Manfaat dan Risiko Menjalani Diet Keto

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Pernah mendengar istilah diet ketogenik? Diet yang juga sering disebut sebagai diet keto ini tergolong diet yang cukup ekstrem dan dipromosikan sebagai diet yang hanya membutuhkan waktu singkat. Namun, apakah diet keto aman atau berbahaya?

Apa itu diet ketogenik?

Diet keto adalah diet yang menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Apabila konsumsi lemak normal adalah sekitar 20-30%, diet ketogenik menganjurkan asupan lemak mencapai 60-70%.

Beberapa pihak yang mendukung metode ini mengatakan diet ketogenik dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat dan memberikan energi yang lebih. Namun di sisi lain, pihak yang tidak setuju mengatakan bahwa metode ini merupakan cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan.

Kenapa disebut keto?

Diet keto merupakan diet yang membatasi konsumsi karbohidrat secara ketat, dengan tujuan membuat tubuh jatuh dalam keadaan ketosis. Dalam keadaan normal, ketosis terjadi saat seseorang tidak mengonsumsi karbo atau mengonsumsi sedikit sekali karbohidrat. Kekurangan karbohidrat membuat kadar glukosa turun dalam tubuh, sehingga tubuh mulai memecah lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi. Hal ini membuat hasil pemecahan lemak yang disebut keton menumpuk dalam tubuh.

Ketosis sebenarnya merupakan bentuk ringan dari ketoasidosis. Ketoasidosis biasanya menyerang penderita diabetes tipe 1, dan merupakan penyebab kematian utama pada penderita diabetes di bawah usia 24 tahun. Namun, terlepas dari fakta ini, beberapa ahli mengatakan bahwa keadaan ketosis tidaklah berbahaya. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa diet ketogenik dapat dikatakan aman bagi penderita obesitas atau orang yang kelebihan berat badan.

Manfaat diet ketogenik

Diet keto pertama kali diperkenalkan oleh dr. Gianfranco Cappello, seorang profesor dari Universitas Sapienza di Italia. Dalam penelitiannya, sebanyak lebih dari 19.000 peserta diet keto mengalami penurunan berat badan yang cepat dengan efek samping yang minimal. Selain itu, kebanyakan peserta juga tidak mengalami kenaikan berat badan yang signifikan setelah satu tahun.

Menurut laporan penelitiannya, rata-rata peserta mengalami penurunan berat sebear 10,2 kg setelah 2.5 siklus diet ketogenik. Capello menyimpulkan bahwa metode diet ini merupakan cara yang baik untuk menurunkan berat badan pada penderita obesitas dengan efek samping seperti kelelahan yang minimal.

Rudy mawer, seorang ahli nutrisi dalam bidang olahraga, menambahkan bahwa terdapat banyak keuntungan dari metode ini. Salah satunya adalah hasilnya yang cepat. Selain itu, diet ketogenik memiliki konsep yang sederhana yaitu dengan mengeliminasi satu golongan makanan (karbohidrat), membuat semua orang mudah memahaminya. Diet ini juga membuat seseorang merasa kenyang walau mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih sedikit.

Disisi lain, Bette Klein, seorang ahli nutrisi di Cleveland Clinic Children’s Hospital memanfaatkan metode ini untuk meringankan gejala epilepsi pada anak. Ia menyatakan bahwa diet ini efektif diterapkan pada anak yang tidak mempan diterapi dengan dua jenis obat anti-epilepsi. Sekitar 50% anak yang menjalani diet ini mengalami penurunan frekuensi kejang. Akan tetapi, sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan hal ini terjadi.

Kekurangan diet keto

Lisa Cimperman, seorang ahli nutrisi dari Cleveland, kurang setuju terhadap diet jenis ini. Beliau menjelaskan bahwa berat yang berkurang saat seseorang menjalani diet ketogenik adalah berat air dalam tubuh. Saat tubuh masuk ke dalam keadaan ketosis, seseorang akan segera kehilangan massa otot dan menjadi sangat kelelahan.

Singkatnya, pada fase ini, seseorang akan masuk ke dalam fase kelaparan. Dan saat seseorang berada pada fase kelaparan, maka orang tersebut cenderung akan lebih sulit kehilangan berat badan

Ahli nutrisi lain mengatakan bahwa diet ini harus dikontrol ketat oleh tenaga medis dan hanya boleh dilakukan dalam waktu yang singkat. Menurutnya, metode ini hanya boleh dilakukan pada kasus yang ekstrem dan lebih banyak memberi kerugian daripada keuntungan apabila diterapkan pada populasi kebanyakan. Diet ketogenik dapat merusak otot, termasuk otot jantung. Ia berpendapat bahwa masih banyak metode diet lain yang lebih menguntungkan.

Jangan terobsesi terhadap angka pada timbangan

Pada akhirnya, tidak ada cara yang instan untuk menurunkan berat badan secara sehat. Saat Anda menerapkan sebuah program diet tertentu, maka tanyakan tiga hal berikut: Apakah metode tersebut baik untuk jangka panjang? Apakah metode tersebut melibatkan olahraga? Apakah metode tersebut baik untuk kesehatan Anda di masa mendatang?

Jika jawabannya tidak, maka Anda harus berhati-hati. Pada intinya, sayangilah tubuh Anda dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan melakukan aktivitas fisik seperti berlari, jogging, atau bersepeda. Ingat, tidak ada yang instan dalam hal diet sehat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Di antara silaturahmi dan makan di banyak rumah, dikelilingi sajian Lebaran penuh lemak dan kolesterol, kita bisa tetap menjalaninya dengan sehat, lho.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 21/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diet south beach

Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
manfaat serat kenapa penting

Kenapa Penting Makan Makanan Berserat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
turun berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
karbohidrat untuk diet

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020