6 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tak bisa dipungkiri, seks memang nikmat dan menyenangkan. Oleh karenanya, Anda mungkin jadi lupa diri dan terbawa suasana setelah berhubungan intim. Menikmati momen-momen menyenangkan habis seks itu sah-sah saja, kok. Namun, jangan sampai Anda lupa melakukan enam hal wajib berikut ini setelah sesi panas bersama pasangan berakhir.

1. Minum air putih

Setelah berhubungan intim, tubuh akan kehilangan banyak cairan yang keluar lewat keringat. Selain itu, tenggorokan Anda mungkin terasa kering habis bercinta. Terutama kalau saat berhubungan seks Anda bernapas lewat mulut yang terbuka.

Jadi, selalu sediakan segelas air putih di sisi tempat tidur atau di mana pun Anda biasanya berhubungan seks. Air putih juga bisa membantu melancarkan peredaran darah. Hal ini baik untuk mencegah kram atau kesemutan setelah seks.

2. Bersihkan vagina dan penis

Jangan langsung tidur setelah seks, ya. Sebaiknya cuci dan bersihkan dulu organ intim Anda. Tak perlu sekalian mandi. Anda cukup membasuh penis atau vagina dengan air bersih. Membersihkan penis dan vagina setelah berhubungan intim berguna untuk mencegah infeksi bakteri atau ragi.

Pasalnya, ketika bercinta penis dan vagina mungkin terpapar berbagai jenis kuman, bakteri, dan kotoran dari berbagai hal. Misalnya tangan, pelumas, mainan seks, dan mulut. Namun, jangan pakai sabun antibakteri atau cairan pembersih kewanitaan. Bahan kimia dari pembersih-pembersih tersebut justru akan mengacaukan keseimbangan tingkat pH di area intim Anda. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi atau iritasi.

3. Lepas dan buang kondom dengan benar

Sehabis penetrasi atau kalau Anda sudah berejakulasi, segera lepas dan buang kondom. Jangan ditunda-tunda karena kondom bisa saja bocor atau terlepas dari penis. Bila tidak hati-hati, Anda berisiko menyebabkan kehamilan atau penularan penyakit kelamin.

Untuk melepas kondom, tahan pangkalnya sebelum ereksi hilang dan perlahan-lahan dorong sampai terlepas. Ingat, dorong ke depan supaya air mani tidak bocor keluar, jangan digulung ke depan. Setelah dilepas, bungkus dengan tisu dan buang ke tempat sampah.

4. Buang air kecil

Hal ini wajib dilakukan, khususnya bagi wanita. Buang air kecil setelah seks mampu mencegah infeksi saluran kencing. Ketika berhubungan seks, bukaan vagina mungkin terpapar bakteri dari anus, tangan, atau hal lainnya. Jika tidak segera dibersihkan, bakteri bisa pindah ke uretra (saluran kencing) melalui lubang kemih yang letaknya berdekatan dengan bukaan vagina. Nah, buang air kecil akan membasuh bakteri-bakteri tersebut keluar dari lubang kemih.

5. Mengonsumsi probiotik

Merasa lapar setelah berhubungan intim? Anda bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang kaya akan probiotik, misalnya yogurt. Probiotik berguna untuk menyeimbangkan kadar bakteri baik di vagina dan penis. Maka, area intim Anda pun akan tetap sehat dan terhindar dari infeksi bakteri jahat.

6. Bermesraan

Salah satu hal yang wajib dilakukan setelah berhubungan intim adalah bermesraan. Daripada langsung main hp, tidur, atau menonton televisi, sebaiknya manfaatkan momen romantis setelah seks untuk bercumbu dan berpelukan dengan pasangan. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin, bermesraan habis seks akan melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini membuat Anda merasa lebih nyaman dengan pasangan. Hubungan Anda pun jadi lebih mesra dan penuh kepercayaan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Bagi Anda yang memiliki mata minus, pasti ingin lepas dari ketergantunga kacamata atau lensa. Lalu apakah mungkin mengurangi mata minus? Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Seks yang sehat memang dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, Namun, baaimana jika pasangan menolak berhubungan seks? Simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit