Jangan Tunggu Sampai Makin Parah, Begini 5 Tips Mengobati Cedera Jari Tangan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pernah secara tak sengaja jari tangan Anda terjepit pintu, laci meja, atau salah sasaran saat hendak memalu? Hmm… Tentu rasanya sakit bukan main, hingga mungkin membuat Anda meringis dan menitikkan air mata. Lantas, agar rasa sakitnya berkurang, bagaimana cara mengobati cedera pada jari tangan ini?

Pilihan cara untuk mengobati cedera pada jari tangan

Terjepit, terpukul, maupun tidak sengaja terkena benda keras tentu akan menimbulkan nyeri parah seperti nyut-nyutan di jari tangan. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa menimbulkan memar dan hilangnya kemampuan jari untuk merasakan sesuatu.

Bahkan bisa saja, jari tangan jadi susah digerakkan saking sakitnya. Namun, jangan panik. Coba beberapa cara berikut ini untuk mengobati cedera yang dialami jari tangan:

1. Biarkan jari ‘beristirahat’

tangan mati rasa

Setelah mengamalami cedera, sebaiknya jari tangan tidak digunakan untuk banyak beraktivitas terlebih dahulu. Maka itu, hentikan untuk sementara apa pun yang sedang Anda lakukan, dan beri waktu sebentar bagi jari tangan untuk beristirahat.

Apalagi untuk aktivitas fisik yang bertumpu pada kekuatan tangan, seperti olahraga dan mengangkat benda berat. Selain mengurangi tingkat kesakitannya, langkah ini juga berguna untuk mengobati cedera agar jari tangan tidak semakin parah.

2. Gunakan kompres es

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Jika cedera pada jari tangan menimbulkan pembengkakan, kompres es dapat digunakan untuk mengobati. Alih-alih menggunakan es yang ditempelkan langsung ke kulit, lebih baik bungkus es terlebih dahulu dengan handuk atau kain.

Pasalnya, menempel es secara langsung ke jari tangan berisiko menimbulkan peradangan lebih lanjut. Ketika mengompres jari tangan dengan es yang dibalut handuk atau kain, biarkan selama kurun waktu 10-20 menit. Ulangi hal yang sama selama beberapa kali dalam sehari untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.

3. Bersihkan jika ada luka pada jari tangan

cara mengobati luka kena air panas

Tidak menutup kemungkinan, kuku dan kulit pada jari tangan mengalami luka usai terjepit atau terpukul benda keras. Dalam kondisi ini, pertama-tama bersihkan bagian yang luka tersebut terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan air.

Selanjutnya, Anda bisa mengoleskan salep atau krim penghilang rasa sakit untuk membantu mencegah terjadinya infeksi. Baru kemudian luka boleh dibalut dengan kasa atau perban steril sebagai langkah untuk mengobati cedera pada jari tangan.

4. Posisikan jari tangan yang cedera di tempat tinggi

cara mengatasi telapak tangan berkeringat

Menempatkan jari tangan yang cedera di tempat agak tinggi, seperti di atas bantal, akan membantu memperlambat aliran darah ke bagian tersebut. Alhasil, kemungkinan peradangan dan pembengkakan pada jari yang cedera pun dapat dikurangi.

5. Konsumsi obat penghilang rasa sakit

obat amoxicillin

Ada berbagai jenis obat antiinflamasi yang bisa Anda minum untuk membantu meredakan rasa nyeri. Mulai dari ibuprofen (Advil, Motrin), acetaminophen (Tylenol), hingga aspirin.

Namun sebelum menggunakannya, alangkah baiknya untuk bertanya terkait jenis obat mana yang terbaik sesuai kondisi Anda dengan dokter atau apoteker. Terlebih jika pada saat yang sama Anda sedang rutin minum obat tertentu, atau memiliki masalah kesehatan yang berisiko menimbulkan efek samping usai minum suatu jenis obat.

Kapan harus ke dokter?

jaringan epitel

Sesakit apa pun jari tangan yang cedera, pastikan Anda tetap bisa menggerakkannya. Berulang kali menggerakkan jari tangan tersebut akan membantu meredakan peradangan, sekaligus mencegah jari menjadi kaku.

Akan tetapi, jika ternyata Anda mengalami kesulitan atau bahkan tidak bisa menggerakkan jari tangan tersebut, segera periksakan ke dokter. Terlebih bila cedera membuat Anda tidak dapat merasakan pada jari tangan atau kebal.

Jangan sepelekan juga ketika timbul memar, bahkan perubahan warna di bagian kuku jari tangan yang cedera. Semua kondisi tersebut menandakan bahwa cedera sudah masuk ke dalam tahap yang cukup parah.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca