Apakah Seks Anal Bisa Bikin Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan terjadi ketika sel sperma membuah sel telur wanita dalam rahim lewat penetrasi penis ke vagina. Lantas, apa mungkin bisa hamil lewat seks anal yang notabene dilakukan lewat anus? Simak faktanya berikut ini.

Apa bisa hamil lewat seks anal?

Risiko kehamilan dari seks anal sebetulnya sangat kecil. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kehamilan hanya bisa terjadi ketika sperma berenang melalu lubang vagina untuk bertemu sel telur di dalam rahim. Ketika melakukan seks anal, air mani masuk ke dalam anus dan tidak masuk ke dalam organ reproduksi wanita sehingga tidak akan dapat bertemu dengan sel telur dan menyebabkan kehamilan.

Namun demikian, hamil lewat seks anal bukan berarti suatu hal yang mustahil. Jika ejakulasi dilakukan di luar lubang anus namun tetap berada di dekat vagina. Maka tetap ada kemungkinan air mani tumpah dan merembes masuk ke dalam lubang vagina. Ini bisa menyebabkan kehamilan. Pasalnya, jarak antara lubang anus dan lubang vagina sangat dekat.

Oleh karena itu, apapun gaya hubungan seks yang Anda lakukan bersama pasangan, selalu utamakan untuk berhubungan seks dengan aman. Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan dan/atau penularan penyakit kelamin.

Risiko melakukan seks lewat anus yang harus diketahui

Terlepas dari mungkin tidaknya hamil lewat seks anal, tetap ada sejumlah risiko kesehatan lainnya yang berkaitan dengan seks anal. Seks anal justru merupakan bentuk aktivitas seksual yang paling berisiko karena beberapa alasan berikut:

1. Anus tidak memiliki lubrikasi alami yang dimiliki vagina

Penetrasi dapat merobek jaringan bagian dalam anus, yang memungkinkan bakteri dan virus untuk memasuki aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV. Studi telah menunjukkan bahwa risiko anus terpapar HIV adalah 30 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan pasangan yang melakukan seks vaginal. Paparan human papillomavirus (HPV) juga dapat menyebabkan perkembangan kutil anus dan kanker anus. Menggunakan pelumas dapat sedikit membantu, namun tidak benar-benar mencegah robek.

2. Jaringan dalam anus tidak terlindungi seperti kulit di luar anus

Jaringan kulit terluar anus memiliki lapisan sel kulit mati yang berfungsi sebagai pelindung terhadap infeksi. Jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan alami ini, sehingga ia rentan robek dan mengalami penyebaran infeksi.

3. Anal seks rentan bikin kelamin kena bakteri

Bahkan jika kedua pasangan tidak memiliki infeksi atau penyakit menular seksual, bakteri normal di anus berpotensi untuk menginfeksi pasangan yang menerimanya. Mempraktikkan seks vaginal setelah melakukan seks lewat anus juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing dan infeksi pada vagina. Seks pada anus juga dapat membawa risiko lain. Seks oral dengan anus dapat membuat kedua pasangan berisiko untuk hepatitis, herpes, HPV, dan infeksi lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Agar lebih disayang pacar ada banyak cara yang kerap dilakukan, salah satunya rela berubah demi pasangan. Padahal, cara ini tidak disarankan lho.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 9 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit

4 Tips Membuat Pasangan Anda Merasa Spesial

Membuat pasangan merasa spesial tidak hanya dengan memberinya hadiah. Ada banyak caranya yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda. Yuk, simak tipsnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 4 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tanda Penting yang Menunjukkan Pasangan Anda Bisa Dipercaya

Menaruh kepercayaan pada pasangan jadi hal krusial dalam sebuah hubungan. Untuk tahu apakah pasangan bisa dipercaya atau tidak, kenali lewat tanda berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 September 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Marah

Pasangan yang "hobi" diam seribu bahasa saat sedang marah lama-lama membuat Anda gerah dan bingung harus bagaimana? Intip di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

waktu bercinta terbaik

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
berhubungan seks setelah operasi caesar

Berhubungan Seks Setelah Operasi Caesar, Wajarkah Bila Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi suami sibuk kerja

4 Hal yang Mesti Dilakukan Agar Hubungan Tetap Mesra Meski Pasangan Sibuk Bekerja

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit