Berbagai Tips Memilih Alpukat yang Sudah Siap Dikonsumsi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Alpukat adalah salah satu buah yang harus Anda tunggu kematangannya setelah dipanen, bukan saat dipetik di pohon. Nah, agar tidak kecewa saat membuka buah alpukat ternyata belum matang atau malah terlalu matang, yuk simak beberapa cara dalam memilih alpukat agar matang dengan baik.

Manfaat buah alpukat untuk kesehatan

Sebelum mengetahui ciri dan cara memilih buah alpukat yang matang, ada baiknya Anda mengetahui sepintas perihal manfaat alpukat bagi kesehatan.

Sebuah penelitian pada tahun 2016 yang membahas tentang kandungan nutrisi pada alpukat menunjukkan bahwa buah berwarna hijau ini memiliki manfaat yang cukup banyak.

Khasiat buah alpukat yang paling terkenal adalah mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan risiko penyakit jantung serta diabetes pun berkurang.

Itu sebabnya, banyak orang percaya akan khasiat buah yang satu ini.

Cara memilih alpukat yang sudah matang

Tahukah Anda bahwa alpukat akan matang dengan sempurna justru setelah dipanen?

Sesaat setelah dipetik dari pohon, buah alpukat akan menjalani serangkaian proses untuk mencapai tingkat kematangan yang tepat. Oleh karena itu, tidak jarang Anda menemukan beberapa alpukat yang belum matang atau malah terlalu matang saat dibeli dari supermarket.

Nah, untuk menghindari kekecewaan tersebut, terdapat beberapa cara ampuh untuk memilih alpukat yang matang, antara lain:

1. Memeriksa kelunakan alpukat

manfaat minyak alpukat untuk kulit

Salah satu ciri alpukat matang adalah daging buahnya yang terasa lunak. Anda bisa memeriksa lunak tidaknya dengan menekannya lembut. Jangan menekan daging buahnya dari luar terlalu dalam.

Alpukat yang sudah matang biasanya empuk ketika ditekan. Jika mendapatinya masih keras, Anda mungkin harus menunggu beberapa hari lagi sebelum dimakan.

2. Terlihat dari warna yang lebih hijau

alpukat untuk bayi

Ciri alpukat matang yang kedua dapat Anda lihat dari warna kulitnya. Apabila alpukat memiliki kulit hijau yang lebih lebih terang dibandingkan yang lainnya, mungkin alpukat tersebut masih belum mencapai tingkat kematangannya.

Alpukat yang matang biasanya menghasilkan warna yang hijau gelap, hampir seperti warna hitam. Oleh karena itu, salah satu cara yang baik untuk memilih alpukat yang matang adalah dengan melihat warnanya. 

3. Menarik batang alpukat

Warna dan tingkat kelembutannya sudah diperiksa, tetapi Anda masih tidak yakin kalau alpukat yang Anda pilih sudah matang?

Mungkin Anda bisa sedikit menarik batang yang ada di ujung alpukat untuk memeriksa warnanya. Jika sudah berwarna cokelat, artinya alpukat Anda sudah terlalu matang.

Namun, bila warna hijau tua yang muncul, alpukat Anda sudah siap untuk disantap. Biasanya, salah satu ciri alpukat yang belum matang ketika ujung batangnya ditarik akan berwarna hijau terang.

4. Jangan memilih alpukat yang terlalu lembek

risiko kebanyakan buah alpukat

Salah satu cara untuk memilih alpukat yang matang adalah dengan tidak membeli alpukat yang terlalu lembek. Alpukat yang terlalu lunak bisa menandakan bahwa alpukat terlalu matang cenderung busuk dan tidak bisa dimakan.

Akan lebih baik, jika Anda memilih yang sedikit keras dan mendiamkannya sampai alpukat matang dengan sempurna.

Bagaimana mempercepat proses kematangan buah alpukat?

Meski telah berupaya memilih alpukat dengan mengamati ciri-ciri yang telah matang, bisa saja bahwa ternyata buah yang Anda pilih belum cukup matang untuk segera dimakan.

Jika Anda sudah telanjur membeli alpukat yang belum matang dan ingin cepat dimakan, terdapat tips untuk mempercepat kematangan alpukat. 

Pertama-tama, Anda bisa menaruh alpukat di kantung kertas yang tertutup. Anda kemudian dapat mendiamkannya selama 1-2 hari di ruangan biasa agar alpukat matang.

Alpukat, dan beberapa buah lain seperti apel, mengeluarkan gas etilen ketika sudah dipanen. Gas etilen berfungsi untuk membantu membantu proses pematangan lebih cepat, terutama ketika buahnya disimpan dalam keadaan tertutup.

Saat disimpan dalam wadah tertutup, gas etilen tidak akan keluar dan dapat membantu proses pematangan alpukat. Dengan begitu, Anda bisa mengonsumsi alpukat yang matang dengan sempurna lebih cepat pula.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alpukat Memang Baik Buat Anak, Tapi Harus Seberapa Banyak Porsinya?

Alpukat mengandung kaya lemak tak jenuh yang baik untuk tumbuh kembang anak. Namun, kapan waktu terbaik untuk memberikan alpukat untuk anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Parenting, Nutrisi Anak 22 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Diet alpukat adalah salah satu variasi diet buah yang dianggap mampu untuk menurunkan berat badan. Benarkah? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 4 April 2018 . Waktu baca 6 menit

Miliki Rambut Sehat Bercahaya Dengan Masker Minyak Alpukat

Masalah rambut kering, rontok, bercabang, berminyak, hingga rontok kini bisa disingkirkan dengan satu solusi sederhana: minyak alpukat. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 24 Juli 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pengganti mentega

5 Bahan Pengganti Mentega untuk Membuat Kue yang Lebih Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
alpukat beku

Apakah Nutrisi dalam Alpukat Beku Berubah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit
kurma muda

Benarkah Kurma Muda Bisa Bikin Cepat Hamil? Cek Faktanya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Januari 2019 . Waktu baca 5 menit