Penasaran Seperti Apa Bau Vagina yang Sehat? Ini Kata Para Ahli

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Vagina mungkin jadi salah satu anggota tubuh yang sering bikin Anda khawatir. Pasalnya, banyak wanita merasa segan atau malu bertanya ke dokter dan tenaga medis seputar kesehatan vagina. Padahal, layaknya anggota tubuh yang lain, Anda perlu mengenal vagina dengan baik. Salah satu cara untuk menilai kesehatan vagina adalah dengan mengenali bau vagina. Namun, pertama-tama Anda harus tahu dulu seperti apa bau vagina yang normal. Ini dia penjelasannya.

Seperti apa bau vagina yang normal?

Vagina yang normal dan sehat seharusnya tidak wangi layaknya bunga-bunga atau buah-buahan. Bau vagina juga seharusnya tak seperti obat atau bahan kimia. Tak ada bagian tubuh manusia mana pun yang mengeluarkan aroma harum karena memang tidak perlu.

Setiap vagina memiliki bau yang khas, berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Namun, pada dasarnya vagina mengeluarkan bau yang agak asam seperti cuka.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh spesialis kandungan dan kesehatan reproduksi dari WebMD, dr. Heather Rupe, aroma ini bahkan bisa tercium dari jarak kira-kira 30 sentimeter jauhnya. Tak perlu khawatir, hal ini normal dan seharusnya tidak menganggu Anda.

Mengapa vagina berbau agak asam?

Bau vagina yang asam datang dari koloni bakteri alami serta cairan yang diproduksi vagina. Koloni bakteri dan cairan ini bersifat asam, yaitu dengan pH normal 4,5. Keasaman area organ kewanitaan ini penting untuk mencegah infeksi bakteri atau virus. Justru jika keasamannya terganggu, vagina jadi lebih rentan terhadap bakteri jahat, virus, dan mikroorganisme lain penyebab penyakit.  

Namun, bau vagina bisa berubah-ubah seiring dengan siklus menstruasi wanita. Anda mungkin merasakan bau yang lebih kuat setelah selesai haid. Pada kebanyakan kasus, biasanya hal ini disebabkan oleh perubahan hormon atau sisa-sisa lapisan dinding rahim (endometrium) yang ikut luruh.  

Haruskah pakai sabun pembersih kewanitaan agar vagina harum?

Tidak, wanita tak perlu pakai sabun pembersih kewanitaan untuk menjaga vagina tetap segar. Perlu diingat, vagina adalah salah satu organ tubuh yang mandiri dan canggih. Vagina sudah punya sistem sendiri untuk membersihkan diri dari berbagai bakteri dan kuman. Selain itu, vagina juga mengandung banyak bakteri baik yang akan mencegah tumbuhnya bakteri jahat. Bakteri jahat inilah yang biasanya menyebabkan bau yang menyengat.

Sementara itu, sabun pembersih kewanitaan akan mengacaukan kadar keasaman (pH) alami vagina. Ini karena sabun kewanitaan tidak bisa membedakan mana bakteri baik dan jahat. Akibatnya, bau vagina justru tambah menyengat meskipun setelah mencuci vagina baunya memang jadi wangi seperti bunga-bungaan. Wangi tersebut hanya bersifat sementara saja.

Apa artinya jika vagina berbau menyengat?

Meskipun bau vagina normal agak asam, seharusnya baunya tidak sampai menyengat atau tak sedap. Seperti dijelaskan oleh dr. Mary Jane Minkin dari Yale University School of Medicine, vagina berbau menyengat disertai dengan cairan vagina berlebihan mungkin mengindikasikan infeksi bakteri atau infeksi ragi vagina. Anda juga bisa jadi mengidap penyakit kelamin seperti gonore atau klamidia. Maka, jika Anda mencurigai bau vagina yang menyengat seperti amis atau busuk, segera periksakan diri ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
seks infeksi saluran kencing pasangan

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit