5 Tanaman Herbal Terbaik untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Disfungsi ereksi atau impotensi adalah salah satu masalah seksual yang paling sering dialami pria. Risiko impotensi akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Kebanyakan pria mengatasi disfungsi ereksi dengan minum obat kuat, seperti viagra. Meski begitu, pemakaian viagra yang berlebihan dapat membahayakan jantung. Salah satu cara alternatif yang menjadi favorit adalah dengan racikan tanaman herbal, yang dapat meredakan gejala disfungsi ereksi. Apa saja, dan benarkah aman? Berikut ulasannya.

Tanaman herbal untuk mengatasi disfungsi ereksi

Ginkgo

Ginkgo biloba merupakan salah satu tanaman herbal yang telah digunakan sejak lama untuk mengobati beberapa penyakit. Contohnya meliputi demensia, gangguan kecemasan, dan gangguan aliran darah ke otak. Ramuan ekstrak daun ginkgo biloba bisa membantu memperlancar aliran darah ke penis sehingga mengatasi disfungsi ereksi.

Namun konsultasikan dulu dengan dokter sebelum Anda menggunakan suplemen ginkgo. Ginkgo berisiko meningkatkan risiko perdarahan, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Risiko efek samping lainnya meliputi mual, sakit kepala, sakit perut, dan iritasi mulut.

Gingseng merah

Ginseng merah berguna untuk meningkatkan stamina, mendorong libido, dan meningkatkan fungsi seksual laki-laki.

Di dalam tubuh, ginseng merah meningkatkan kerja sistem dopamin di otak yang dipercaya memicu gairah seks. Selain itu, ginseng merah juga bekerja memperlancar aliran darah hingga mendapat ereksi yang maksimal.

Tanaman ini dianggap sebagai pengobatan yang aman untuk mengatasi disfungsi ereksi, namun sebaiknya hanya digunakan sebentar saja (6 sampai 8 minggu). Ginseng dapat berinteraksi negatif dengan alkohol, kafein, dan beberapa obat tertentu.Efek samping yang paling umum adalah insomnia. Konsultasikan lebih lanjut pada dokter jika Anda berencana menggunakannya.

L-arginine

L-arginine adalah sejenis asam amino yang mampu meningkatkan performa seksual. Bahkan L-arginine disebut-sebut sebagai pengganti viagra berkat cara kerjanya yang membantu membuat oksida nitrat. Keberadaan oksida nitrat dalam darah dapat melemaskan pembuluh darah untuk membantu ereksi dan penting untuk fungsi seksual yang sehat.

Efek samping yang mungkin terjadi adalah mual, diare, dan kram perut. Hindari minum suplemen L-arginine dengan Viagra, nitrat, atau obat tekanan darah tinggi.

Yohimbine

Yohimbine berasal dari kulit pohon cemara Afrika Barat. Selama 70 tahun terakhir, yohimbine telah digunakan sebagai pengobatan disfungsi ereksi karena dipercaya dapat mengaktifkan saraf penis agar lebih sensitif terhadap rangsangan dan sekaligus melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah menuju penis. Dua hal ini dapat membuat ereksi jadi lebih mudah dan tahan lama.

Suplemen kombinasi yohimbine dan L-arginine terbukti dapat mengatasi disfungsi ereksi. Yang perlu dicatat, efek peningkat adrenalin dari yohimbine dapat menyebabkan efek samping sakit kepala, berkeringat deras, hipertensi, insomnia. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi yohimbine, terutama jika Anda juga sedang menggunakan obat antidepresan atau stimulan.

Horny goat weed (epimedium)

Epimedium merupakan tanaman herbal asal negeri bambu Cina yang telah digunakan untuk mengurangi gejala disfungsi ereksi. Cara kerja tanaman ini belum diketahui pasti, namun peneliti berpendapat bahwa ekstrak epimedium mengubah kadar hormon tertentu dalam tubuh yang dapat meningkatkan gairah seksual Anda. Tak hanya untuk pria, obat ini juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit saat berhubungan seksual dan mencegah hilangnya gairah seks pada wanita.

Obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi jika Anda memiliki penyakit jantung, karena dapat memengaruhi fungsi jantung yang membuat detak jantung tidak teratur.

Hati-hati mengonsumsi obat herbal

Penting untuk dicatat bahwa penggunaan obat-obatan herbal secara rutin untuk mengobati disfungsi ereksi tidak direkomendasikan oleh banyak pakar kesehatan. Ini karena distribusi suplemen dan obat-obatan herbal tidak diatur seketat obat-obatan medis yang diresepkan dokter, baik oleh FDA US maupun BPOM RI. Artinya, kualitas, keamanan, efektivitas, dan risiko efek sampingnya dapat bervariasi. Anda juga tidak bisa benar-benar yakin tentang kebenaran dari bahan-bahan yang tercantum pada label kemasan produk.

Jika Anda ingin mencoba salah satu obat herbal di atas untuk mengatasi disfungsi ereksi, sebaiknya bicarakan dengan dokter terlebih dahulu. Salah-salah, konsumsi obat herbal dapat menyebabkan bentrokan interaksi dengan obat-obatan resep, terapi lainnya, atau tes medis yang mungkin Anda perlukan di kemudian hari.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengalahkan Viagra, Ini Khasiat Minyak Zaitun Sebagai Obat Impotensi Alami

Sampai saat ini, viagra menjadi obat impotensi yang diandalkan. Namun, nyatanya minyak zaitu, bisa jadi obat impotensi alami yang ampuh ketimbang viagra.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

6 Penyebab Penis Sakit yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

Penis sakit bisa terjadi karena berbagai penyebab. Bagian yang sakit pun bisa tepat di penis atau di sekitar penis. Lantas, kapan perlu ke dokter?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

5 Pengobatan yang Dipercaya Ampuh untuk Impotensi

Impotensi merupakan ketidakmampuan penis untuk melakukan ereksi secara optimal. Meski begitu, masih ada beberapa pengobatan impotensi yang bisa dicoba.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kenali Gejala Impotensi Sejak Dini, Plus Tipe-Tipe Pria yang Paling Berisiko Impoten

Impotensi adalah masalah seksual yang paling umum dialami pria usia matang. Lalu, apa saja gejala impotensi yang harus diwaspadai?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Direkomendasikan untuk Anda

air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
terapi hormon untuk pria

Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Terapi Hormon untuk Pria

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31/10/2019
mengatasi impotensi secara alami

Tak Harus dengan Viagra, Ini 6 Cara Mengatasi Impotensi Secara Alami

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 02/09/2019
fisik atlet COVID-19

Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi (Impotensi)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/09/2019