4 Kiat Ampuh Mengatasi Fibroid Rahim Secara Alami di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/09/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Fibroid rahim adalah sejenis tumor jinak yang dapat berkembang di dalam rahim. Jika tidak segera diobati, hal ini berisiko membuat wanita jadi sulit hamil. Itulah sebabnya, wanita harus menjaga rahimnya dengan sebaik mungkin agar tetap sehat dan memungkinkan untuk hamil. Namun, bagaimana jika Anda telanjur terkena fibroid rahim? Tenang, sebagai langkah awal, Anda dapat mengatasi fibroid rahim dengan cara alami berikut ini.

Beragam cara mengatasi fibroid rahim secara alami yang aman

Pertumbuhan fibroid rahim umumnya cenderung lambat atau bahkan tidak berkembang sama sekali. Tumor ini biasanya akan menyusut dan hilang dengan sendirinya setelah wanita memasuki masa menopause.

Selama gejala fibroid rahim tidak mengganggu, maka penyakit ini sebetulnya tidak membutuhkan perawatan khusus. Akan tetapi, lain halnya bila gejalanya semakin memburuk, barulah Anda membutuhkan pengobatan lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, Anda dapat mengatasi fibroid rahim di rumah dengan cara alami. Namun ingat, cara ini hanya untuk membantu meringankan gejalanya saja, bukan menyembuhkan gangguan sampai tuntas.

Berbagai cara alami mengatasi fibroid rahim adalah:

1. Kendalikan berat badan

menurunkan berat badan pada penderita diabetes

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Asia Pacific Journal of clinical Nutrition tahun 2013, obesitas dan olahraga yang terlalu keras dapat meningkatkan risiko tumbuhnya tumor di rahim. Ini karena sel-sel lemak dalam tubuh wanita mengandung tinggi estrogen, hormon yang dapat memicu pertumbuhan kanker.

Bagi Anda yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, segera turunkan berat badan Anda hingga mencapai berat badan normal. Ini dapat membantu mengecilkan tumor yang bersarang di rahim Anda. Yuk, cek berat badan ideal Anda dengan kalkulator BMI atau bit.ly/indeksmassatubuh.

2. Atur pola makan

makan sayur cara efektif menurunkan berat badan

Semua yang Anda makan akan berdampak pada tubuh Anda, entah itu memicu atau justru menghambat pertumbuhan fibroid rahim. Mengonsumsi jenis makanan yang tepat dapat membantu menjaga berat badan sehingga pada akhirnya meringankan gejala fibroid rahim.

Makanan yang harus dikonsumsi

Konsumsi makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi peradangan akibat fibroid rahim. Tak hanya itu, jenis makanan ini juga dapat menyeimbangkan hormon tubuh dan mencegah Anda dari kenaikan berat badan secara drastis.

Beragam makanan tinggi serat yang baik untuk Anda konsumsi di antaranya:

  • Sayur dan buah
  • Buah kering
  • Gandum utuh
  • Nasi merah
  • Lentil dan kacang-kacangan
  • Roti dan pasta gandum
  • Quinoa

Makanan yang harus dihindari

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kebanyakan makan daging merah dapat meningkatkan risiko terkena fibroid rahim. Begitu pula saat Anda mengonsumsi banyak karbohidrat olahan (karbohidrat rafinasi) dan tinggi gula, hal ini juga dapat memperparah gejala fibroid rahim.

Ketika Anda mengonsumsi banyak karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula, gula darah Anda akan melonjak drastis. Akibatnya, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon insulin dan membuat hormon tubuh jadi tidak seimbang. Lama kelamaan, hal ini dapat memicu pertumbuhan tumor.

Contoh karbohidrat olahan yang harus dihindari dikonsumsi berlebihan adalah:

  • Nasi putih, pasta, dan tepung
  • Soda dan minuman tinggi gula lainnya
  • Sirup jagung
  • Sereal
  • Kue, cookies, donat
  • Kripik kentang
  • Crackers

3. Jaga tekanan darah tetap normal

tekanan darah rendah

Menurut penelitian yang diterbitkan pada American Journal of Hypertension tahun 2015, tekanan darah tinggi alias hipertensi dapat menyebabkan fibroid rahim.

Untuk mengatasinya, batasi konsumsi makanan tinggi garam untuk menjaga tekanan darah Anda tetap normal. Selain itu, jangan lupa cek tekanan darah Anda secara rutin dengan periksa ke dokter atau menggunakan tensimeter milik pribadi.

4. Olahraga ringan

olahraga lima menit

Sebuah penelitian membuktikan bahwa wanita yang berolahraga selama tujuh jam per minggu dapat mengurangi risiko penyebab fibroid rahim. Ini kemungkinan karena berat badannya lebih mudah turun, sehingga dapat menekan pertumbuhan tumor rahim.

Tak perlu memaksakan diri untuk melakukan olahraga berat. Cukup lakukan olahraga ringan seperti jogging, yoga, renang, atau jenis olahraga lainnya yang Anda sukai. Yang terpenting, lakukan secara rutin dan konsisten supaya tubuh Anda jadi lebih sehat dan bugar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit