Kapan Sebaiknya Jalani USG Transvaginal: Sebelum Atau Setelah Haid?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

USG transvaginal adalah metode pemeriksaan kondisi organ-organ reproduksi wanita dengan memasukkan stik probe sepanjang 2-3 inci ke dalam vagina. Probe tersebut akan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memunculkan gambar organ-organ dalam tubuh Anda pada layar monitor. USG transvaginal atau yang disebut juga dengan ultrasound endovaginal biasanya bertujuan memeriksakan kondisi ibu selama masa kehamilan. Namun, metode skrining ini juga mungkin perlu dilakukan bagi wanita yang belum hamil tapi punya kondisi medis tertentu. Siapa saja mereka, dan kapan sebaiknya menjalani USG transvaginal ketika sudah direkomendasikan dokter?

Siapa saja yang perlu USG transvaginal?

USG transvaginal adalah metode skrining untuk memeriksa seberapa baik kondisi organ reproduksi wanita, seperti vagina, rahim (uterus), saluran telur (tuba falopii), indung telur (ovarium), dan leher rahim (serviks) dalam menjalankan masing-masing fungsinya.

Sumber: Mom Junction

Umumnya, USG transvaginal dilakukan selama masa kehamilan untuk:

  • Memantau detak jantung janin.
  • Memeriksa kemungkinan perubahan pada rahim, yang berisiko menyebabkan komplikasi kehamilan.
  • Mendeteksi kemungkinan adanya kelainan plasenta.
  • Mendeteksi perdarahan abnormal.
  • Mendiagnosis risiko keguguran.
  • Membantu menentukan tanggal persalinan yang lebih akurat.
  • Mendeteksi kehamilan ektopik.

Selain untuk memeriksakan perkembangan kehamilan, beberapa fungsi utama ultrasound endovaginal yaitu:

  • Mendeteksi kondisi panggul atau perut yang abnormal.
  • Mendeteksi perdarahan vagina yang abnormal.
  • Mendeteksi nyeri panggul.
  • Mendeteksi adanya kista dalam organ reproduksi.
  • Memastikan pemasangan IUD sudah tepat.

USG transvaginal lebih direkomendasikan ketimbang skrining USG lewat area luar perut karena bisa mendapatkan akses yang lebih dekat dengan organ-organ yang diperiksa. Maka, gambar yang dihasilkan pun akan tampak lebih jelas dan akurat.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG transvaginal?

USG transvaginal umumnya dilakukan pada trimester awal kehamilan, atau lebih tepatnya sebelum usia kehamilan delapan minggu. Tujuannya tentu untuk memberikan informasi yang paling akurat mengenai perkembangan janin di awal masa kehamilan. Terlebih karena rahim masih berukuran kecil, yang membuatnya lebih sulit untuk dilihat lewat skrining dari luar tubuh.

Namun bagi wanita yang tidak hamil, USG transvaginal biasanya dilakukan saat fase ovulasi (masa subur). Pasalnya, selama masa subur organ reproduksi Anda sedang berada dalam kondisi yang cukup optimal. ini akan memudahkan dokter untuk mengamati adanya masalah di dalam saluran reproduksi wanita (misalnya tumbuhnya kista atau jaringan abnormal lain).

Yang terpenting, Anda tidak diperbolehkan memakai tampon atau pembalut selama skrining berlangsung. Di samping itu, baik pada saat hamil maupun tidak, dokter biasanya akan meminta Anda untuk mengisi atau bahkan mengosongkan kandung kemih dulu agar posisi usus lebih terangkat. Hal ini bertujuan memudahkan organ-organ panggul Anda terlihat dalam monitor.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebaiknya, Berapa Kali Ibu Hamil Harus USG?

USG adalah pemeriksaan yang mesti dilakukan rutin oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan sang janin. Jadi, berapa kali USG yang harus dilakukan saat hamil?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24/07/2019 . Waktu baca 5 menit

Beragam Hal yang Perlu Diperhatikan Ibu Jika Jarak Kehamilan Terlalu Dekat

Jarak antara dua kehamilan yang terlalu dekat bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan ibu dan janin. Inilah yang harus dilakukan oleh ibu hamil.

Ditinjau oleh: Nimas Mita Etika M
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25/06/2019 . Waktu baca 6 menit

4 Fungsi USG Transvaginal untuk Wanita Maupun Pria

Ternyata, fungsi USG transvaginal tak hanya untuk wanita saja tapi juga pria. Lantas, apa saja fungsi dan manfaat yang didapat dari pemeriksaan ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/04/2019 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Kelainan Pada Ibu dan Janin yang Bisa Dideteksi Lewat USG

Selain untuk memantau perkembangan janin, manfaat USG juga bisa mendeteksi kelainan pada organ reproduksi wanita, lho! Pelajari lebih jauh disini!

Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16/01/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pemeriksaan kehamilan pandemi covid-19

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 6 menit
periksa kehamilan pertama kali

Baru Mengetahui Positif Hamil, Kapan Ibu Harus Periksa ke Dokter?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2020 . Waktu baca 5 menit
usg 3d dan 4d

Setelah USG 2D, Perlukah Ibu Hamil Periksa USG 3D dan 4D?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25/10/2019 . Waktu baca 4 menit
detak jantung jenis kelamin bayi

Apakah Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui dari Detak Jantungnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/10/2019 . Waktu baca 3 menit