6 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Kebersihan dan Kesehatan Telinga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tanpa telinga, Anda tidak dapat mendengarkan suara apa pun. Keseimbangan tubuh juga dapat terganggu jika telinga Anda tidak berfungsi baik. Itulah sebabnya telinga menjadi indra yang sangat penting untuk dijaga kebersihan dan kesehatannya. Agar Anda lebih paham apa saja hal yang harus Anda lakukan dan hindari supaya kesehatan telinga tetap terjaga, simak ulasannya berikut ini.

Pedoman menjaga kebersihan dan kesehatan telinga

Merawat telinga tidak boleh sembarangan. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam merawat kebersihan dan kesehatan telinga, antara lain:

1. Jangan dengarkan musik dengan volume kencang

nonton konser

Suara musik dari earphone yang terlalu keras atau bunyi mesin pengering rambut yang berulang-ulang lambat laun bisa membuat fungsi pendengaran telinga menurun. Jadi, atur volume musiknya agar tidak terlalu kencang dan cobalah tidak terlalu lama mendengarkannya.

Bukan hanya itu. Mendengarkan musik lewat speaker pun bisa jadi masalah bagi telinga Konser musik rock biasanya memiliki frekuensi suara sekitar 105-110 desibel yang dikategorikan sebagai suara keras sekali. Dalam waktu 30 menit setelah mendengar suara ini, telinga Anda akan terasa tidak nyaman, seperti muncul rasa sakit atau sulit mendengar suara dengan jelas.

2. Cukup bersihkan bagian luar telinga

telinga berair
Sumber: Sohu

Anda sebenarnya tidak perlu sampai mengorek telinga dalam-dalam. Pasalnya, kotoran telinga (cerumen) yang menumpuk seiring waktu nanti akan terdorong keluar dengan sendirinya.

Ya! Jadi Anda tidak perlu membersihkannya dengan apa pun, termasuk cotton buds. Membersihkan telinga dengan cotton bud malah mendorong cerumen masuk lebih dalam dan menyumbat telinga Anda.

Anda hanya perlu mengusap bagian luar telinga dengan sabun dan air, lalu keringkan dengan kain atau handuk. Jika Anda merasakan gatal disertai gangguan mendengar, Anda bisa gunakan obat tetes telinga untuk mengeluarkan kotoran telinga yang menyumbat. Lebih amannya, konsultasikan pada dokter THT dulu sebelum menggunakan obat tertentu.

3. Ear candle tidak baik untuk telinga

terapi ear candle

Ear candle yang dianggap sebagai cara alternatif untuk membersihkan telinga. Faktanya, hingga kini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa cara ini aman dilakukan.

Terapi ini justru sangat berisiko melukai telinga Anda saat lilin melelah dan masuk ke dalam telinga. Serpihan debu dari lilin juga bisa menambah penumpukkan kotoran di telinga. Akibatnya, kotoran akan semakin banyak dan menyebabkan penyumbatan.

4. Infeksi telinga bisa menyerang orang dewasa

kolesteatoma adalah gangguan telinga

Dibanding anak-anak, orang dewasa lebih jarang terkena infeksi telinga bagian tengah (otitis media). Pasalnya, orang dewasa memiliki tabung eustachius yang lebih panjang daripada anak-anak sehingga lebih sulit untuk terkena infeksi. Biasanya penyakit ini mudah menyerang orang yang terkena flu, pilek, atau sinusitis parah.

Jika penyakit ini terjadi pada anak, dokter akan memberikan obat tetes telinga maupun antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Namun infeksi telinga pada orang dewasa, dokter akan menunggu selama beberapa hari dan check up kembali. Biasanya gejala infeksi telinga pada orang dewasa akan hilang dengan sendirinya. Jika tidak, barulah dokter memberikan obat untuk mengatasi infeksi telinga.

5. Telinga berdenging dan terasa penuh? Kunyah permen karet

permen karet menurunkan berat badan

Berada di dalam kabin pesawat yang bertekanan tinggi dapat membuat telinga terasa penuh sehingga suara terdengar lebih redam. Anda juga mungkin merasakan nyeri telinga selama penerbangan panjang.

Cara mengatasinya cukup dengan mengunyah permen karet. Mengunyah permen karet merangsang tabung eustachius melakukan gerakan tutup buka sehingga tekanan udara dalam telinga dapat diseimbangkan kembali. Maka selalu siapkan permen karet dalam tas Anda sebelum boarding pesawat.

Selain mengunyah permen, menguap dan menelan juga bisa membuat tabung eustachius menutup dan membuka.

Jika tekanan pada telinga terus terjadi dalam beberapa jam disertai rasa nyeri dan pusing, segera periksa kesehatan telinga Anda ke dokter.

6. Oleskan alkohol setelah ditindik

belakang telinga bau

Menindik telinga membuat lubang terbuka pada daun telinga sehingga rentan dengan infeksi. Jadi, oleskan kapas yang diberi alkohol setelah telinga ditindik.

Kemudian, rajin bersihkan anting-anting yang Anda gunakan dan telinga Anda dengan sabun dan air. Sebaiknya Bersihkan anting yang Anda gunakan setidaknya 6 minggu sekali.

7. Keringkan telinga setelah berenang

berenang bisa bikin hamil

Selain itu, setelah berenang juga Anda wajib untuk mengeringkan telinga dengan handuk atau kain lembut. Ingat, pakai cotton bud bukan cara terbaik untuk membersihkan telinga.

Cotton buds justru akan merusak lapisan tipis yang melindungi dinding dalam telinga. Sebaiknya gunakan penutup kepala saat berenang supaya telinga Anda tetap kering.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Membersihkan Telinga Jangan Sering-Sering! (Kapan Waktu yang Tepat?)

Membersihkan kotoran telinga tak boleh dilakukan setiap saat. Ini waktu yang tepat membersihkannnya agar telinga tetap bersih dan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 23/05/2019 . Waktu baca 3 menit

Kotoran Telinga Kok Berubah Jadi Hitam, Apa Sebabnya?

Warna kotoran telinga bisa berubah setiap waktu; kuning atau cokelat. Namun dapat juga berubah jadi hitam. Apa saja penyebab kotoran telinga berwarna hitam?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Dari Kuning Sampai Hitam, Ketahui Arti 6 Warna Kotoran Telinga Anda

Kotoran telinga punya warna yang bervariasi dan bisa berubah-ubah setiap kali Anda membersihkannya. Ketahui apa arti warna kotoran telinga Anda di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 29/10/2018 . Waktu baca 4 menit

Awas! Gendang Telinga Juga Bisa Pecah, Kenali Tanda dan Gejalanya

Gendang telinga bisa pecah. Sebaiknya, ketahui apa saja ciri-ciri gendang telinga pecah supaya Anda bisa mengatasinya dengan cepat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/10/2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020 . Waktu baca 5 menit
merawat telinga memakai headset

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 01/09/2019 . Waktu baca 4 menit
tidur pakai sumbatan telinga

Menggunakan Penutup Telinga untuk Tidur, Aman Tidak, Ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2019 . Waktu baca 3 menit
lebih baik headphone atau headset

Headset vs. Headphone, Mana yang Lebih Baik untuk Digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2019 . Waktu baca 3 menit