7 Cara Ampuh Mengatasi Eksim di Tangan yang Mengganggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Gejala eksim gampang kambuh ketika cuaca panas. Karena tangan dan kaki adalah dua bagian tubuh yang paling rentan terpapar sinar terik matahari, tak heran gejalanya sering muncul di sana. Kambuhnya eksim di tangan sangat terasa gatal sampai dapat mengganggu aktivitas. Lantas, adakah cara yang ampuh mengatasi eksim di tangan? Simak ulasannya berikut ini.

Apa saja gejala eksim di tangan?

Eksim atau peradangan kulit di tangan dapat muncul dengan gejala yang berbeda-beda, seperti ruam gatal dengan bercak merah atau cokelat, kulit menebal, kulit pecah, atau bersisik. Bahkan, eksim di tangan juga bisa berupa benjolan kecil berisi cairan yang apabila pecah menyebabkan kulit menjadi kering.

Banyak orang yang menyebut eksim di tangan dengan sebutan “tangan pencuci piring”. Pasalnya, ruam ini sering muncul pada tangan orang yang terbiasa mencuci piring dengan menggunakan sabun cuci piring. Namun di dunia medis, eksim dengan faktor risiko tersebut lebih dikenal dengan dermatitis kontak.

Yang harus dilakukan untuk meredakan gejala eksim di tangan

Jika Anda mengalami masalah eksim di tangan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meredakan gejalanya untuk sementara:

1. Segera hindari pemicu eksim

jari tangan gatal

Menurut National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID), eksim di tangan bisa semakin parah jika terkena pemicu eksim, misalnya jamur, bulu hewan peliharaan, udara dingin dan kering, kain kasar seperti wol, dan pewangi.

Jika eksim di tangan semakin memburuk setelah kulit Anda terkena salah satu benda tersebut, maka segera hindari pemicunya.

2. Jangan cuci tangan atau mandi pakai air panas

mandi air hangat

Suhu panas atau yang hangat sekalipun membuat kulit semakin kering karena air beserta bahan-bahan kimia dari sabun akan meluruhkan sebum (minyak alami kulit). Kulit yang kering semakin memicu kambuhnya gejala eksim dan akhirnya rentan teriritasi.

Selama eksim masih bertahan di tangan, cuci tangan dan mandi dengan aliran air dingin. Jangan juga terlalu lama membasuh kulit yang sedang eksim. Cuci tangan cukup 20 detik, tapi pastikan benar-benar bersih dan tidak menyisakan residu sabun. Sementara untuk waktu mandi yang ideal menurut para ahli adalah lima menit, yang baru mencakup membasuh tubuh dan sabunan (sekitar 10 menit jika termasuk keramas). Bila ingin cuci tangan atau mandi dengan air hangat, sebaiknya sebatas suam-suam kuku.

3. Gunakan sabun yang lembut

sabun mandi merusak kulit

Ketika masih berurusan dengan eksim di tangan, pakai sabun yang netral jika ingin cuci tangan atau mandi. Artinya, sabun tersebut tidak mengandung pewangi, pewarna, alkohol, hingga bahkan agen antibakteri seperti triklosan. Jika perlu, gunakan sabun hipoalergenik yang lebih aman dan lembut untuk kulit.

4. Jangan menggosok-gosok tangan saat mengeringkannya

Mengeringkan Tangan Dengan Mesin Pengering Justru Sebarkan Lebih Banyak Kuman

Ketika mandi atau cuci tangan jangan menggosok kulit terlalu keras. Begitu pula ketika mengeringkannya. Menggosok tangan terlalu keras justru dapat membuat kulit tangan menjadi trauma dan teriritasi sehingga eksim jadi lebih gampang kambuh kapan saja.

Tepuk-tepuk lembut kulit yang basah dengan handuk hingga benar-benar kering, jangan digosok. Ingat, gunakan handuk yang lembut dan bersih untuk menghindari perpindahan bakteri ke tangan.

5. Oleskan obat krim

Setelah mandi atau cuci tangan, segera oleskan obat krim yang diresepkan dokter untuk Anda saat kondisi tangan masih lembap.

Obat kortikosteroid dalam bentuk salep atau krim sering diresepkan dokter untuk membantu mengurangi gatal dan peradangan kulit akibat eksim. Dosis obat eksim jenis ini umumnya disesuaikan dengan tingkat keparahan gejalanya. Misalnya, jika eksim menyebabkan kulit Anda menebal dan bersisik, dokter dapat meresepkan dosis yang lebih tinggi.

Selain kortikosteroid, dokter juga umum meresepkan salep NSAID seperti crisaborole (Eucrisa), yang dioleskan dua kali sehari untuk mengobati peradangan kulit akibat eksim ringan sampai sedang.

6. Sering-sering pakai pelembap tangan

pelembap untuk kulit kering

Setelah mengeringkan tangan, jangan lupa langsung oleskan pelembap kulit setelahnya ketika kondisi tangan masih lembap. Anda disarankan untuk menggunakan pelembap setidaknya 2-3 kali dalam satu hari, kalau bisa sesering mungkin setiap setelah mandi, cuci tangan, dan sebelum tidur.

Pilih krim pelembap yang teksturnya kental karena bisa menyediakan lebih banyak kelembapan untuk kulit tangan yang cenderung kering, apalagi saat terkena eksim. Pelembap harus bebas dari alkohol, aroma, pewarna, parfum, atau bahan kimia lainnya. Pelembap dengan kandungan emolien atau salep seperti petroleum jelly boleh Anda gunakan.

Jangan lupa juga untuk mengoleskan tabir surya ber-SPF minimal 30 untuk melindungi tangan dari radiasi sinar matahari yang bisa memicu gejala eksim makin parah. Oleskan ulang setiap dua jam atau ketika Anda beraktivitas fisik yang bikin berkeringat.

Agar tidak lupa mengoleskan dua krim ini, coba simpan wadah pelembap dan tabir surya di dekat sabun tangan Anda.

7. Pakai sarung tangan karet saat mencuci piring

sarung tangan karet

Chynthia Bailey, M.D dari American Board of Dermatology mengungkapkan kepada Self bahwa penggunaan sarung tangan karet melindungi kulit tangan terpapar dari zat iritan dan bahan kimia pada sabun sehingga membantu mencegah eksim di tangan Anda berkembang makin parah.

Selain itu, penggunaan sarung tangan karet juga dapat melindungi tangan Anda dari percikan air panas. Air panas dapat mengikis minyak alami kulit yang membuatnya jadi kering dan memicu eksim kambuh.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca