Waspada Risiko Hidung Mampet Akibat Keseringan Pakai Obat Semprot Hidung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/04/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Banyak orang yang memilih menggunakan obat semprot hidung untuk mengobati alerginya daripada minum obat oral, seperti cetirizine tabletAlasannya, obat semprot hidung dianggap lebih cepat dan efektif mengobati hidung tersumbut akibat alergi. Akan tetapi, sembarangan menggunakan obat semprot ini tanpa konsultasi dulu dengan dokter bisa menyebabkan komplikasi serius pada saluran pernapasan Anda. Bisa-bisa nanti pengobatannya mungkin lebih sulit dan mahal daripada keluhan awalnya.

Obat semprot hidung harus dipakai sesuai aturan

Obat semprot hidung adalah pilihan pengobatan yang digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat akibat flu dan pilek sebagai gejala rhinitis alergi. Obat semprot hidung mengandung dekongestan yang bekerja cepat mempersempit pembuluh darah yang melebar sehingga Anda jadi bisa bernapas lebih lega.

Karena khasiatnya yang cepat meredakan hidung tersumbat, banyak orang memilih menggunakan obat semprot dibandingkan obat minum. Idealnya, obat ini tidak boleh digunakan lebih dari tiga kali sehari dan tidak boleh digunakan selama lebih dari lima hari berturut-turut. Jika kondisi Anda tak kunjung membaik atau malah memburuk setelah menggunakan obat ini, segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

Penggunaan jangka panjang obat ini dapat menyebabkan ketergantungan dan memicu penebalan pada selaput lendir hidung.

Penggunaan obat semprot hidung jangka panjang bisa sebabkan penyumbatan hidung

Seorang dokter spesialis THT di Amerika Serikat, dr. Marilene Wang mengatakan bahwa penggunaan obat semprot hidung yang terlalu sering dapat menimbulkan kondisi yang disebut rhinitis medicamentosa, kondisi penyumbatan hidung yang lebih parah. Rhinitis medicamentosa terjadi karena adanya penumpukan kandungan bahan aktif obat semprot (oxymetazoline, phenylephrine, xylometazoline, dan/ atau naphazoline) dalam hidung.

Penggunaan obat semprot yang berkepanjangan menyebabkan jaringan dalam hidung dan saluran napas Anda menjadi kebal obat, sehingga lama kelamaan obat semprot tak lagi dirasa efektif. Hal ini kemudian memicu ketergantungan yang menyebabkan Anda merasa harus menggunakan obat semprot hidung setiap saat atau meningkatkan dosisnya agar dapat meraih efek yang sama.

Itu sebabnya saat tidak disemprotkan, hidung akhirnya tersumbat lagi. Bahkan, saluran napas juga bisa membengkak melampaui ukuran normal karena bergantung pada bahan kimia yang terkandung dalam obat semprot tersebut.

Semakin lama Anda mengandalkan obat semprot, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengalami hidung mampet kambuhan yang gejalanya mungkin lebih parah dari sebelum-sebelumnya.

Rhinitis medicamentosa mungkin bisa diobati dengan pemberian obat steroid yang didapat dari resep dokter. Namun, dalam beberapa kasus yang cukup parah, dokter mungkin menganjurkan operasi.

Itu sebabnya, selalu gunakan obat apapun jenisnya sesuai dengan petunjuk yang tertera di kemasan. Tanyakan detailnya pada apoteker Anda untuk memastikan efek samping dan kontraindikasi yang mungkin terjadi. Jika dirasa kondisi Anda tidak membaik dalam beberapa hari, segera konsultasikan ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kiat Mudah Mengatasi Hidung yang Iritasi Saat Pilek dan Flu

Bukan hanya hidung tersumbat saja muncul saat pilek dan flu. Kalau tiba-tiba hidung mengalami iritasi karena pilek dan flu, bagaimana cara mengatasinya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2019 . 4 menit baca

4 Penyebab Pilek yang Harus Dihindari, Tapi Sering Anda Anggap Remeh

Setiap orang pasti pernah kena pilek minimal 2-3 kali dalam setahun. Namun, tidak semua orang menyadari benar apa yang jadi penyebab pilek mereka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Health Centers 01/07/2019 . 7 menit baca

3 Gejala Pilek yang Perlu Anda Kenali Selain Hidung Mampet dan Ingusan

Selain bikin susah napas karena hidung mampet tersumbat ingus, ada gejala pilek lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Health Centers 30/06/2019 . 5 menit baca

Sederet Pilihan Obat Pilek yang Ampuh, dari Resep Dokter Hingga Bahan Alami

Minum wedang jahe dan paracetamol bisa jadi obat pilek yang mungkin sudah Anda punya di rumah. Apa lagi cara menyembuhkan pilek yang ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Kesehatan Pernapasan 22/06/2019 . 8 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

obat semprot hidung alergi

Benarkah Obat Semprot Hidung Ampuh Mengatasi Gejala Alergi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
hidung

Keunggulan Nasal Spray Powder untuk Melindungi Hidung

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . 4 menit baca
menghilangkan hidung tersumbat saat tidur

Sulit Tidur di Malam Hari Karena Hidung Tersumbat? Hilangkan dengan 6 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/11/2019 . 5 menit baca
mengobati sakit kepala karena pilek

8 Tips Mudah Mengatasi Sakit Kepala Saat Pilek

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 10/08/2019 . 5 menit baca