Panduan Menu Diet Mayo yang Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernah mendengar tentang diet mayo? Diet ini belakangan sudah tenar sebagai diet yang dapat diandalkan untuk menurunkan berat badan. Pertama kali, diet mayo dikembangkan oleh Mayo Clinic di Amerika Serikat, sehingga diet ini dikenal dengan nama diet mayo. Tertarik untuk mencoba diet ini? Jangan sembarangan! Sebaiknya ikuti panduan menu diet mayo berikut ini.

Apa itu diet mayo?

Diet mayo sebenarnya bukan hanya sekadar diet, bukan hanya membatasi asupan makanan Anda. Mayo Clinic mengembangkan diet ini juga untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat. Yang dilakukan pada diet ini tidak terbatas soal makanan, tetapi juga tentang aktivitas fisik. Memang, teorinya adalah energi yang keluar dan masuk harus seimbang untuk mendapatkan berat badan yang sehat.

Jadi, dengan melakukan diet mayo, Anda diharapkan untuk menerapkan pola hidup seimbang. Jika Anda melakukan diet ini dengan benar, maka Anda dapat mempertahankan kebiasaan pola hidup sehat Anda.

Bagaimana aturan diet mayo?

Diet mayo yang dikenal sekarang ini dilakukan dengan cara membatasi asupan garam dan karbohidrat. Tapi, sebenarnya bukan itu saja yang harus diperhatikan saat melakukan diet mayo. Diet mayo lebih mengedepankan kepada:

  • Jumlah kalori yang harus masuk ke tubuh Anda tergantung pada kebutuhan kalori dan tujuan diet Anda. Berkisar antara 1200-1800 kalori per hari, tidak kurang dari ini! Tergantung dari jenis kelamin dan berat awal Anda.
  • Banyak makan sayur dan buah sehingga membuat Anda kenyang dengan kalori minimal. Sayuran dan buah merupakan dasar dari diet mayo ini.
  • Membatasi asupan garam. Asupan garam yang sedikit dapat meningkatkan keluarnya air dalam tubuh sehingga berat badan Anda berkurang. Perlu Anda ketahui bahwa garam dapat mengikat air dalam tubuh. Anda juga harus menghindari makanan dengan kandungan garam tersembunyi, biasanya dalam makanan olahan.
  • Membatasi asupan gula
  • Perbanyak asupan protein. Protein juga dapat membuat Anda lebih merasa kenyang setelah makan sehingga Anda tidak makan berlebihan
  • Batasi asupan lemak. Seperti yang Anda ketahui, terlalu banyak asupan lemak menyebabkan kenaikan berat badan. Untuk itu, menu diet mayo biasanya berisi makanan yang dikukus atau direbus.

Menu diet mayo untuk 5 hari

Ingat, diet mayo yang sebenarnya tidak terpaku hanya pada pembatasan garam. Diet mayo yang sebenarnya mengedepankan diet gizi seimbang. Untuk lebih memudahkan Anda untuk menerapkan diet mayo, berikut ini merupakan contoh menu-menu untuk menjalankan diet mayo.

Menu diet mayo hari ke-1

  • Sarapan: Teh atau kopi dengan gula, jangan ditambahkan susu
  • Makan siang: ayam kukus tanpa kulit dengan tambahan sedikit garam, sayuran rebus (seperti wortel, brokoli, jagung), dan kentang tumbuk (mashed potato)
  • Makan malam: daging tanpa lemak, sayur bayam, ditambah buah

Menu diet mayo hari ke-2

  • Sarapan: Jus buah dengan gula, jangan ditambah susu
  • Makan siang: pepes ikan, tahu-tempe bacem, urap
  • Makan malam: salad sayur ditambah makaroni, pakai minyak zaitun agar lebih sehat

Menu diet mayo hari ke-3

  • Sarapan: Roti dengan telur, boleh ditambahkan sedikit mentega
  • Makan siang: daging panggang dan sayuran, dan jagung
  • Makan malam: salad buah ditambah yogurt

Menu diet mayo hari ke-4

  • Sarapan: Roti bakar dengan selai, boleh ditambahkan sedikit mentega
  • Makan siang: bola-bola daging, kentang, dan sayuran
  • Makan malam: telur rebus ditambah keju dan wortel, semangkuk buah

Menu diet mayo hari ke-5

  • Sarapan: Jus buah dengan gula, jangan ditambah susu
  • Makan siang: dada ayam rebus ditambah sayuran, dan buah
  • Makan malam: roti dan telur, ditambah sayuran

Anda bisa mengulang menunya kembali atau mengganti menu sesuai kreativitas Anda. Yang terpenting kedepankan makan sayur dan buah setiap hari. Sesuaikan dengan panduan diet mayo di atas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit