Apa Bedanya Jerawat dan Benjolan Akibat Rambut Tumbuh ke dalam Kulit?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/09/2019
Bagikan sekarang

Kesalahan mencukur dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam kulit. Kondisi ini memicu infeksi sehingga muncul benjolan berisikan nanah. Benjolan yang terbentuk biasanya mirip dengan jerawat. Namun, keduanya perlu ditangani dengan cara yang berbeda.

Lantas, bagaimana cara membedakan keduanya?

Beda jerawat dan benjolan akibat pertumbuhan rambut ke dalam

Jerawat dan benjolan akibat rambut yang tumbuh ke dalam kulit dapat dibedakan dari beberapa aspek. Di antaranya penyebab, bentuk, serta kapan benjolan terbentuk. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Penyebab munculnya benjolan

Kulit dipenuhi oleh kantung yang disebut folikel. Folikel berfungsi sebagai tempat tumbuhnya rambut sekaligus saluran untuk mengeluarkan sebum (minyak) dan keringat. Terkadang, folikel dapat tertutup oleh tumpukan sebum dan sel kulit mati.

Folikel yang tertutup dapat mengalami infeksi jika terdapat bakteri di dalamnya. Tubuh bereaksi terhadap infeksi dengan mengirimkan sistem kekebalan. Reaksi ini memicu peradangan yang ditandai dengan bengkak, nyeri, dan kemerahan sehingga muncullah jerawat.

Benjolan akibat rambut tumbuh ke dalam kulit juga memiliki cara terbentuk yang mirip. Bedanya, peradangan dipicu oleh respons kekebalan tubuh ketika rambut tumbuh menembus kulit. Tubuh menganggap rambut sebagai zat asing penyebab penyakit.

2. Tipe benjolan

Jerawat tidak selalu berbentuk benjolan kemerahan dengan nanah di dalamnya. Ada berbagai macam bentuk dan tipe jerawat, di antaranya:

  • Whitehead (komedo putih): tampak seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dan terletak di dalam lapisan dalam kulit.
  • Blackhead (komedo hitam): terbentuk ketika folikel yang tersumbat terpapar oksigen.
  • Papula: jerawat kecil berwarna merah muda tanpa nanah.
  • Pustula: jerawat berwarna kemerahan pada dasarnya dengan nanah di tengah.
  • Nodul: jerawat besar, padat, dan terasa nyeri yang terletak di dalam kulit.
  • Kista: jerawat berisikan cairan yang bisa menimbulkan bekas luka.

Benjolan akibat rambut tumbuh ke dalam biasanya tampak berwarna merah atau memiliki nanah di dalamnya. Terkadang, tampak garis berwarna hitam di dalam benjolan. Garis ini merupakan rambut yang tumbuh ke dalam kulit.

3. Kapan benjolan muncul

Jerawat dapat muncul kapan saja, tapi masalah ini lebih sering terjadi ketika masa pubertas. Selama periode ini, produksi hormon androgen meningkat drastis. Androgen memicu pembesaran kelenjar minyak sehingga produksi minyak ikut bertambah. 

Ada pula faktor lain yang dapat memicu pembentukan jerawat. Antara lain kulit berminyak, KB hormonal, stres, makanan tinggi karbohidrat, dan konsumsi obat steroid. Anda harus lebih cermat menjaga kulit jika memiliki faktor risiko ini.

Benjolan yang muncul akibat rambut yang tumbuh ke dalam kulit biasanya muncul setelah Anda mencukur rambut. Teknik mencukur yang keliru dapat mengubah arah tumbuhnya rambut. Beberapa hari setelah dicukur, rambut justru tumbuh menembus lapisan kulit.

Jerawat dan benjolan yang timbul setelah mencukur rambut memerlukan penanganan berbeda. Jerawat biasanya dapat hilang dengan sendirinya atau dengan obat mengandung asam salisilat, benzoyl peroxide, dan glycolic acid.

Sementara itu, benjolan akibat pertumbuhan rambut ke dalam kulit bisa bertahan jika rambut masih terjebak. Rambut dapat dikeluarkan menggunakan penjepit, tapi cara ini sebaiknya hanya dilakukan oleh tenaga medis seperti dokter.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Jeruk Nipis Terjamin Aman?

Menghilangkan jerawat dengan jeruk nipis menjadi salah satu cara praktis yang banyak dicoba. Namun hati-hati, karena cara ini sama sekali tidak dianjurkan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Kamu memiliki kondisi rambut tumbuh ke dalam, atau ingrown hair? Berikut cara mencegah ingrown hair agar tidak semakin parah dan melebar.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Seberapa Ampuh Minyak Zaitun Ampuh Mengobati Jerawat dan Bekasnya?

Minyak zaitun menjadi produk serba guna yang banyak digunakan untuk kecantikan termasuk mengatasi jerawat. Namun, jangan asal pakai sebelum tahu faktanya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

9 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Buat Anda yang punya bekas jerawat bopeng, pasti jadi kesal sendiri soal kulit wajah. Tenang, ini dia beragam cara menghilangkan bopeng bekas jerawat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Direkomendasikan untuk Anda

jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
jerawat di bibir

Penyebab Jerawat Muncul di Bibir, Plus Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28/02/2020
jerawat di dagu

Penyebab Jerawat di Dagu, Plus Cara Ampuh Mengatasi dan Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/02/2020
penyebab jerawat terasa gatal

5 Penyebab Jerawat Terasa Gatal dan Tidak Nyaman

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/02/2020