Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/12/2018
Bagikan sekarang

Ketika demam, Anda pasti akan memakai termometer untuk mengukur suhu tubuh. Namun dari sekian banyak jenis termometer yang ada di pasaran, mana yang paling tepat buat Anda? Sudah tahukah Anda cara pakai termometer yang benar?

Jenis-jenis dan cara pakai termometer 

Beda jenis termometer, ternyata cara menggunakannya tidak sama. Berikut jenis-jenis termometer yang paling umum serta cara pakaimua.

1. Termometer air raksa

Termometer air raksa adalah yang paling umum dan paling banyak digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Cara pakai termometer ini adalah dengan diselipkan ke ketiak atau ke dalam mulut.

Butiran air raksanya akan bergerak naik ke ruang kosong dalam tabung dan berhenti pada angka yang menunjukkan suhu tubuh Anda.

Termometer ini sudah tidak umum lagi digunakan karena tabungnya rentan pecah. Kandungan merkurinya berisiko bahaya jika langsung terkena kulit atau lidah.

2. Termometer digital

Sesuai dengan namanya, termometer digital akan menyajikan suhu tubuh Anda dalam angka digital. Cara pakainya sama seperti termometer raksa, yaitu letakkan di lidah atau ketiak. Bisa juga dimasukkan ke dalam anus, tapi tentu Anda harus membedakan mana termometer untuk anus dan untuk lidah atau ketiak.

Biarkan 2-4 menit sampai termometer berbunyi dan muncul angka akhirnya.

3. Termometer empeng digital

Termometer empeng ditujukan khusus bagi anak kecil dan bayi. Cara pakai termometer ini cukup mudah karena bentuknya mirip seperti empeng atau dot, masukkan langsung ke dalam mulut dan tunggu 2-4 menit sampai keluar hasilnya.

4. Termometer inframerah

Cara pakai termometer ini berbeda dari umumnya karena tidak perlu dimasukkan atau ditempelkan pada bagian tubuh tertentu. Cukup dekatkan ujung termometer yang memiliki sensor pada lubang telinga atau permukaan dahi dan nyalakan. 

Pastikan untuk meletakkan ujung sensor tidak terlalu dalam atau terlalu jauh dari target. Nantinya dari ujung termometer itu akan “ditembakkan” sinar inframerah yang membaca panas tubuh.

Berapa suhu tubuh yang normal?

Menurut Journal of American Medical Association, suhu tubuh normal rata-rata orang dewasa yang sehat adalah 36º Celsius sementara  bayi atau anak-anak berkisar pada 36,5-37º Celsius.

Apabila lebih tinggi dari angka normal, kemungkinan Anda atau anak Anda mengalami demam, infeksi, atau masalah kesehatan lainnya. Sebaiknya periksa ke dokter untuk cari tahu penyebab dan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020