Cara Menjaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar dari Penyakit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Aktivitas memasak adalah hal yang menyenangkan. Mulai dari proses memasak hingga memakannya. Namun, tahukah Anda jika dapur bisa menjadi tempat penyebaran penyakit? Terutama penyakit yang berhubungan dengan makanan atau biasa disebut dengan food borne disease. Hal tersebut bisa terjadi jika makanan yang Anda olah Anda tercemar bakteri, virus, atau parasit. Akibatnya, Anda bisa mengalami keracunan yang ditandai dengan diare, muntah, atau demam. Inilah pentingnya menjaga kebersihan makanan dan dapur Anda. Berikut tips-tips dalam menjaga kebersihan di dapur saat memasak yang bisa Anda contek.

1. Cuci tangan dengan sabun

Sebelum Anda menyentuh makanan atau bahan makanan, Anda perlu mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah menyentuh makanan mentah, tempat sampah, hewan peliharaan, dan pergi ke toilet. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan bahwa tangan Anda bebas dari kuman sebelum memasak atau makan.

Bakteri berbahaya bisa menyebar dengan sangat mudah dari tangan ke makanan dan peralatan masak. Selain cuci tangan untuk menjamin kebersihan tangan, Anda bisa menggunakan sarung tangan plastik saat memasak. Terutama kalau Anda sedang sakit flu atau diare.

Saat Anda bersin atau batuk tiba-tiba saat memasak, Anda perlu menutup mulut dan hidung Anda. Jika Anda menutupnya dengan tangan, Anda perlu mencuci tangan Anda kembali dengan sabun. Jika Anda memang sedang flu, Anda perlu menggunakan masker saat memasak untuk menghindari penyebaran virus penyebab batuk dan pilek pada makanan yang Anda siapkan.

2. Mencuci buah dan sayuran

Mencuci buah dan sayuran dengan air dingin sebelum Anda mengolahnya, termasuk mengupas buah dan sayuran, bisa membantu menghilangkan kotoran yang ada pada makanan tersebut. Cuci buah dan sayur dengan air bersih yang mengalir selama beberapa menit sebelum diolah atau dihidangkan.

3. Pisahkan makanan yang mudah tercemar bakteri atau virus

Bahan makanan seperti daging mentah termasuk unggas bisa mengandung bakteri berbahaya menyebar dengan mudah pada apa pun yang disentuhnya. Apalagi makanan dan perlatan memasak seperti pisau, papan potong, dan lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu memisahkan bahan makanan mentah, terutama daging mentah dengan makanan yang siap saji untuk menghindari kontaminasi silang.

Tips:

  • Jika memungkinkan, gunakan talenan atau papan potong secara terpisah untuk daging mentah dan bahan makanan lainnya.
  • Cuci talenan, piring, dan peralatan masak dengan air dan sabun setelah bersentuhan dengan daging mentah, unggas, atau makanan laut.
  • Jangan pernah menempatkan makanan yang dimasak di atas piring yang baru saja digunakan untuk menggunakan daging mentah, unggas, atau makanan laut.

4. Masak dengan suhu yang tepat

Untuk menjamin kebersihan makanan, beberapa jenis bahan masakan perlu dimasak pada suhu yang tepat agar bisa membunuh bakteri yang berbahaya. Berikut adalah beberapa aturan suhu untuk memasak makanan menurut situs kesehatan WebMD.

  • Daging panggang dan bakar paling sedikit 62 derajat Celsius.
  • Seluruh unggas (ayam, kalkun, bebek) harus dimasak sampai 73 derajat Celsius.
  • Masak daging sapi sampai setidaknya 71 derajat Celsius.
  • Masak telur sampai kuning telur dan putih matang.

5. Simpan makanan dalam kulkas

Meletakkan makanan di dalam kulkas bisa mencegah bakteri tumbuh dan berkembang dalam makanan. Atur suhu kulkas Anda agar tidak lebih hangat dari 4 derajat Celsius dan freezer tidak lebih hangat dari -17 derajat Celsius.

Tips:

  • Dinginkan atau bekukan makanan yang mudah rusak, makanan siap saji, dan sisa makanan.
  • Jangan pernah mencairkan makanan yang dingin atau beku pada suhu kamar. Jika Anda ingin melakukannya, Anda bisa merendam makanan tersebut dengan air di dalam kulkas, di bawah udara dingin, atau di microwave.
  • Jaga agar kulkas tidak terlalu penuh, untuk memastikan udara dingin kulkas menyebar secara optimal.

6. Kapan boleh membuang makanan?

Anda boleh membuang makanan yang ingin Anda masak jika Anda tidak yakin sudah berapa lama makanan disimpan, makanan sudah bau, atau terlihat berbeda dari yang seharusnya. Buang juga makanan kemasan yang sudah lewat dari tanggal kedaluwarsa produknya.

Begitu juga kalau makanan matang telah tercampur dengan makanan mentah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan makanan sekaligus menghindari terjadinya infeksi bakteri penyebab penyakit.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca