Bisakah Kita Orgasme Tanpa Harus Berhubungan Seks?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Orgasme masih sering dipandang sebagai satu-satunya gol dari hubungan seks yang hanya bisa dicapai lewat penetrasi penis. Padahal, orgasme tanpa seks bukanlah hal yang mustahil. Klimaks bisa saja diraih oleh pria maupun wanita dengan beragam cara tanpa harus memasukkan penis ke vagina, anus (seks anal), atau ke mulut (seks oral). Penasaran?

Cara orgasme tanpa seks penetrasi

Ada pasangan atau tidak, Anda bisa saja meraih orgasme tanpa seks lewat tiga cara tak terduga berikut ini:

1. Masturbasi

suka masturbasi

Masturbasi adalah cara yang jitu buat pria dan wanita untuk meraih orgasme tanpa seks penetrasi. Bahkan bagi wanita, masturbasi dengan cara merangsang klitoris lewat teknik ‘main jari’ (fingering) jauh lebih manjur mendatangkan klimaks ketimbang dengan penetrasi penis.

Kenapa klitoris? Klitoris merupakan area paling sensitif pada tubuh wanita yang dilengkapi oleh lebih dari 8 ribu ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rangsangan. Tidak lupa juga, masturbasi sambil merangsang area payudara, terutama puting, bisa membantu Anda lebih cepat orgasme tanpa berhubungan seks. 

Sementara untuk pria, sudah bukan rahasia lagi jika masturbasi menjadi salah satu cara tercepat mencapai klimaks. Sebagai alternatif, coba ganti gaya masturbasi monoton Anda yang hanya sambil duduk dengan tidur tengkurap dan gerak-gerakkan pinggul maju mundur menggesek kasur demi merangsang orgasme tanpa harus penetrasi ke dalam mainan seks

2. Mimpi basah

mencegah mimpi basah saat puasa

Baik pria dan wanita, yang masih lajang maupun sudah menikah, sama-sama bisa mengalami orgasme saat tidur. Ini biasa disebut sebagai mimpi basah. Mimpi basah biasanya merupakan reaksi alam bawah sadar yang tidak bisa Anda kendalikan, sama seperti mimpi biasa pada umumnya. Namun, banyak orang yang melaporkan mereka bisa mengingat mimpi basahnya hingga merasakan mencapai klimaks.

Anda juga bisa “menyetel” mimpi basah lewat teknik lucid dream alias mimpi sadar, yang membuat Anda punya kendali penuh terhadap alur mimpi Anda sendiri. Misalnya dengan membaca roman sensual, membayangkan imajinasi erotis, atau menonton film biru sebelum tidur. Namun, klimaks dalam mimpi tak selalu berarti Anda benar-benar orgasme di dunia nyata.

Jangan salah! Perempuan juga bisa mimpi basah. Faktanya, penelitian menunjukkan sebagian besar wanita pertama kali mimpi basah sebelum memasuki usia 21 tahun. Sebuah penelitian terbitan Journal of Sex Research pun menyatakan bahwa sekitar 37% wanita di usia kuliah melaporkan pernah setidaknya satu kali orgasme selama tidur. Menurut International Society for Sexual Medicine, wanita yang pernah sekali terbangun dari mimpi basah biasanya akan kembali lagi mengalaminya sebanyak 3-4 kali dalam setahun.

3. Olahraga

olahraga mengecilkan perut

Olahraga bisa menjadi salah satu cara yang manjur menjaga kebugaran tubuh sembari mencapai orgasme tanpa seks.

Dalam dunia medis, klimaks setelah olahraga disebut dengan coregasm. Kenikmatan ini bisa saja Anda rasakan setelah melatih dan menguatkan otot-otot inti tubuh Anda. Misalnya dengan rutin squat untuk wanita, sedangkan untuk pria latihan seperti pull up dan sit up. Jenis olahraga ini akan terus melatih otot-otot inti dan dasar panggul untuk berkontraksi kuat sehingga dapat memicu reaksi orgasme. Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati, ‘kan?

Baik pria maupun wanita sama-sama dapat spontan orgasme saat olahraga intens, tetapi memang tercatat lebih jarang terjadi pada pria.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit