Merasa Masa PDKT Lebih Indah Ketimbang Pacaran? Ini 5 Alasannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/04/2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang bilang kalau masa PDKT alias pendekatan, lebih indah dan menantang daripada saat sudah berpacaran. Ini sebabnya, banyak orang yang lebih memilih untuk bertahan di masa PDKT ketimbang melanjutkannya ke hubungan pacaran. Lantas, apa penyebabnya? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Berbagai penyebab masa PDKT lebih menarik daripada hubungan pacaran

Dilansir dari Men’s Health, menurut Damon L.Jacobs, seorang pakar hubungan sekaligus penulis Rational Relating: The Smart Way to Stay Sane in the World of Love, banyak orang yang lebih nyaman berkecimpung di masa PDKT daripada beranjak ke hubungan pacaran. Jacob mengatakan bahwa ada 5 hal penting yang menjadi penyebabnya, di antaranya sebagai berikut:

1. Anda selalu ingin hal baru

Pada awal-awal merasakan jatuh cinta, otak Anda akan melepaskan beberapa zat kimia sekaligus, di antaranya dopamin, adrenalin, epinefrin, dan norepinefrin. Semua hormon tersebut adalah hormon alami yang memicu rasa bahagia dan euforia dalam diri Anda.

Hormon-hormon tersebut kerap bermunculan saat Anda berada di masa PDKT dengan seseorang. Ini sebabnya, Anda akan terus mencari hal-hal baru agar hormon tersebut terus mengalir dalam diri Anda demi memasok rasa bahagia. Maka tak heran bila masa PDKT lebih berkesan dan menarik untuk sebagian besar orang.

Menurut Jacob, saat Anda beralih status menjadi hubungan pacaran, secara bersamaan kehadiran hormon ini cenderung menjadi kacau. Alhasil, rasa bahagia yang sebelumnya muncul akan perlahan menghilang. Bahkan lama-kelamaan, Anda akan merasa hubungan asmara memudar seiiring berjalannya waktu.

2. Jarang ada masalah saat PDKT

Kalau Anda lihat dari film-film romantis ala remaja masa kini, alur ceritanya sudah pasti seputar konflik percintaan dan keberhasilan dalam mengatasinya secara bersama-sama. Kebanyakan film berakhir dengan perasaan bahagia. Ya, sesederhana itu. Namun jangan salah, hal ini bisa memengaruhi jalan pikiran Anda.

Tidak banyak film yang menceritakan bagaimana dua orang yang menjalin hubungan asmara dapat mempertahankan kebersamaannya selama bertahun-tahun. Ini karena hubungan jangka panjang dinilai tidak terlalu menarik, penuh konflik, dan cenderung membosankan.

Masa PDKT jarang dipenuhi oleh konflik-konflik. Bagaimana tidak, Anda dan pujaan hati tidak menyandang status berpacaran. Lain halnya bila Anda dan si dia sudah berpacaran dan merasa saling mengikat sehingga rentan dipenuhi konflik.

Nah, ini bisa jadi salah satu penyebab mengapa masa PDKT lebih indah ketimbang hubungan pacaran. Takut jika setelah berpacaran nanti Anda dan pasangan malah sering dilanda konflik dan menjadi cepat bosan.

3. Masih ingin mencari orang baru

Keinginan untuk terus bertahan di dalam masa PDKT daripada move on ke hubungan pacaran bisa jadi karena Anda masih berada di fase pencarian. Ibarat peribahasa sambil menyelam minum air, Anda menjalin pendekatan dengan pujaan hati sembari mencari-cari sosok lain yang mungkin bisa melengkapi hidup Anda.

Sebenarnya, hal ini tidak salah untuk dilakukan selama Anda dan pasangan belum terikat dalam hubungan pernikahan yang mengharuskan setia satu sama lain.

Akan tetapi ingat, kebiasaan ini justru menyeret Anda pada bentuk perselingkuhan awal yang bisa berdampak pada hubungan asmara Anda ke depannya. Kalau Anda sudah cocok dengan si dia, untuk apa mencari yang baru?

hubungan asmara

4. Butuh perhatian, bukan orangnya

Tidak sedikit orang yang hanya memanfaatkan sebuah hubungan hanya untuk memenuhi hasrat emosionalnya saja. Artinya, bisa jadi selama ini Anda terlalu nyaman mendapatkan perhatian dan kasih sayang daripada kehadiran si dia.

Kalau sudah menjadi pacar, biasanya sekecil apapun permasalahan dalam hubungan dapat memengaruhi jumlah perhatian satu sama lain. Nah, bisa jadi Anda belum siap menjalin hubungan pacaran karena takut tidak mendapat perhatian dari pasangan Anda kelak. Alhasil, Anda memilih untuk berada di masa PDKT ketimbang berpacaran.

5. Belum siap untuk setia

Anggapan masa PDKT lebih indah daripada hubungan pacaran ini bisa muncul karena Anda belum siap untuk memberikan kasih sayang dan perhatian secara penuh hanya kepada pasangan. Selain itu, mungkin saja Anda juga belum siap untuk bekerja sama dengan pasangan dalam membangun hubungan asmara yang sehat.

Pada dasarnya, tidak ada yang salah dengan hal ini. Hal yang terpenting adalah mendiskusikan dan berkomunikasi seputar hubungan ini dengan pujaan hati Anda. Bicaralah dari hati ke hati untuk menentukan prioritas hubungan masing-masing.

Tanyakan lagi pada diri Anda, apakah Anda benar-benar menginginkan hubungan yang langgeng atau memang hanya ingin sebatas pendekatan yang itu-itu saja? Pertimbangkan lagi apakah usaha pendekatan ini akan sebanding dengan tujuan Anda berdua.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Katanya jarak antara cinta dan benci itu dekat, banyak juga yang bilang hati-hati jika cepat jatuh cinta karena bisa cepat juga untuk benci. Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Pro dan Kontra Menyimpan Rahasia dari Pasangan

Setiap orang pasti punya rahasia yang dipendam begitu dalam, tak seorang pun boleh tahu. Namun, apa jadinya jika kita menyimpan rahasia dari pasangan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/07/2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Kebanyakan orang harus dirangsang dan distimulasi dulu baru mencapai klimaks. Namun, ada juga yang bisa orgasme tanpa disentuh sama sekali. Kok bisa, sih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara, Fakta Unik 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Fenomena bucin alias budak cinta kini marak dibicarakan sebagai orang yang terlalu sayang dengan pasangannya. Begini penjelasan dari sisi psikologis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

seks infeksi saluran kencing pasangan

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
manfaat ginseng buat pria

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit
pijat prostat

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit