Sebenarnya Konsultasi ke Psikolog Itu Seperti Apa, Sih?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/11/2017
Bagikan sekarang

Tidak semua orang terapi atau yang pergi konseling psikologi pasti bermasalah dengan kejiwaannya. Perlu diketahui, kalau tidak semua terapis atau konselor yang menangani masalah psikologi hanya terdiri satu jenis bidang. Ada beberapa terapis yang mengkhususkan dirinya pada gangguan kesehatan mental yang parah (seperti skizofrenia), terapis yang menangani masalah sehari-hari, terapis yang menangani dan mengelola stres, atau konselor yang mengatasi masalah hubungan. Sama seperti dokter spesialis, psikoterapis dapat membantu Anda dengan berbagai kebutuhan, masalah dan tujuan.

Apa yang biasanya dilakukan saat sesi konseling psikologi?

Tiap konselor, terapis, atau psikolog punya cara yang berbeda-beda untuk menangani masalah Anda. Pada awal konseling, biasanya terapis akan menanyakan beberapa pertanyaan ringan untuk mengenal Anda lebih dekat. Mulai dari apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda, apa yang membuat Anda pergi terapi, apa yang mengganggu hidup Anda, dan apa tujuan yang ingin Anda capai.

Pada saat konseling psikologis, terapis atau konselor akan mendengarkan dan mungkin mencatat beberapa hal yang Anda katakan, tapi tidak semua konselor akan mencatat. Anda tidak akan dikritik, diganggu, diinterupsi, atau dinilai saat Anda berbicara. Karena itu, Anda sebaiknya bercerita sejujurnya dan sebanyak-banyaknya soal diri Anda.

Curhatan dan percakapan Anda akan dijaga kerahasiaannya secara ketat. Di sinilah Anda bisa mengungkapkan apa yang Anda rasakan, secara jujur, gamblang, dan tanpa khawatir perkataan Anda akan menyakiti perasaan orang lain. Intinya, apa pun yang Anda mau, atau perlu katakan, semua akan baik-baik saja.

Kemudian, terapis biasanya akan menentukan pendekatan seperti apa yang terbaik untuk membantu Anda mencapai tujuan konseling. Dalam dunia psikologi, ada berbagai jenis pendekatan yang bisa dilakukan untuk membantu klien.

Yang paling populer antara lain adalah terapi kognitif dan perilaku (cognitive behavioral therapy atau CBT), terapi interpersonal, dan terapi psikoanalitik. Anda juga mungkin disarankan untuk ikut sesi terapi dalam kelompok.

Namun, pada dasarnya setiap jenis terapi ini mengharuskan Anda untuk membuka diri supaya bisa mendeteksi akar masalah (lewat curhat atau cerita ke terapis), mengelola emosi dan pandangan Anda soal akar masalah tersebut, baru kemudian terapis membantu Anda mencari jalan keluar. Baik itu dengan cara mengubah diri, menjauhkan diri dari sumber masalah, atau belajar teknik baru untuk mengendalikan emosi.

konsultasi psikologi

Beda psikolog, beda masalah, beda juga penanganannya

Setiap terapis, konselor, atau psikolog pasti punya cara yang berbeda untuk menangani masalah kliennya. Beberapa terapis atau psikolog mungkin akan menggabungkan terapi musik atau seni untuk mengatasi masalah Anda.

Ada juga yang menggabungkan latihan hipnoterapi, pembinaan hidup, meditasi, visualisasi, atau bermain peran untuk menyelesaikan masalah Anda. Hal ini akan terus berlanjut guna mencapai solusi dan tujuan untuk menghadapi tantangan yang Anda hadapi.

Bagaimana mencari psikolog atau konselor yang cocok?

Anda bisa menemukan psikolog, konselor, atau terapis yang cocok jika Anda bisa bersikap terbuka, nyaman dan bisa merasakan ada suatu perubahan yang baik setelah sesi konseling psikolog tersebut. Namun, jika Anda merasa tidak nyaman, atau merasa dihakimi, Anda mungkin perlu mencari orang lain yang bisa membantu Anda. Tidak apa untuk pergi ke beberapa tempat mencari terapis atau psikolog yang tepat.

Pergi ke konseling psikologi bisa membuat hidup lebih baik

Dengan melakukan sesi konseling atau terapi, hal ini cukup berharga untuk bisa membantu Anda memecahkan masalah, menetapkan dan mencapai tujuan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi atau menjaga tingkat emosi dan stres Anda tetap normal. Di mana dengan keseimbangan dari dalam diri Anda, ini bisa membantu Anda membangun kehidupan, karier, dan hubungan yang Anda inginkan.

Apakah semua orang membutuhkannya? Tidak juga. Namun, jika Anda penasaran dan merasa membutuhkannya, tidak usah sungkan dan malu dianggap bermasalah. Cobalah untuk membuat janji satu atau dua sesi untuk curhat atau meluapkan apa yang Anda rasakan dengan hidup. Dengan begitu, niscaya Anda akan memiliki cara untuk menghilangkan stres sesuai masalah, pemahaman diri, dan kebahagiaan jangka panjang untuk mendapatkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Itu Detoks Digital dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Beragam manfaat detoks digital mengarahkan Anda untuk memiliki hubungan lebih baik dengan. Namun, apa sebetulnya detoks digital itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Fenomena Kelulusan Pelajar dan Mahasiswa yang Dilewatkan Akibat Pandemi

Momen kelulusan pelajar dan mahasiswa harus dilewatkan saat pandemi COVID-19. Bagaimana hal ini berpengaruh pada kondisi psikologis mereka?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 13/05/2020

Bukan Sekadar Curhat, Ini Manfaat Layanan Konseling bagi Kesehatan Jiwa

Istilah ‘konseling’ masih identik dengan pasien gangguan kejiwaan dan ruang terapi yang kaku. Padahal, konseling memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
stres anak saat pandemi

Bagaimana Cara Membantu Anak Atasi Stres Saat Pandemi COVID-19?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
biblioterapi

Mengenal Biblioterapi, Terapi Baca Buku untuk Kesehatan Jiwa

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020