Plus Minus Pakai Push-up Bra untuk Sehari-hari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memiliki payudara besar adalah impian bagi sebagian besar wanita. Namun, operasi membesarkan payudara tentunya butuh kocek yang tidak sedikit. Itu kenapa tidak sedikit wanita yang memilih pakai push up bra agar tampilan payudara mereka jadi lebih padat berisi.

Memilih push-up bra sesuai ukuran payudara

Berbeda dengan bra biasa, push up bra didesain khusus memiliki dukungan kawat dan bantalan busa dalam cup-nya untuk membuat payudara lebih terangkat sehingga tampak lebih besar dan padat berisi.

Bra jenis push up ini sebetulnya cocok untuk dipakai ukuran payudara apapun, mulai kecil, sedang, bahkan yang besar sekali pun. Namun, Anda harus cermat pilih bra jenis ini. Bila payudara Anda kecil, pakai bra yang memiliki busa bantalan tebal dan melapisi keseluruhan cup-nya untuk memberikan volume tambahan agar tampilan payudara membesar.

Sementara jika payudara Anda sudah cukup besar, pakai bra yang busa bantalannya tipis tapi menebal di bagian bawah cup-nya saja atau yang hanya ada di sisi terluar cup bra saja. Dengan begini, payudara tidak akan terlihat kendor tapi juga tidak tampak besar berlebihan.

Push-up bra dengan busa hanya di bawah atau sisi terluar juga bisa mencegah sesak buat Anda yang punya payudara besar.

Bagaimana cara pakai push up bra yang benar?

memilih ukuran bra

Ketika memakai bra jenis ini, Anda harus tahu cara yang benar. Salah-salah yang ada tujuan memperbesar payudara Anda malah gagal. 

Begini cara pakai bra yang benar:

  • Pertama posisikan cup bra sesuai pada payudara Anda dan condongkan badan Anda ke depan untuk mempermudah mengaitkan kancing bra dari belakang.
  • Setelah itu, tegakkan badan untuk menyesuaikan panjang-pendek tali bra sampai nyaman. Baiknya jangan terlalu ketat atau longgar. Usahakan bahu Anda tidak tertarik ke belakang. Berdirilah tegak tapi nyaman.
  • Pastikan posisi masing-masing payudara sudah masuk dan nyaman dalam cup bra. Jadi, tidak ada payudara yang terlihat menonjol dan ada yang turun. Pastikan juga kedua payudara terletak pas sempurna di atas bantalan bra push up.

Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah memastikan ukuran bra Anda cocok. Lebih baik Anda mencobanya dulu sebelum membeli.

Apa benar push up bra bisa bikin kanker payudara?

Ada mitos yang mengatakan bahwa pakai push up bra rentan bikin wanita terkena kanker payudara. Bra berkawat dikhawatirkan dapat mengganggu aliran sistem limfatik sehingga menimbulkan penumpukan racun pada jaringan payudara. Apa benar?

Para ahli dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Amerika Serikat (AS) membuktikan kalau mitos tersebut tidak benar. Pada kenyataannya, darah dan cairan limfa tidak akan terhalang oleh bra yang anda pakai, baik bra berkawat maupun tidak.

Perlu diketahui bahwa risiko seorang wanita terkena kanker payudara lebih dipengaruhi oleh:

  • Obesitas
  • Keturunan (genetik)
  • Kurang beraktivitas fisik.
  • Mulai menopause setelah usia 55 tahun.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Pernah menjalani terapi radiasi, terutama di bagian dada.
  • Pernah menjalani terapi hormon setelah menopause.

Boleh tidak pakai push up bra saat tidur?

Boleh saja pakai bra saat tidur, tergantung kenyamanan masing-masing orang, tapi sebaiknya tidak pakai bra yang jenis push up, tutur dr. Amber Guth, direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center.

Sejauh ini memang tidak ditemukan adanya masalah kesehatan serius akibat tidur pakai bra jenis push up. Namun, kawat bra ini bisa menekan dada sehingga membuat Anda sesak napas dan tidak nyaman saat tidur. Apalagi jika Anda tidur tengkurap. Gesekan antara bahan bra yang terlalu ketat dengan kulit saat tidur juga rentan menyebabkan iritasi.

Jika Anda tetap ingin pakai bra saat tidur, pilih bra dengan bahan halus dan lembut serta menyerap keringat. Jangan memakai bra yang berkawat terlalu ketat hingga membatasi atau menghentikan sirkulasi darah. Pakailah bra yang mirip mini set atau bra olahraga (sport bra). Pilih yang pas di payudara, jangan terlalu melar atau longgar.

Tips beli bra push up

  • Bra itu mudah melar dan meregang di bagian belakangnya. Jadi saat Anda beli bra baru, pastikan saat pakai bra yang kaitannya paling akhir (atau paling ujung luar) pas di badan dan tidak bikin sesak payudara.  
  • Ada baiknya Anda coba dulu bra yang akan dibeli. Bila di bagian belahan dada terlalu sempit, baiknya pilih ukuran lain. Gunakan jari Anda untuk masuk ke celah payudara saat pakai bra. Bila jari bisa masuk dengan mudah, tandanya pas. Bila sulit, tandanya terlalu sempit.
  • Jika payudara meluap keluar dari cup atau ada bekas jiplakan kawat di kulit, tandanya bra Anda terlalu ketat.
  • Pastikan kawat bra jenis push up berada di bawah payudara. Gerak-gerakkan badan Anda. Bila kawat atau cup berpindah naik, itu tandanya ukuran bra tidak pas. Cari bra yang kawat atau cup-nya tidak berpindah-pindah saat Anda bergerak bebas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit