Kita Tetap Harus Punya Waktu untuk Diri Sendiri (Me Time) Meski Sudah Berpasangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/05/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apa Anda sering mendengar tentang me time? Me time adalah istilah untuk menggambarkan waktu khusus untuk fokus pada diri sendiri. Anda bisa melakukan segala sesuatu yang Anda ingin tanpa campur tangan orang lain. Nah dalam hubungan asmara, entah itu masih pacaran atau sudah menikah, Anda juga tetap butuh me time terpisah dari pasangan. Apa alasannya?

Kenapa me time penting dalam hubungan?

tentang percintaan nasihat cinta

Ketika menjalin komitmen baik pacaran maupun pernikahan, sebagian besar waktu Anda biasanya dihabiskan bersama pasangan. Tak jarang pula ada orang yang bahkan sampai mengesampingkan kebutuhan dan kepentingan dirinya sendiri demi pasangannya.

Namun, pernahkah berpikir bahwa diri Anda juga perlu diperhatikan dan dibahagiakan dengan cara Anda sendiri? Me time-lah jawabannya. Me time lebih kepada membiarkan diri Anda melakukan sesuatu yang diinginkan tanpa memikirkan hal lainnya, termasuk tentang pasangan, untuk sejenak.

Bukan berarti Anda sebetulnya tidak bahagia selama bersama pasangan, lho! Namun, ingat… Anda dan pasangan adalah dua individu manusia yang berbeda. Memikirkan kebahagiaan pasangan sah-sah saja, tapi Anda juga harus dan bisa memikirkan diri sendiri.

Tidak me time justru rentan membuat insecure

Marcia Naomi Berger, MSW, LCSW, seorang psikoterapis asal Amerika Serikat, mengatakan seorang manusia bisa kehilangan jati dirinya sendiri ketika hanya melulu mengedepankan pasangannya.

Ketika hal ini terjadi, Anda akan merasakan sesuatu yang salah dalam hubungan. Misalnya, merasa diri Anda selalu kurang dibandingkan dengan orang lain atau merasa hubungan berjalan sangat datar. Padahal sebenarnya kesalahan bukan pada hubungannya, tetapi pada diri Anda.

Jika dibiarkan, hal ini bukan hanya berakibat pada diri Anda yang akan merasa gelisah, marah, dan depresi. Namun, kondisi ini juga bisa berakibat pada hubungan Anda seperti kehilangan minat dengan pasangan atau bahkan merasa tidak bahagia.

Ketika seseorang memerhatikan dirinya sendiri dengan meluangkan me time, ia akan memiliki gairah untuk melakukan hal lainnya termasuk dalam hubungan. Sehingga me time menjadi semacam baterai untuk men-charger diri Anda ketika dayanya mulai lemah.

Meluangkan waktu untuk diri Anda membuat Anda siap untuk menciptakan waktu berkualitas bersama pasangan. Dengan begitu, hubungan yang dijalani menjadi lebih semangat dan bergairah lebih dari sebelumnya.

Cara meminta me time pada pasangan tanpa menyinggung perasaan

merasa ragu dengan pasangan

Masih banyak orang yang merasa takut untuk meminta waktu menyendiri pada pasangannya. Bisa jadi kekhawatiran ini muncul karena merasa bahwa pasangan tidak akan bisa menerimanya dan berpikiran yang tidak-tidak.

Tak perlu bingung, sebenarnya Anda hanya perlu mengatakannya secara jujur. Jangan sekali-kali berbohong pada pasangan hanya karena ingin meminta me time dalam hubungan yang sedang dijalani.

Dilansir dari laman Go Ask Alice Columbia University, berkomunikasi secara jujur menjadi salah satu kunci penting dalam membangun hubungan yang sehat. Luangkan waktu khusus untuk membicarakan hal ini pada pasangan. Pilihlah momen saat Anda dan pasangan berada dalam suasana hati yang baik.

Kemudian, katakan pelan-pelan pada pasangan bahwa Anda butuh me time untuk mengembalikan antusiasme diri dan dalam hubungan. Sampaikan pada pasangan tentang kemumetan yang sedang Anda rasakan. Pilihlah kata-kata yang halus dan tak menyinggungnya. Jangan sampai nada bicara Anda menyiratkan bahwa ia adalah penyebab semua ini.

Katakan padanya bahwa Anda hanya butuh waktu sendiri sejenak sebelum kembali menjalani semuanya seperti biasa. Kemudian, sepakati waktu kira-kira berapa lama Anda butuh waktu untuk me time. Jangan lupa untuk mengatakan bahwa perasaan Anda padanya tak sedikit pun berubah agar pasangan merasa lebih tenang.

Kemudian tawarkan pada pasangan mengenai me time yang mungkin juga ia butuhkan tetapi tidak disadarinya. Dengan begitu, pasangan akan mudah mengerti bahwa me time di sini memang untuk kepentingan bersama bukan hanya keegoisan Anda semata.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tanda Anda Sedang Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

Hubungan tanpa status mungkin manis di awal tetapi akhirnya tak menjamin apa pun. Untuk itu, yuk kenali ciri-ciri hubungan tanpa status berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21/11/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tanda Penting yang Menunjukkan Pasangan Anda Bisa Dipercaya

Menaruh kepercayaan pada pasangan jadi hal krusial dalam sebuah hubungan. Untuk tahu apakah pasangan bisa dipercaya atau tidak, kenali lewat tanda berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Pentingnya Quality Time Bersama Pasangan Setelah Punya Anak

Pernikahan dan memiliki anak seringkali membuat pasangan lupa menghabiskan waktu berdua. Memangnya, apa saja pentingnya quality time bersama pasangan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit

3 Kesalahan Komunikasi Dalam Rumah Tangga yang Tidak Boleh Terulang

Dalam pernikahan, komunikasi jadi pondasi utama. Oleh karena itu, hindari berbagai kesalahan komunikasi ini dalam pernikahan Anda agar hubungan tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertimbangan sebelum memutuskan bercerai

4 Hal yang Harus Menjadi Pertimbangan Sebelum Bercerai

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit
orang cerdas suka menyendiri

Orang Cerdas Suka Menyendiri dan Memiliki Sedikit Teman, Kenapa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . Waktu baca 4 menit
berubah demi pasangan

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 09/12/2019 . Waktu baca 3 menit
merusak hubungan sendiri

Selain Orang Luar, Ternyata Anda Juga Bisa Merusak Hubungan Asmara Sendiri

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/11/2019 . Waktu baca 5 menit