8 Jenis Suplemen Penambah Energi yang Dapat Mendukung Stamina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Untuk mempertahankan tingkat energi, dapat Anda lakukan dengan mengonsumsi makanan seimbang, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur. Namun, ada kalanya hal tersebut tidak cukup saat Anda membutuhkan tambahan energi. Namun, jangan asal mengonsumsi suplemen. Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis suplemen penambah energi.

Berbagai jenis suplemen penambah energi

Ketika aktivitas Anda lebih sibuk dari biasanya, mungkin Anda membutuhkan suplemen penambah energi agar setiap aktivitas yang akan dijalani dapat berjalan dengan lancar. Berikut beragam jenis suplemen penambah energi yang dapat Anda pilih sesuai dengan jenis kandungannya.

1. Coenzyme Q10 atau CoQ10

Coenzyme Q10 (CoQ10) merupakan enzim yang secara alami ada di dalam tubuh manusia. Enzim ini utamanya terdapat di jantung, hati, dan ginjal. CoQ10 merupakan antioksidan di dalam tubuh yang berfungsi meningkatkan energi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia. Ketika CoQ10 di dalam tubuh menurun, tubuh tidak bisa memproduksi energi dan menyebabkan seseorang kelelahan.

Oleh karena itu, suplemen yang mengandung CoQ10 dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda yang sedang merasa kelelahan dan ingin meningkatkan kembali energinya. Selain dalam bentuk suplemen, CoQ10 juga dapat ditemukan di ikan, daging, dan kacang-kacangan, meski jumlahnya tidak signifikan.

2. Vitamin B12

Sama seperti vitamin B lainnya, vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi energi. Bila kekurangan vitamin B12, Anda akan merasa lelah dan bisa menyebabkan anemia.

Oleh karena itu, suplemen yang mengandung vitamin B12 bisa menjadi salah satu suplemen penambah energi untuk Anda. Meski demikian, vitamin B12 pun bisa ditemukan secara alami di berbagai protein hewani, seperti daging, ikan, dan produk susu. Dengan begitu, seorang vegetarian berisiko mengalami kekurangan vitamin B12.

3. Zat besi

Zat besi dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin. Adapun hemoglobin merupakan protein di dalam sel darah merah yang berfungsi  mengalirkan oksigen dari paru-paru ke seluruh organ dan jaringan di dalam tubuh. Bagi Anda yang mengalami kekurangan zat besi bisa mengalami anemia, ditandai dengan rasa kelelahan dan tubuh menjadi lemah.

Beberapa kelompok yang berisiko mengalami kekurangan zat besi dan anemia, yaitu ibu hamil dan menyusui, wanita yang sedang menstruasi, seorang vegetarian, dan orang yang rutin mendonorkan darahnya. Untuk itu, bila Anda termasuk dari kelompok tersebut, Anda bisa memilih suplemen yang mengandung zat besi untuk meningkatkan energi di dalam tubuh Anda.

4. Kreatin

Kreatin adalah senyawa yang secara alami ditemukan di daging merah, unggas, dan makanan laut. Senyawa ini berfungsi sebagai sumber energi di dalam tubuh.

Journal of the International Society of Sports Nutrition menemukan fakta bahwa kreatin efektif untuk meningkatkan performa seseorang saat melakukan olahraga dengan intentitas tinggi. Selain itu, kreatin juga bisa digunakan untuk membantu pemulihan tubuh, mencegah cedera yang disebabkan olahraga, serta mengurangi risiko dehidrasi saat berolahraga.

Oleh karena itu, suplemen yang mengandung kreatin biasa dikonsumsi bagi yang rutin melakukan olahraga untuk membantu meningkatkan energi. Suplemen ini dapat meningkatkan jumlah kreatin di dalam otot yang mana bisa membantuk kinerja Anda selama berolahraga.

5. Sitrulin

Sitrulin bekerja untuk meningkatkan jumlah nitrogen oksida di dalam tubuh. Adapun nitrogen oksida berfungsi sebagai vasodilator yang meningkatkan sirkulasi darah, termasuk darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Ketika nitrogen oksida terbatas, maka tubuh dapat kekurangan energi dan menjadi lemah. Oleh karena itu, sitrulin dapat menjadi pilihan sebagai suplemen penambah energi Anda.

6. Tirosin

Tirosin merupakan asam amino yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Zat ini penting untuk memproduksi neurotransmiter, yang berfungsi mengirimkan pesan di otak. Neurotransmiter akan menurun seiring dengan aktivitas setiap orang sehingga dapat menurunkan konsentrasi dan tingkat energi.

Oleh karena itu, suplemen yang mengandung tirosin bisa digunakan untuk meningkatkan energi tubuh Anda. Suplemen ini juga dapat membantu memulihkan memori pada orang yang kekurangan tidur.

7. Kafein dan L-theanine

Kafein banyak dikonsumsi untuk meningkatkan energi. Kafein biasanya dikonsumsi dalam bentuk kopi, teh, minuman coklat, minuman berenergi, dan soda. Meski demikian, banyak juga orang yang menghindari kafein karena dapat menyebabkan gelisah, gugup, dan cepat marah.

Di sisi lain, L-theanine merupakan asam amino yang ditemukan secara alami di teh dan beberapa jamur. Senyawa ini bisa membantu tubuh lebih relaks tanpa menyebabkan rasa kantuk.

Oleh karena itu, suplemen yang mengandung kombinasi antara kafein dan L-theanine bisa digunakan untuk meningkatkan energi sekaligus menghilangkan efek samping dari kafein yang banyak dihindari orang.

8. Vitamin D

Seseorang yang kekurangan vitamin D dalam tubuh bisa merasakan kelelahan otot. Oleh karena itu, suplemen yang mengandung vitamin D pun bisa menjadi salah satu suplemen untuk meningkatkan energi tubuh Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

Selain mengatur porsi makanan, ternyata ada beberapa suplemen yang bisa digunakan sebagai penambah berat badan. Ini dia daftarnya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 9 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Kebutuhan Vitamin untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memilih vitamin untuk balita memang harus hati-hati. Kalau salah, bisa sebabkan alergi dan masalah lain. Berikut penjelasan seputar vitamin untuk balita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 13 April 2020 . Waktu baca 8 menit

Apakah Vitamin Bisa Membantu Cegah Tertular COVID-19?

Dengan semakin banyaknya kasus positif COVID-19, penjualan suplemen dan vitamin ikut meroket. Tapi apakah konsumsi vitamin bisa cegah tertular COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 18 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit

Ragam Vitamin dan Suplemen untuk Melancarkan Peredaran Darah

Aliran darah yang lancar akan membuat tubuh menjadi bugar. Inilah deretan vitamin dan suplemen untuk melancarkan peredaran darah.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 9 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
jamur cordyceps

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
vitamin pria untuk program hamil

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit