Daftar Makanan Olahan yang Sehat dan yang Harus Dihindari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan olahan sudah menjadi salah satu alternatif sajian yang banyak dibutuhkan masyarakat saat ini. Makanan olahan yang dijual di pasaran ini adalah jenis makanan yang telah diubah dari bentuk alaminya dan mengalami proses tertentu.

Tidak dipungkiri juga, kalau makanan ini berarti sudah dicampur dengan tambahan-tambahan bumbu atau zat lain yang membuat makanan ini awet dan lebih mudah untuk dinikmati. Pastinya, tidak semuanya sehat. Tapi, ternyata ada juga yang baik jika dikonsumsi. Apa saja makanan tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

Berbagai makanan olahan yang sehat

1. Yoghurt

Ya, yoghurt adalah salah satu produk olahan. Minuman ini diolah sedemikian rupa dari susu, dan akhirnya bermanfaat bagi kesehatan pencernaan tubuh. Tapi, baiknya sebelum membeli yoghurt, lihat dulu kandungan gula yang tertera dalam label kemasan. Kadar gula yang baik adalah kurang dari 18 gram per kemasan.

2. Popcorn

Makan olahan satu ini sepertinya banyak difavoritkan untuk menu camilan diet. Popcorn atau berondong jagung terbuat dari biji gandum sehat yang mengandung nutrisi vitamin, mineral serta protein yang baik untuk tubuh. Popcorn biasanya hanya menggunakan biji jagung, garam dan minyak dalam proses pembuatannya. Sehingga, baik untuk dinikmati sebagai camilan yang sehat.

3. Makanan olahan kacang

Kacang yang diolah menjadi selai adalah salah satu dari berbagai makanan olahan yang baik buat dikonsumsi. Selai kacang mengandung vitamin, mineral, kandungan lemak tak jenuh yang sehat bagi tubuh, tinggi antioksidan, mengandung zat kalium dan pitosterol yang membantu mempertahankan tekanan darah yang sehat. Kandungan pada selai kacang juga didapuk menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Produk pasta berbahan dasar gandum

Banyak ditemukan pasta instan berbahan gandum yang dijual di pasaran sana. Pasta gandum ini baik, kok, jika Anda kombinasikan juga memasaknya dengan bahan-bahan segar, ditambah menggunakan minyak zaitun. Pasta berbahan gandum mengandung kaya protein, vitamin A, dan vitamin B yang baik untuk dikonsumsi.

Makanan olahan yang sebaiknya dihindari

1. Bacon atau daging asap

Bacon atau daging asap merupakan salah satu makanan olahan yang mengandung natrium tingkat tinggi. Tubuh yang menyerap natrium tersebut akan menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi. Selain itu, dalam daging asap kalengan, terdapat senyawa karsinogen dalam pengawetnya, sehingga dikhawatirkan menyebabkan kanker pada orang yang suka mengonsumsinya.

2. Biskuit granola

Nyatanya, granola yang selama ini disanjung menjadi makanan sehat rendah kalori, tidak terlalu baik jika dimakan secara berlebihan. Mengapa?

Meski granola terbuat dari oatmeal kering serta topping sehat lainnya, nyatanya granola juga memiliki kandungan karbohidrat yang banyak. Selain itu, pada makanan olahan ini terdapat kandungan gula tambahan yang cukup berahaya untuk kadar glukosa tubuh. Biskuit granola juga dinyatakan tidak bisa memuaskan rasa kenyang yang lebih lama.

3. Mie instan

Mie instan digadang-gadang menjadi salah satu penemuan terbaik di dunia. Tapi nyatanya, mie instan sarat akan kandungan sodium yang melimpah. Satu bungkus mie instan (dan bumbu-bumbunya) mengandung 2000 mg kandungan sodium, sedangkan tubuh hanya butuh 500 mg perharinya.

Selain itu, mie instan tidak mengandung cukup nutrisi di dalamnnya. Jika tubuh menyerap sodium lebih banyak, akan menimbulkan kondisi kesehatan yang buruk bagi tubuh Anda, seperti tekanan darah tinggi yang berujung pada stroke.

4. Margarin

Margarin merupakan hasil berbagai makanan olahan yang dianggap sebagai alternatif pengganti mentega. Namun, margarin memiliki kandungan lemak trans. Lemak trans ini meningkatkan “kolesterol jahat” alias LDL, dan meningkatkan kemungkinan Anda terkena penyakit jantung. Lemak trans pada margarin juga menurunkan “kolesterol baik” alias HDL.

Kadar kolestrol LDL yang tinggi dikombinasikan dengan kadar HDL yang rendah meningkatkan risiko penyakit jantung, penyebab utama kematian pada pria dan wanita, serta terkait dengan risiko tinggi terhadap diabetes tipe 2.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit