Sebenarnya Konsultasi ke Psikolog Itu Seperti Apa, Sih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 November 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak semua orang terapi atau yang pergi konseling psikologi pasti bermasalah dengan kejiwaannya. Perlu diketahui, kalau tidak semua terapis atau konselor yang menangani masalah psikologi hanya terdiri satu jenis bidang. Ada beberapa terapis yang mengkhususkan dirinya pada gangguan kesehatan mental yang parah (seperti skizofrenia), terapis yang menangani masalah sehari-hari, terapis yang menangani dan mengelola stres, atau konselor yang mengatasi masalah hubungan. Sama seperti dokter spesialis, psikoterapis dapat membantu Anda dengan berbagai kebutuhan, masalah dan tujuan.

Apa yang biasanya dilakukan saat sesi konseling psikologi?

Tiap konselor, terapis, atau psikolog punya cara yang berbeda-beda untuk menangani masalah Anda. Pada awal konseling, biasanya terapis akan menanyakan beberapa pertanyaan ringan untuk mengenal Anda lebih dekat. Mulai dari apa yang sedang terjadi dalam hidup Anda, apa yang membuat Anda pergi terapi, apa yang mengganggu hidup Anda, dan apa tujuan yang ingin Anda capai.

Pada saat konseling psikologis, terapis atau konselor akan mendengarkan dan mungkin mencatat beberapa hal yang Anda katakan, tapi tidak semua konselor akan mencatat. Anda tidak akan dikritik, diganggu, diinterupsi, atau dinilai saat Anda berbicara. Karena itu, Anda sebaiknya bercerita sejujurnya dan sebanyak-banyaknya soal diri Anda.

Curhatan dan percakapan Anda akan dijaga kerahasiaannya secara ketat. Di sinilah Anda bisa mengungkapkan apa yang Anda rasakan, secara jujur, gamblang, dan tanpa khawatir perkataan Anda akan menyakiti perasaan orang lain. Intinya, apa pun yang Anda mau, atau perlu katakan, semua akan baik-baik saja.

Kemudian, terapis biasanya akan menentukan pendekatan seperti apa yang terbaik untuk membantu Anda mencapai tujuan konseling. Dalam dunia psikologi, ada berbagai jenis pendekatan yang bisa dilakukan untuk membantu klien.

Yang paling populer antara lain adalah terapi kognitif dan perilaku (cognitive behavioral therapy atau CBT), terapi interpersonal, dan terapi psikoanalitik. Anda juga mungkin disarankan untuk ikut sesi terapi dalam kelompok.

Namun, pada dasarnya setiap jenis terapi ini mengharuskan Anda untuk membuka diri supaya bisa mendeteksi akar masalah (lewat curhat atau cerita ke terapis), mengelola emosi dan pandangan Anda soal akar masalah tersebut, baru kemudian terapis membantu Anda mencari jalan keluar. Baik itu dengan cara mengubah diri, menjauhkan diri dari sumber masalah, atau belajar teknik baru untuk mengendalikan emosi.

konsultasi psikologi

Beda psikolog, beda masalah, beda juga penanganannya

Setiap terapis, konselor, atau psikolog pasti punya cara yang berbeda untuk menangani masalah kliennya. Beberapa terapis atau psikolog mungkin akan menggabungkan terapi musik atau seni untuk mengatasi masalah Anda.

Ada juga yang menggabungkan latihan hipnoterapi, pembinaan hidup, meditasi, visualisasi, atau bermain peran untuk menyelesaikan masalah Anda. Hal ini akan terus berlanjut guna mencapai solusi dan tujuan untuk menghadapi tantangan yang Anda hadapi.

Bagaimana mencari psikolog atau konselor yang cocok?

Anda bisa menemukan psikolog, konselor, atau terapis yang cocok jika Anda bisa bersikap terbuka, nyaman dan bisa merasakan ada suatu perubahan yang baik setelah sesi konseling psikolog tersebut. Namun, jika Anda merasa tidak nyaman, atau merasa dihakimi, Anda mungkin perlu mencari orang lain yang bisa membantu Anda. Tidak apa untuk pergi ke beberapa tempat mencari terapis atau psikolog yang tepat.

Pergi ke konseling psikologi bisa membuat hidup lebih baik

Dengan melakukan sesi konseling atau terapi, hal ini cukup berharga untuk bisa membantu Anda memecahkan masalah, menetapkan dan mencapai tujuan, meningkatkan kemampuan berkomunikasi atau menjaga tingkat emosi dan stres Anda tetap normal. Di mana dengan keseimbangan dari dalam diri Anda, ini bisa membantu Anda membangun kehidupan, karier, dan hubungan yang Anda inginkan.

Apakah semua orang membutuhkannya? Tidak juga. Namun, jika Anda penasaran dan merasa membutuhkannya, tidak usah sungkan dan malu dianggap bermasalah. Cobalah untuk membuat janji satu atau dua sesi untuk curhat atau meluapkan apa yang Anda rasakan dengan hidup. Dengan begitu, niscaya Anda akan memiliki cara untuk menghilangkan stres sesuai masalah, pemahaman diri, dan kebahagiaan jangka panjang untuk mendapatkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit