Karena masih dianggap hal yang tabu, seks sering kali disalahpahami oleh banyak orang di Indonesia. Banyak informasi yang simpang siur dan “mitos” yang jelas-jelas salah tentang seks, terutama yang berhubungan dengan kehamilan, yang sayangnya dipercayai banyak orang Indonesia. Apakah Anda tahu aktivitas seks apa saja yang membuat wanita bisa hamil, dan mana yang tidak? Simak penjelasan kami di bawah ini.

Ya, Anda bisa hamil saat pertama kali melakukan hubungan seks

Seorang lelaki dapat menghamili wanita bahkan saat pertama kali berhubungan seks. Jika Anda wanita dan berhubungan seks, Anda dapat hamil segera setelah Anda mulai ovulasi (pelepasan sel telur). Hal ini terjadi sebelum Anda mengalami menstruasi pertama Anda.

Gunakan kontrasepsi sebagai pelindung dari kehamilan. Menggunakan kondom juga memproteksi dari penyakit menular seksual.

Ya, Anda bisa hamil jika seorang lelaki mencabut penisnya sebelum mencapai ejakulasi

Ada mitos yang mengatakan bahwa seorang wanita tidak akan bisa hamil jika pasangannya mencabut penis sebelum berejakulasi. Kenyataannya adalah, mencabut penis tidak akan menghilangkan risiko hamil pada wanita.

Sebelum seorang pria berejakulasi, terdapat sperma pada cairan pre-ejakulasi, yang keluar saat seorang pria merasa terangsang. Hanya dibutuhkan 1 sel sperma untuk membuat seorang wanita hamil. Pre-ejakulasi dapat mengandung penyakit menular seksual, jadi mencabut penis tidak akan mencegah Anda dari terjangkit infeksi.

Saat seorang pria berkata akan mencabut penisnya sebelum berejakulasi (ejakulasi di luar), jangan percaya padanya. Tidak ada yang bisa menghentikan diri dari keluarnya sperma sebelum klimaks. Selalu gunakan kondom untuk melindungi diri Anda dari penyakit, dan juga gunakan kontrasepsi jika Anda ingin mencegah kehamilan.

Ya, Anda bisa hamil jika berhubungan seks saat haid

Faktanya adalah, seorang wanita dapat hamil kapan saja dalam sebulan jika ia berhubungan seks tanpa kontrasepsi, termasuk ketika Anda berhubungan seks saat haid. Sperma dapat bertahan beberapa hari setelah hubungan seks, sehingga bahkan ketika Anda melakukannya saat menstruasi, sperma tetap dapat berada di dalam tubuh Anda cukup lama untuk membuat Anda hamil.

Ya, Anda bisa hamil walaupun Anda berhubungan seks dalam posisi berdiri atau duduk

Anda mungkin pernah mendengar mitos bahwa wanita tidak dapat hamil apabila ia melakukan seks dalam posisi berdiri, duduk, atau jika ia melompat-lompat setelahnya. Faktanya adalah, tidak ada posisi apapun yang aman dari kehamilan jika Anda melakukan seks tanpa kondom atau bentuk lain dari kontrasepsi.

Tidak ada juga tempat aman untuk berhubungan seks, termasuk kamar mandi atau pancuran. Kehamilan dapat terjadi dengan posisi apapun, dan di manapun Anda melakukannya. Yang dibutuhkan hanyalah sebuah sperma yang bertemu sel telur.

Tidak, Anda tidak akan hamil karena seks oral

Anda mungkin pernah mendengar bahwa Anda dapat hamil hanya dengan seks oral. Kenyataannya adalah, wanita tidak dapat hamil dengan cara ini, walaupun ia menelan spermanya. Tetapi Anda dapat tertular penyakit seksual melalui seks oral, misalnya gonorea, klamidia, dan herpes. Jauh lebih aman untuk menggunakan kondom pada kelamin wanita saat melakukan oral sex.

Anda tidak dapat memakai plastik cling wrap, plastik, atau apapun sebagai pengganti kondom

Hanya kondom yang dapat melindungi Anda dari penyakit menular seksual. Anda dapat membelinya di apotek dan toko.

Tidak, kondom tidak dapat dicuci dan dipakai kembali

Jangan percaya siapapun yang berkata Anda dapat mencuci kondom dan menggunakannya lagi. Faktanya adalah, Anda tidak dapat menggunakan kondom lebih dari sekali, walaupun Anda mencucinya. Jika Anda menggunakan kondom, buang dan pakailah yang baru saat kembali berhubungan seks.

Hal ini berlaku untuk kondom pria dan wanita. Kondom perlu diganti setelah 30 menit hubungan seks karena gesekan dapat melemahkan kondom, membuatnya lebih mudah rusak atau lepas.

Ya, Anda bisa hamil walau hanya berhubungan seks satu kali

Anda dapat hamil walaupun hanya satu kali berhubungan seks. Yang dibutuhkan hanyalah satu sperma untuk bertemu sel telur. Untuk mencegah kehamilan, selalu gunakan kontrasepsi, dan gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit seksual.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca