Benarkah Seks Saat Hamil Membuat Ibu Melahirkan Prematur?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/07/2019
Bagikan sekarang

Seks saat hamil masih sering dianggap sebagai hal yang tabu. Kebanyakan perempuan enggan melakukannya pada masa ini karena takut membahayakan kondisi janin di dalam kandungan. Bahkan, katanya seks saat hamil bisa menyebabkan kelahiran prematur. Benarkah begitu?

Seks saat hamil sebabkan kelahiran prematur?

posisi seks saat hamil

Kebanyakan penelitian tidak menunjukkan bahwa seks saat hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Berhubungan seks saat hamil umumnya tidak berbahaya. Bila Anda tidak memiliki masalah medis tertentu dan kandungan Anda terbilang baik-baik saja, maka aman untuk tetap berhubungan seks saat hamil.

Tak perlu takut seks saat hamil akan membahayakan janin di dalam kandungan. Janin akan selalu dilindungi oleh kantung ketuban berisi cairan dan otot-otot rahim yang kuat. Lubang serviks juga tersumbat oleh lendir tebal sehingga sperma dan hal lainnya tidak dapat menembus sampai ke janin, apalagi penis.

Tidak perlu khawatir juga soal orgasme saat hamil. Orgasme yang mungkin Anda rasa saat berhubungan seks mungkin dapat menyebabkan rahim kontraksi. Hal ini terjadi karena tubuh melepaskan hormon prostaglandin selama Anda orgasme. Hormon inilah yang menyebabkan rahim berkontraksi, sehingga Anda merasakan otot-otot rahim mengeras setelah mencapai klimaks.

Namun, tak perlu khawatir. Efek kontraksi ini ringan sehingga tidak memicu kelahiran prematur. Meski begitu, lain cerita kalau sebelumnya Anda punya riwayat kelahiran prematur.

Bila Anda sudah pernah melahirkan prematur, maka Anda harus lebih berhati-hati. Dokter biasanya akan mewanti-wanti Anda untuk menghindari seks sampai setelah melahirkan nanti.

Hindari seks saat hamil jika Anda punya kondisi khusus

Anda sebaiknya menghindari seks jika mengalami perdarahan hebat yang tidak biasa selama kehamilan. Tetap melakukan seks dengan keadaan seperti ini dapat menyebabkan perdarahan lebih lanjut atau bahkan kelahiran prematur. Apalagi bila letak plasenta Anda rendah (plasenta previa).

Anda juga sebaiknya menghindari melakukan hubungan seksual bila Anda memiliki sejumlah kondisi seperti:

  • Anda pernah mengalami persalinan prematur sebelumnya
  • Anda pernah mengalami keguguran
  • Cairan ketuban
  • Gangguan pada leher rahim (serviks)
  • Rahim Anda cenderung lemah

Sebagian dokter juga mungkin tidak menyarankan Anda melakukan hubungan seks pada mingu-minggu terakhir kehamilan. Sebab, orgasme dapat memicu keluarnya prostaglandin.

Prostaglandin adalah hormon dalam tubuh yang mengatur ketegangan otot, termasuk kontraksi dan relaksasi otot. Nah, prostaglandin inilah yang diduga dapat memicu kontraksi rahim pada kehamilan trimester tiga.

Aturan berhubungan seksual saat hamil

kontraksi setelah seks saat hamil

Secara umum, seks sangat kecil kemungkinannya menyebabkan kelahiran prematur selama kehamilan Anda sehat. Namun, tetap ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin aman bercinta semasa kehamilan. Misalnya:

Pakai kondom

Jika pasangan Anda memiliki riwayat penyakit seksual, menggunakan kondom selama berhubungan seks merupakan solusi terbaik.

Kondom dapat membantu mencegah penularan penyakit ke ibu maupun janin yang ada di dalam kandungan.

Pilih posisi seks yang tepat

Sebenarnya tidak ada posisi seks paling baik selama kehamilan. Selama Anda merasa nyaman, Anda bisa berhubungan seksual dengan posisi apa pun. Kuncinya; peka terhadap tubuh sendiri dan terbuka dengan pasangan.

Jangan ragu untuk mengajak pasangan mencoba berbagai posisi. Dengan begitu, Anda dan pasangan jadi sama-sama tahu mana posisi yang paling nyaman.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Posisi Seks Minim Kontak Mata Buat Anda yang Masih Malu-malu

Kontak mata dapat membuat seks makin intim. Namun, jika ini adalah kali pertama Anda berhubungan intim, posisi seks minim kontak mata berikut patut dicoba.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhan Optimal

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Parenting, Menyusui 06/01/2020

5 Posisi Seks yang Dapat Dilakukan Sambil Menggunakan Sex Toys

Kerap dianggap tabu, sex toys sebenarnya begitu bermanfaat bagi aktivitas seksual. Berikut sederet posisi yang bisa dilakukan sambil menggunakan sex toys.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Tips Fingering yang Aman saat Foreplay dengan Pasangan

Tips fingering yang aman perlu Anda terapakan bersama pasangan saat foreplay, sehingga sesi bercinta dapat berjalan secara bergairah dan menyenangkan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Direkomendasikan untuk Anda

komplikasi bayi prematur

Aturan Imunisasi untuk Bayi Prematur Ini Penting Diketahui

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020
efek samping pakai vibrator terlalu sering

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
seks menggunakan kondom

Rahasia Agar Bercinta Semakin Panas dengan Memakai Kondom

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020
posisi seks di kamar mandi

Posisi Seks di Kamar Mandi yang Aman Tanpa Takut Terpeleset

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 21/02/2020