Seks Setelah Melahirkan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

Oleh

Setelah melahirkan bayi Anda, Anda dan pasangan mungkin begitu disibukkan dengan si bayi baru. Setiap hari rasanya kelelahan sekali karena harus menyesuaikan jadwal si buah hati. Di saat-saat seperti ini, mungkin kehidupan seks Anda dengan pasangan jadi sedikit terbengkalai. Padahal, seks setelah melahirkan bisa jadi suatu momen intim yang akan mendekatkan diri Anda dengan pasangan, terutama di tengah-tengah hiruk-pikuk kelahiran bayi. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum kembali menyalakan api cinta dengan pasangan. Simak informasinya di bawah ini.

Kapan bisa mulai bercinta lagi setelah melahirkan?

Anda tentu membutuhkan waktu beberapa saat untuk memulihkan diri pasca melahirkan. Tergantung pada prosedur persalinan Anda, biasanya tiga hingga enam minggu setelahnya Anda dan pasangan sudah bisa berhubungan seks lagi. Jika Anda melahirkan normal lewat vagina, maka Anda harus menunggu sampai perdarahan pasca melahirkan (lokia) berhenti total. Perdarahan ini terjadi karena luka di rahim Anda belum sembuh sepenuhnya.

Apabila Anda menjalani operasi Caesar, Anda tetap harus menunggu sampai rahim yang tadinya berkontraksi jadi besar kembali ke ukurannya semula. Pada proses ini, rahim Anda juga kemungkinan mengalami luka. Selain itu, Anda harus memastikan jahitan operasi sudah lepas dan tak begitu terasa sakit lagi.

BACA JUGA: Cara Mudah Merawat Bekas Luka Operasi Caesar

Setiap wanita memiliki tingkat kesiapan yang berbeda-beda soal seks setelah melahirkan. Ada yang berhubungan seks enam minggu setelah melahirkan dan tidak mengeluhkan apa pun. Namun, ada juga yang baru bercinta lagi setelah dua bulan tapi masih merasa tidak nyaman. Maka, penting bagi Anda dan pasangan untuk mengukur sendiri kesiapan masing-masing. Tidak ada keharusan tertentu untuk segera berhubungan seks setelah melahirkan.

Perubahan apa saja yang mungkin terjadi?

Pertama kali Anda berhubungan seks setelah melahirkan, Anda dan pasangan mungkin tidak merasakan perubahan apa pun. Akan tetapi, ada juga banyak pasangan yang merasakan beberapa perubahan ketika bercinta. Supaya Anda paham kira-kira perubahan apa yang mungkin terjadi ketika berhubungan seks setelah melahirkan, perhatikan empat hal di bawah ini.

1. Vagina terasa kering

Perubahan hormon pada wanita yang baru saja bersalin bisa menyebabkan vagina Anda lebih kering dari biasanya. Ini karena hormon estrogen dan progesteron kadarnya berkurang cukup drastis setelah melahirkan. Kedua hormon ini bertanggung jawab untuk menjaga kelembapan vagina dan memproduksi cairan vagina. Karena vagina kering, penetrasi vagina pun bisa terasa menyakitkan.  

BACA JUGA: Vagina Kering Setelah Melahirkan? Begini Mengatasinya

2. Otot vagina melemas

Kalau Anda melahirkan normal, otot-otot di area vagina Anda mungkin akan jadi lebih lemas karena kelelahan. Pasalnya, otot-otot tersebut mengalami kontraksi yang sangat intens ketika Anda mengejan dan bersalin. Jadi, ketika bercinta Anda dan pasangan mungkin merasakan bahwa vagina tidak rapat dan kencang seperti dulu lagi. Maka penetrasi vagina bisa jadi tak begitu nikmat dan menggairahkan bagi Anda serta pasangan. Namun, hal ini bersifat sementara. Setelah otot-otot kembali kencang, gairah dan kepuasan Anda pun akan hidup lagi.

BACA JUGA: 5 Variasi Plank untuk Melatih Otot Perut Setelah Melahirkan

3. Bekas jahitan operasi masih terasa sakit

Setiap wanita memiliki toleransi dan waktunya sendiri untuk memulihkan diri dari operasi Caesar. Bagi beberapa orang, bekas jahitan berusia beberapa bulan masih terasa sakit ketika bergerak, bergesekan, atau menyentuh sesuatu. Maka, bercinta bisa jadi agak sulit kalau Anda masih merasakan sakit.

4. Gairah menurun

Banyak wanita mengeluh bahwa dirinya kehilangan gairah seks setelah melahirkan. Tenang saja, hal ini wajar. Proses persalinan dan penyesuaian diri dengan si buah hati membutuhkan segenap pikiran, tenaga, dan perasaan Anda. Jadi, wajar saja kalau seluruh fokus Anda terserap untuk si kecil. Anda pun jadi kehilangan minat bercinta. Pada beberapa kasus, wanita bisa terserang depresi pasca melahirkan. Depresi dan gangguan mood bisa mengakibatkan turun atau hilangnya hasrat seksual.

BACA JUGA: Serba-serbi Depresi Pasca Melahirkan

Agar seks setelah melahirkan tetap memuaskan

Jika Anda dan pasangan mengalami salah satu atau lebih dari satu kondisi di atas, jangan khawatir dulu. Ada beberapa cara agar keintiman Anda dan pasangan bisa bangkit kembali pasca kelahiran bayi. Simak tips-tips berikut ini, ya.

  • Menambah waktu pemanasan (foreplay), menggunakan pelumas vagina, dan tidak terburu-buru penetrasi supaya wanita lebih bergairah dan basah
  • Melakukan senam Kegel untuk mengencangkan dan melatih otot-otot di sekitar vagina
  • Bercinta dengan posisi seks yang aman dan tidak menimbulkan rasa sakit
  • Berusahalah untuk lebih rileks bersama pasangan, jangan terlalu memaksakan diri untuk berhubungan seks
  • Jika Anda menderita depresi pasca melahirkan, segera temui terapis atau psikolog yang terpercaya

BACA JUGA: 4 Senam Sederhana untuk Mengencangkan Vagina

Share now :

Direview tanggal: Januari 5, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca