Bolehkah Menebus Resep Obat Antibiotik yang Sama Berulang Kali?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/11/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bila sedang dilanda sakit karena infeksi virus atau bakteri, umumnya Anda akan pergi ke dokter untuk berobat. Nantinya dokter akan memberikan resep obat antibiotik yang harus ditebus di apotek dan diminum sampai habis.

Setelah sembuh, terkadang gejala infeksi penyakit yang sama bisa terjadi lagi. Tak jarang, banyak orang yang akan menebus kembali resep sebelumnya untuk mengatasi gejala penyakit yang diderita. Perilaku mengulang atau menebus resep berulang ini apa  aman dan boleh dilakukan? Mari ketahui aturan minum antibiotik yang benar dan aman berikut ini.

Tidak boleh mengulang resep obat antibiotik

susah menelan obat

Dr. Erni Nelwan, Sp. PD-KPTI, dokter penyakit dalam dan penyakit tropik infeksi di RSCM mengatakan bahwa tidak boleh mengulang resep obat antibiotik. Ini disebabkan karena belum tentu diagnosis penyakit yang dialami kedua kalinya sama dengan penyakit awal.

“Mengulang resep antibiotik tidak diperbolehkan, karena tiap gejala yang dialami belum tentu virus atau bakteri penyebabnya sama.”, ujar dr. Erni yang ditemui di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Kamis (15/11).

Obat antibiotik adalah obat yang hanya digunakan untuk mengobati penyakit akibat bakteri atau mikroba lainnya. Maka itu, tidak semua gejala penyakit yang Anda rasakan bisa diobati dengan antibiotik.  Conto bila mengalami gejala pilek, Anda tidak bisa minum antibiotik agar sembuh. Pilek adalah gejala flu yang disebabkan oleh virus. Maka itu Anda harus minum obat antivirus.

Untuk mengetahui apakah gejala penyakit yang Anda alami disebabkan bakteri atau tidak, Anda wajib konsultasi ke dokter. Nantinya obat bisa ditentukan berdasarkan diagnosis penyakit Anda. Selain itu, bila asal minum obat antibiotik, ini bisa menyebabkan tubuh mengalami resistensi antibiotik.

Apa itu resistensi antibiotik?

Diazoxide adalah

Resistensi antibiotik adalah kondisi di mana tubuh seseorang sudah kebal dan tidak mempan lagi diobati pakai  antibiotik. Ini dikarenakan bakteri atau virus menjadi kebal dan beradaptasi di dalam tubuh Anda, meskipun sudah minum obat antibiotik.

Kalau sudah mengalami resistensi antibiotik, kemampuan tubuh dalam melawan penyakit infeksi jadi lemah. Penyakit infeksi di tubuh Anda pun jadi susah diobati dengan obat antibiotik.

Perlu diketahui juga, bahwa resistensi antibiotik sudah menjadi ancaman kesehatan dunia yang bisa mengakibatkan kematian. Jika jumlah bakteri yang kebal terhadap antibiotik sudah banyak, perawatan medis seperti transplantasi organ, kemoterapi, atau pengobatan medis lain menjadi sangat berisiko. Alhasil, Anda jadi lebih lama berobatnya dan perawatannya juga lebih mahal biayanya.

Bagaimana aturan minum antibiotik yang benar?

Deferasirox adalah

Penting untuk mengikuti aturan minum antibiotik sesuai anjuran dokter. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam aturan minum antibiotik:

  • Selalu minum antibiotik sesuai anjuran dokter.
  • Selalu beli sejumlah obat antibiotik sesuai yang diresepkan dokter (jangan lebih, jangan kurang).
  • Selalu habiskan antibiotik sesuai anjuran resep, bahkan jika Anda sudah merasa lebih baik kondisinya.
  • Selalu konsumsi obat antibiotik tepat waktu dan tepat dosis.
  • Jangan melewatkan dosis.
  • Jangan menyimpan obat antibiotik untuk berjaga-jaga ke depannya apabila ada tanda penyakit kambuh.
  • Jangan asal memberikan atau menyarankan antibiotik pada orang lain.
  • Jangan minum obat antibiotik yang diresepkan dokter untuk orang lain.
  • Selalu beri tahu dokter apabila Anda minum obat atau vitamin lain saat diresepkan antibiotik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit