Bagaimana Cara Mengatasi Gizi Kurang Pada Orang Dewasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gizi kurang adalah kondisi saat seseorang tidak mendapatkan zat gizi dengan cukup sesuai kebutuhannya. Lantas, bagaimana mengatasinya? Dari mana juga bisa tahu kalau orang yang di dalam mengalami kurang gizi? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa tandanya orang dewasa kurang gizi?

  • Kurang nafsu makan atau tidak minat terhadap makanan
  • Kelelahan
  • Kurus
  • Mudah tersinggung
  • Sulit berkonsentrasi
  • Selalu merasa dingin
  • Kehilangan lemak, massa otot (berat badan menyusut)
  • Lebih sering sakit dan lebih lama sembuh
  • Depresi
  • Kelelahan terus menerus

Dalam kondisi yang lebih parah, napas menjadi sesak, muka pucat, kulit sangat kering, rambut kering, dan mudah rontok

Kenapa orang dewasa bisa mengalami kekurangan gizi?

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kurang gizi. Di antaranya adalah:

  • Asupan makanan yang terlalu sedikit dalam jangka waktu panjang.
  • Adanya gangguan psikologis yang memengaruhi kemampuan makan (misalnya anoreksia nervosa).
  • Adanya masalah kesehatan, seperti ada masalah pencernaan yang bisa memengaruhi kemampuan makan atau akibat efek samping kemoterapi pada pasien kanker.

Cara mengatasi gizi kurang pada orang dewasa

Pada dasarnya, penanganan kurang gizi akan berbeda-beda dari satu orang dengan orang lainnya. Ini semua tergantung pada keparahan yang dialami, dan penyakit penyerta (komplikasi) juga yang timbul.

Ahli gizi biasanya akan memberikan rencana penanganan yang sangat spesifik untuk tiap orangnya.

Perubahan pola makan adalah intervensi atau solusi paling utama yang diberikan oleh ahli gizi. Jika Anda kurang gizi, maka akan diminta untuk meningkatkan jumlah makanan bergizi dalam diet Anda, atau menggunakan suplemen tertentu.

Ada beberapa perubahan pola makan yang harus Anda perhatikan:

  • Makan makanan yang lengkap mengandung kalori serta bergizi, bukan hanya tinggi kalori saja.
  • Makan sedikit-sedikit tapi sering.
  • Makan snack di antara waktu makan besar.
  • Minum minuman yang juga mengandung kalori.

Jika kondisi Anda memang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi secara oral (melalui mulut), Anda mungkin akan diberikan:

  • Tabung kecil sebagai saluran untuk memasukan zat gizi langsung ke sistem pencernaan. Ini disebut juga dengan proses nasogastric tube. Tabung ini bisa dipasang di perut atau usus.
  • Infus untuk memberikan zat gizi dan cairan langsung ke pembuluh darah.

Setelah diberikan program khusus, biasanya akan dilakukan monitoring lagi untuk melihat kemajuan berat badan dan kemampuan makannya. Pemantauan rutin dapat membantu memastikan bahwa asupan kalori dan zat gizinya sudah tepat atau belum.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Ampuh Menurunkan Berat Badan dengan Pola Makan Vegan?

Diet vegan bisa menjadi pertimbangan tersendiri untuk membantu menurunkan berat badan. Namun, sebenarnya ampuh atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 14 September 2019 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Makan Mie Shirataki Bisa Menurunkan Berat Badan?

Mie shirataki disebut-sebut bisa membantu untuk mendukung program diet penurunan berat badan. Namun, apakah sehat untuk dilakukan secara rutin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 7 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Berat Badan Kurang (Underweight) Pada Anak, Bagaimana Mengetahuinya?

Berat badan anak kurang (underweight) merupakan kondisi yang cukup umum terjadi di usia anak-anak. Pahami lebih lanjut mengenai anak underweight di sini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Anak, Parenting 17 Mei 2019 . Waktu baca 8 menit

Diet DEBM Turunkan 2 Kg Dalam Seminggu, Apa Sehat? Cek Faktanya di Sini!

Diet DEBM mengklaim dapat menurunkan berat badan hingga 2 kilogram hanya dalam seminggu. Cara kerja diet ini mirip diet keto, tapi apa aman?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 9 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
marasmus

Mengenal Marasmus, Masalah Gizi Penyebab Kematian Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 1 April 2020 . Waktu baca 14 menit
olahraga turun berat badan / olahraga rutin

Olahraga Rutin, Benarkah Bisa Lebih Cepat Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 3 November 2019 . Waktu baca 5 menit
refeeding syndrome

Mengenal Refeeding Syndrome, Kondisi Fatal yang Mengintai Pasien Kurang Gizi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit