Kiat Menerima Kekurangan Diri dan Membangun Body Image Positif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Menurut nationaleatingdisorders.org, body image (citra tubuh) adalah bagaimana seseorang melihat diri sendiri ketika ia berkaca atau ketika ia membayangkan dirinya dalam pikiran. Body image meliputi apa yang ia percaya tentang penampilannya (termasuk asumsi dan pandangan secara umum), bagaimana perasaannya mengenai tubuh sendiri (seperti tinggi, bentuk, dan berat badan), serta bagaimana ia merasakan dan mengontrol tubuhnya ketika bergerak.

Body image dalam ranah kedokteran dan psikologi ditujukan untuk orang yang memiliki kepercayaan, sikap emosional, dan persepsi akan tubuh mereka sendiri. Istilah ini biasa digunakan ketika mendiskusikan berbagai macam gangguan dan penyakit seperti gangguan dismorfik tubuh (gangguan mental yang terpaku pada kecacatan fisik yang sebenarnya tidak ada), gangguan kejujuran identitas tubuh, gangguan makan, dan somatoparaphrenia (penderita menyangkal memiliki seluruh anggota tubuhnya).

Semua orang memiliki body image terhadap penampilan fisiknya masing-masing. Tapi apakah body image yang Anda miliki positif atau negatif?

Ciri-ciri pemilik body image negatif

Orang yang memiliki body image negatif merasa bahwa penampilan mereka tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat, keluarga, teman, dan orang pada umumnya. Mereka memiliki perasaan minder ketika membandingkan diri dengan orang lain.

Biasanya, orang yang memiliki body image negatif memiliki pemikiran yang tidak realistis. Ketika mereka melihat dirinya di cermin, mereka akan melihat bagian tubuh mereka buruk rupa atau bahkan cacat/tidak normal. Padahal, kenyataannya anggota tubuh tersebut baik-baik saja.

Psikolog mengatakan bahwa memiliki pemikiran negatif tentang tubuh merupakan hal yang normal hingga tingkat tertentu. Namun, jika Anda selalu melihat diri Anda sendiri sebagai sesuatu yang negatif, dan persepsi Anda mengenai hal ini terus berlanjut, hal itu mungkin merupakan pertanda suatu masalah kejiwaan lain seperti gangguan dismorfik, somatoparaphrenia, dan lain-lain.

Contoh lain dari body image negatif adalah orang-orang yang merasa dirinya gemuk meskipun ia sebenarnya langsing. Para peneliti dari University of Illinois menemukan, jika wanita berbadan langsing dan kurus memiliki keyakinan bahwa mereka masih gemuk, mereka akan cenderung melakukan penurunan berat badan dengan cara yang tidak aman dibandingkan dengan mereka yang menilai berat badannya secara akurat. Peneliti dari Northwestern University juga melaporkan bahwa wanita yang terobsesi dengan lemak tubuh cenderung memiliki body image negatif.

Ciri-ciri pemilik body image positif

Jika Anda memiliki body image positif, Anda akan merasa senang ketika melihat tubuh Anda di cermin. Anda mungkin menyadari bahwa penampilan Anda masih tidak sesuai dengan standar yang disajikan di media, masyarakat, dan keluarga, tetapi Anda tetap merasa puas dengan apa yang dimiliki pada tubuh Anda.

Anda juga tidak memiliki keinginan untuk menjadi lebih kurus, lebih tinggi, atau mengubah fisik Anda dalam rangka mendapatkan citra yang positif. Karena, maksud dari body image positif itu sendiri adalah Anda merasa nyaman dengan tubuh yang Anda miliki saat ini, terlepas dari segala kekurangannya.

Memiliki kondisi yang sehat secara fisik merupakan pengaruh dari pandangan positif Anda terhadap tubuh Anda. Jika Anda tahu bahwa Anda dapat naik-turun tangga, mengangkat benda berat, berkebun, dan merasa bahwa diri Anda lincah, maka jauh lebih mungkin Anda memiliki body image positif. Sebuah studi di University of Florida menemukan bahwa latihan fisik sederhana dapat membuat seseorang merasa terlihat lebih baik.

