Suplemen vs Makanan: Manakah Sumber Nutrisi yang Paling Baik?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pemenuhan nutrisi tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan suplemen. Namun, keduanya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan cara yang berbeda. Makanan memenuhi kebutuhan nutrisi bersama dengan berbagai komponen lainnya, sedangkan suplemen menyajikan nutrisi spesifik bergantung dengan jenis suplemen.

Dari segi nutrisi, perbedaan mendasar antara makanan dan suplemen adalah komposisi nutrisi yang terdapat dalam keduanya. Yang termasuk komposisi nutrisi adalah vitamin, mineral, bahan herbal, asam amino, dan komponen lainnya yang ditemukan dalam konsumsi pada umumnya seperti enzim. Suplemen adalah suatu produk yang dikonsumsi lewat mulut yang memiliki satu atau lebih komposisi nutrisi. Namun, suplemen bukanlah untuk mengganti makanan atau bahan makanan. Pada makanan kemasan terdapat label informasi nilai gizi, sedang suplemen memiliki label informasi komposisi suplemen.

Plus minus suplemen vs makanan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi

Karena keduanya memiliki cara yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Makanan

Plus – Kandungan nutrisi makanan memiliki kombinasi yang lebih banyak dan memiliki fungsi yang lebih baik dibandingkan dengan suplemen. Hal ini disebabkan karena makanan utuh mengandung berbagai campuran nutrisi, disertai dengan substansi lainnya yang membantu dalam menjaga kesehatan, seperti serat, antioksidan, dan zat kimia tumbuhan (phytochemicals). Kandungan nutrisi yang diperoleh dari makanan utuh tidak hanya berfungsi dalam pertumbuhan, memperbaiki sel yang rusak, menyediakan energi, dan imunitas, tetapi juga berfungsi sebagai komponen yang mengurangi risiko penyakit. Terlebih beberapa nutrisi seperti kalsium pada makanan utuh lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang bersumber dari suplemen.

Minus – Kandungan nutrisi seimbang dari bermacam sumber pada makanan utuh tidak selalu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Dalam beberapa kondisi tertentu, tubuh kita membutuhkan jumlah nutrisi spesifik yang lebih dari yang lainnya. Misalnya saat menjalani kehamilan atau mengalami perdarahan berlebih saat menstruasi, tubuh memerlukan asupan zat besi yang lebih banyak dibandingkan asupan yang diperoleh hanya bersumber dari makanan. Makanan utuh juga belum tentu dapat memenuhi jumlah nutrisi dengan batas kecukupan minimal seperti pada wanita hamil yang memerlukan 400 mikrogram folat dan vitamin B untuk memenuhi kebutuhan perkembangan bayi. Terlebih lagi jika seseorang sedang menjalani diet dan menghindari jenis makanan tertentu, maka makanan yang ia konsumsi kemungkinan memiliki kekurangan nutrisi yang penting tubuh.

Suplemen

Plus – Kelebihan utama dari suplemen berkaitan dengan memenuhi asupan nutrisi yang tidak dapat dipenuhi oleh makanan utuh. Suplemen juga dapat membantu dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi spesifik yang diperlukan oleh seseorang dengan kondisi kesehatan tertentu. Misalnya, suplementasi protein untuk meningkatkan berat badan dan membantu pertumbuhan tinggi badan pada anak dengan pertumbuhan terlambat.

Minus – Konsumsi suplemen dapat berbahaya jika seseorang tidak memiliki kebutuhan akan nutrisi tertentu sehingga dapat menyebabkan pola asupan nutrisi berlebih yang dapat menyebabkan efek toksik bagi kesehatan. Misalnya kelebihan vitamin D dapat merusak ginjal atau konsumsi minyak ikan berlebih dapat memicu penyakit stroke disertai dengan perdarahan.

Beberapa suplemen memiliki efek samping setelah pemakaian, terlebih lagi apabila dikonsumsi pada seseorang dengan kondisi status kesehatan tertentu atau dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu. Selain itu, banyak dari efek samping asupan nutrisi dari suplemen terhadap ibu hamil dan anak-anak yang belum diketahui. Maka jika seseorang memerlukan suplemen nutrisi tertentu dengan dosis tinggi sebaiknya dikonsumsi dibawah pengawasan tenaga kesehatan profesional.

Konsumsi makanan terlebih dahulu, lalu konsumsi suplemen jika diperlukan

Meskipun suplemen dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang kurang, namun suplemen tidak dapat menggantikan manfaat dari konsumsi makanan utuh. Kebutuhan nutrisi akan lebih baik dipenuhi dengan mengonsumsi makanan utuh, karena dalam makanan utuh terdapat banyak serat dan zat kimia tumbuhan lainnya yang dapat bersinergi dengan nutrisi makanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan seseorang.

Yang perlu dipertimbangkan sebelum mengonsumsi suplemen

Sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen, sebaiknya Anda mempertimbangkan hal berikut:

  1. Jika Anda ingin memenuhi kebutuhan nutrisi, pertimbangkan makanan bergizi terlebih dahulu. Ikutilah pedoman gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda.
  2. Perhatikan kelompok nutrisi apa yang mungkin Anda lewatkan dan pahami bagaimana cara pemenuhannya.
  3. Konsumsi multivitamin masih lebih baik dibandingkan konsumsi suplemen nutrisi spesifik. Pilihlah multivitamin yang memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
  4. Jika Anda merasa kebiasaan pola makan Anda tidak sehat atau tidak mencukupi nutrisi, konsumsi suplemen bukanlah jawabannya. Nutrisi tetap harus diperoleh dari makanan yang sehat.
  5. Patuhilah aturan konsumsi suplemen, terutama batas asupan maksimal. Konsumsi nutrisi yang melebihi kebutuhan akan menyebabkan gejala keracunan dengan mudah.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah saat ini Anda sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah Anda rutin menjadwalkan untuk olahraga? Jika ya, berhasilkah cara Anda? Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan ...

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Asupan makanan yang baik tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik saja, namun juga kesehatan mental. Simak makan terbaik untuk kesehatan jiwa di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta sarapan bubur ayam

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
resep rumput laut sehat dan enak

3 Resep Olahan Rumput Laut yang Sehat dan Lezat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 30 November 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat tempe

5 Manfaat Makan Tempe Bagi Kesehatan

Ditulis oleh: Gadis Rima Astari
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Quinoa, Makanan Super yang Penuh Gizi

Ditulis oleh: dr. Anastasia Shinta
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 4 menit