebutuhan kalori per hari setiap orang beda-beda berdasarkan usia, berat badan, tinggi badan, serta aktivitas fisik. Jadi, dua orang yang kembar sekalipun akan memiliki kebutuhan kalori yang berbeda-beda, tergantung pada keadaan fisik dan aktivitasnya sehari-hari.

Begitu juga dengan kebutuhan kalori saat diet. Pada umumnya, setiap orang yang ingin berdiet harus mencukupi kebutuhan kalori minimal sebesar 1200-1400 kalori per hari. Ini berlaku bagi pria dan wanita

Untuk memudahkan Anda menghitung kebutuhan kalori harian Anda, Hello Sehat sudah menyediakan kalkulator kebutuhan kalori. Anda bisa mengecek kebutuhan kalori harian Anda di laman tersebut.

Kenapa penting untuk memperhatikan kebutuhan kalori per hari?

Mengetahui berapa kebutuhan kalori Anda per hari dapat membantu menjaga kesehatan Anda karena hal tersebut bisa mempengaruhi keseimbangan energi yang Anda gunakan sehari-hari.

Prinsip dalam mencukupi kebutuhan kalori pada dasarnya sederhana saja, yaitu seimbang. Pasalnya, jika Anda mengonsumsi kalori lebih dari kebutuhan, tubuh Anda akan menyimpan kelebihan energi sebagai lemak. Hal tersebut tentu berkontribusi terhadap kenaikan berat badan di kemudian hari yang sekaligus meningkatkan risiko Anda mengidap berbagai macam penyakit, khususnya penyakit degeneratif.

Tetapi jika Anda mengonsumsi kalori kurang dari kebutuhan Anda, Anda akan kehilangan massa lemak dan otot yang bisa menyebabkan penurunan berat badan sekaligus penurunan fungsi organ-organ dalam tubuh karena tidak mendapat asupan yang seharusnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Banyak Berdiri Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Selain berolahraga, berdiri diklaim bisa membantu menurunkan berat badan. Apa benar berdiri membantu bakar kalori sehingga berat badan cepat turun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

6 Fakta Menarik Seputar Kalori yang Mungkin Tidak Anda Ketahui Sebelumnya

Psstt... Label "nol kalori" pada kemasan makanan sehat tidak berarti benar-benar bebas kalori, lho! Simak beragam fakta menarik lainnya soal kalori makanan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Februari 2018 . Waktu baca 5 menit

Gaya Renang Mana yang Paling Ampuh Turunkan Berat Badan?

Renang merupakan olahraga ampuh untuk menurunkan berat badan. Dari keempat gayanya, ternyara ada satu gaya renang paling ampuh turunkan berat badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kebugaran, Hidup Sehat 24 Januari 2018 . Waktu baca 6 menit

Harus Seberapa Sering Berhubungan Seks Supaya Bisa Kurus?

Jika Anda malas berolahraga, kenapa tidak coba saja berhubungan seks untuk menurunkan berat badan? Harus seberapa sering, ya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kebugaran, Hidup Sehat, Seks & Asmara 7 Januari 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kalori saat kentut

Perut Terasa Ramping Setelah Kentut, Apa Karena Ada Kalori yang Ikut Terbakar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
diet cico adalah

Mengenal Tren Diet CICO, yang Penting Kalori Masuk dan Keluar Sama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 30 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit
kebutuhan kalori anak

Berapa Banyak Kalori yang Dibutuhkan Anak Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 10 Mei 2018 . Waktu baca 5 menit
manfaat minyak kelapa makan nasi

Makan Nasi Dengan Minyak Kelapa, Trik Baru untuk Pangkas Kalori Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 2 April 2018 . Waktu baca 4 menit