Body image yang positif dipandang sebagai realitas individu melihat dirinya apa adanya. Mereka menerima bagian tubuh mereka yang tidak ideal, tetapi tetap senang dengan keadaan tubuhnya. Psikolog mengatakan bahwa perasaan dalam diri tidak harus dikaitkan dengan bagaimana kita melihat tubuh kita. Orang-orang yang menyadari hal ini cenderung merasa lebih baik tentang penampilan mereka.

Sebuah studi yang dilakukan di University of Arizona menemukan bahwa wanita yang memiliki dukungan keluarga yang tinggi dan memiliki sedikit tekanan untuk terlihat lebih kurus dan cantik memiliki body image yang lebih positif.

Bagaimana cara mengubah body image negatif menjadi positif?

Menciptakan body image positif dimulai dari menjalin hubungan baik dengan diri sendiri. Hal ini membutuhkan kepercayaan diri, sikap positif, dan kestabilan emosi.

1. Perbaiki kepercayaan diri

Rasa percaya diri akan muncul ketika Anda memiliki pandangan yang baik terhadap kepribadian Anda, dan menemukan bahwa orang lain juga merasa nyaman dengan diri Anda. Jadi, jika Anda masih menilai kepribadian secara negatif, mungkin Anda terlalu memikirkan bagaimana orang lain melihat diri kita.

Ingatkan diri Anda bahwa kecantikan yang sebenarnya tidak terlihat dari luar saja. Ketika Anda merasa nyaman tentang diri Anda dan siapa Anda, Anda akan membawa diri dengan penuh percaya diri dan membuat Anda berpikir bahwa cantik sebenarnya tidak berkaitan dengan tubuh yang seperti supermodel, namun berkaitan dengan hati dan pikiran. Lalu, kenakanlah pakaian favorit Anda, sehingga Anda akan mendapatkan kepercayaan diri yang lebih baik.

2. Tumbuhkan sikap positif

Sikap positif akan muncul ketika Anda menerima seluruh kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Harus Anda ketahui bahwa sikap negatif cenderung membuat Anda bersikap seperti seorang perfeksionis, senang membandingkan, dan sangat kritis atau menghakimi baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Sikap seperti itu merupakan karakteristik orang anoreksia dan orang dengan gangguan mental terhadap citra tubuh.

  • Perfeksionis dapat menciptakan perasaan negatif tentang tubuh Anda dan dapat menggagalkan keinginan Anda untuk menjadi lebih baik.
  • Senang membandingkan diri sendiri dan orang lain dapat meningkatkan penilaian diri yang negatif.
  • Menjadi sangat kritis atau menghakimi orang lain dapat meningkatkan kemungkinan Anda melakukan hal tersebut terhadap diri Anda sendiri.

3. Fokus pada bagian yang Anda suka

Anda harus menghargai apa yang tubuh Anda dapat lakukan seperti berlari, menari, bernapas, tertawa, dan sebagainya. Lihatlah tubuh Anda sebagai satu kesatuan, jangan hanya berfokus kepada salah satu anggota tubuh saja, dan tulis top-ten list yang Anda sukai dari diri Anda.

4. Kuatkan emosi saat menghadapi orang lain

Kestabilan emosi akan muncul ketika Anda mampu mempertahankan hubungan antara perasaan, pikiran, dan keinginan ketika Anda berbagi pengalaman dengan orang lain. Untuk memiliki body image positif, Anda harus mampu menjaga perasaan dalam menghadapi perkataan-perkataan negatif dari orang lain.

Caranya adalah, mulailah mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang positif. Hal itu akan mempermudah Anda merasa nyaman dengan diri Anda. Mereka akan memberikan dukungan terhadap diri Anda untuk mencintai diri Anda sendiri. 

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari

    Gejala-gejala berikut ini sering diabaikan dan dianggap normal, padahal ini adalah tanda jika Anda sedang mengalami stres.

    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Hidup Sehat, Psikologi 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

    Dari mulai rambut rontok hingga tekanan darah tinggi, semua bisa terjadi hanya gara-gara putus cinta. Mengapa patah hati menyebabkan gangguan kesehatan?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

    Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bahaya cyber bullying

    Benarkah Bahaya Cyber Bullying Bisa Memicu Bunuh Diri?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    menghadapi anak masturbasi

    Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    gerakan senam otak

    3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Tingkatkan Fokus dan Kreativitas

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    bullying pada remaja

    Tanda yang Muncul Jika Anak Anda Jadi Korban Bullying

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit