Mengulik Serba-Serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak cara yang dapat ditempuh demi menurunkan berat badan, salah satunya adalah menjalani diet untuk membatasi konsumsi makanan tertentu. Kini, Anda tak perlu kebingungan untuk menyusun pola makan karena sudah banyak jenis diet dengan berbagai metode berbeda yang bisa Anda pilih. Salah satu jenis diet yang paling populer adalah diet south beach. Seperti apakah pola diet yang harus dijalani pada diet ini?

Apa itu diet south beach?

diet south beach
Sumber: South Beach Diet

Sempat ramai dibicarakan belakangan ini, sebenarnya diet south beach sudah ada sejak pertengahan tahun 90-an. Diet ini dicetuskan oleh seorang ahli jantung bernama Arthur Agatston, MD. Awalnya, diet ini dibuat sebagai program menurunkan kadar kolesterol dan insulin pasiennya yang menderita penyakit jantung.

Diet ini mulai dijalani oleh banyak orang tatkala ia mengeluarkan buku pertamanya yang bertajuk “The South Beach Diet: The Delicious, Doctor Designed, Foolproof Plan for Fast and Healthy Weight Loss” pada tahun 2003.

Hampir serupa dengan diet Atkins, pola yang ditekankan pada diet south beach adalah membatasi asupan karbohidrat melalui asupan protein dan lemak yang lebih banyak. Hanya saja, diet ini menganjurkan para pelakunya untuk mengonsumsi lemak tak jenuh yang lebih sehat.

Tujuan dari diet ini tak hanya terbatas untuk menurunkan berat badan saja, tapi juga untuk memperbaiki keseimbangan dari asupan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Nantinya, para pelaku diet diharapkan dapat mempertahankan pola makan sehat terlepas dari berat badan ideal yang ingin dicapai.

Seperti apa pola dalam diet south beach?

Diet south beach memiliki tiga tahapan yang harus Anda ikuti dengan seksama agar bisa memperoleh hasil yang diinginkan. Dua tahapan pertama dimaksudkan untuk mengurangi berat badan, sedangkan tahap terakhir untuk mempertahankan berat badan. Berikut penjelasannya.

Tahap 1

Sumber: The Washington Post

Tahap awal merupakan tahap yang paling ketat dari keseluruhan pola diet diet south beach. Tahap ini dirancang untuk menghilangkan keinginan akan makanan yang tinggi gula dan karbohidrat.

Anda hanya diperbolehkan makan makanan berprotein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa lemak, dan daging ikan. Selain itu, Anda boleh makan sayuran berserat tinggi seperti sayuran berdaun hijau dan makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti kacang-kacangan serta minyak zaitun.

Di sisi lain, makanan dan minuman yang harus Anda hindari dalam tahap ini adalah olahan susu termasuk keju dan es krim, buah, beberapa sayur seperti wortel dan jagung, serta olahan makanan bertepung.

Tahap pertama akan dijalani selama dua minggu. Rata-rata penurunan berat badan diperkirakan bisa mencapai 3-6 kilogram.

Tahap 2

diet dubrow

Tahap ini dimulai pada hari ke-15 dan akan berlangsung sampai Anda mencapai berat badan yang diinginkan.

Hampir serupa dengan tahap pertama, bedanya Anda sudah bisa mulai menambahkan makanan yang dilarang pada tahap sebelumnya seperti makan roti dan pasta gandum, beras merah, buah-buahan, serta lebih banyak sayur-sayuran.

Namun, tetap ada beberapa makanan yang harus dibatasi konsumsinya seperti produk dari tepung olahan termasuk roti tawar biasa, kentang, wortel, dan pisang.

Jika Anda berhasil menjalani tahap ini dengan disiplin, diperkirakan Anda bisa kehilangan sekitar 0,5-1 kilogram dari berat badan setiap minggunya.

Tahap 3

menu diet debm untuk sahur dan berbuka puasa

Tahap terakhir merupakan akhir dari diet south beach yang dibuat untuk mempertahankan pola makan yang telah dijalani. Artinya, Anda harus tetap makan sesuai dengan pola yang sudah dilakukan pada tahap sebelumnya. Hanya saja, Anda sudah bisa mengonsumsi semua jenis makanan dalam porsi yang terbatas.

Hal yang harus diketahui sebelum menjalani diet south beach

Saat Anda memutuskan untuk menurunkan berat badan, saat itu juga Anda harus menyiapkan niat untuk menjalani hidup yang lebih sehat secara keseluruhan. Tak cuma bergantung pada diet, Anda tetap harus melakukan usaha lainnya seperti olahraga dan lebih aktif bergerak.

Diet south beach yang Anda jalani akan membuahkan hasil yang lebih optimal jika dibarengi dengan berolahraga. Pasalnya, olahraga secara rutin akan bantu meningkatkan metabolisme yang tentunya dapat sangat berpengaruh terhadap sistem pencernaan makanan dalam tubuh.

Selain itu, jangan berkecil hati ketika Anda tidak bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Ada kalanya Anda mungkin hanya dapat menurunkan berat badan kurang dari setengah kilo per minggu.

Meski memang terlihat lambat, justru penurunan berat badan secara bertahap inilah yang akan membantu Anda dalam mempertahankan penurunan berat badan secara permanen.

Perlu diingat bahwa tubuh setiap orang berbeda-beda, ada yang bisa lebih cepat menurunkan berat badan tapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai targetnya. Oleh karena itu, fokuskan tujuan Anda untuk hidup lebih sehat dan menjalaninya sesuai aturan.

Jangan lupa konsultasikan juga kepada dokter atau ahli gizi untuk mengetahui pola diet yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

beras merah lebih sehat

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
porsi makan ideal

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
diet saat hamil

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit