Ini Posisi Bercinta yang Tepat Agar Cepat Hamil

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

berPosisi bercinta saat melakukan hubungan seksual dianggap menjadi salah satu faktor penting apabila ingin cepat hamil. Banyak orang yang percaya apabila melakukan hubungan seks dengan posisi tertentu bisa membuat peluang kehamilan lebih besar. Namun, apakah hal itu benar? Jika iya, posisi bercinta mana yang paling baik agar cepat hamil?

Posisi bercinta agar cepat hamil yang disarankan

Sebenarnya semua posisi bercinta memiliki peluang untuk menyebabkan hamil. Kehamilan terjadi ketika sel telur wanita berhasil dibuahi oleh sperma yang masuk melalui hubungan seksual. Lalu apakah benar ada posisi bercinta yang paling diunggulkan agar cepat hamil?

Walaupun belum dibuktikan secara ilmiah, para peneliti menyebutkan beberapa jenis posisi bercinta  yang mungkin menyebabkan Anda berpotensi lebih besar untuk hamil, yaitu posisi misionaris dan doggy style. Bagaimana posisi tersebut mampu mempercepat kehamilan?

1. Posisi missionaris

Posisi misionaris disebut-sebut sebagai posisi bercinta yang terbaik dalam berhubungan seksual. Meskipun memang belum dibuktikan secara ilmiah bahwa posisi ini paling terbaik, tetapi posisi klasik ini dipercaya mampu memaksimalkan jumlah sperma saat penetrasi terjadi.

Teori lain yang menanggap bahwa misionaris merupakan posisi bercinta paling baik agar cepat hamil, karena posisi ini memungkinkan penis mencapai daerah di depan leher rahim, sehingga penetrasi yang terjadi cukup dalam. Penetrasi yang dalam dipercaya dapat memperbesar peluang hamil sebab sperma yang masuk lebih mendekati bagian tuba fallopi, saluran di mana sel telur berada.

2. Doggy style

Sementara posisi bercinta lain yang dianggap juga ampuh untuk meningkatkan peluang hamil adalah doggy style. Posisi bercinta doggy style ini dilakukan dengan cara wanita merangkak sementara lawan pasangannya berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang. Beberapa ahli menyebutkan posisi doggy style membuat penis yang masuk ke dalam vagina selama penetrasi akan mampu mencapai bagian belakang leher rahim.

Lagi-lagi, teori yang mendasari posisi bercinta ini paling baik untuk mempercepat kehamilan adalah karena kemungkinan penetrasi yang terjadi cukup dalam, meskipun belum ada pembuktian secara ilmiah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan selain posisi bercinta agar cepat hamil

Faktor penting yang menyebabkan seorang wanita hamil adalah keberhasilan dari pembuahan yang dilakukan sperma terhadap sel telur saat penetrasi.

Semua posisi bercinta, entah itu sambil berdiri, duduk, berbaring, atau posisi lainnya dapat menyebabkan wanita hamil jika memang pembuahan terjadi di dalam tubuh si wanita. Bahkan Anda dan pasangan dianjurkan untuk mencoba posisi bercinta baru agar meningkatkan kualitas hubungan seksual.

Kualitas hubungan seksual yang baik berpengaruh terhadap peluang kehamilan. Semakin baik kualitas hubungan seks yang terjadi, maka ejakulasi yang terjadi juga semakin hebat. Ejakulasi yang baik yang dialami oleh pria akan meningkatkan jumlah sperma yang masuk ketika penetrasi, sehingga peluang pembuahan akan semakin besar.

Perhatikan juga waktu bercinta untuk mempercepat kehamilan

Waktu berhubungan intim merupakan hal penting yang harus diketahui oleh pasangan yang ingin cepat hamil. Sebaiknya Anda mengetahui siklus haid dan masa subur Anda untuk meningkatkan peluang hamil.

Berbagai penelitian bahkan telah membuktikan jika melakukan hubungan seksual saat wanita berada di masa subur atau masa ovulasi maka peluang untuk hamil sangat tinggi.

Masa subur wanita ditandai dengan pengeluaran sel telur oleh indung telur (ovarium) ke tuba fallopi dan siap untuk dibuahi. Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk mengetahui masa suburnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Bercinta dengan lampu yang redup sudah biasa. Pernahkah Anda membayangkan seks dengan lampu menyala? Sebelumnya, coba simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Alergi sperma bukan sekadar mitos. Menurut penelitian ada 12% wanita di dunia ini yang mengalami kondisi ini. Apakah bisa disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Seks yang sehat memang dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, Namun, baaimana jika pasangan menolak berhubungan seks? Simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
cara mencapai multiorgasme

7 Cara Mencapai Multiorgasme Saat Seks (untuk Wanita)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
uretritis non gonore

Uretritis Non-Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
uretritis gonore adalah

Uretritis Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit