Pernahkah Anda mendengar tentang paleo diet? Mungkin Anda sering mendengar tentang berbagai jenis diet dengan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesehatan tubuh dan menurunkan berat badan. Salah satu jenis diet yang terkenal adalah paleo diet. Apa bedanya dengan diet lain? Untuk mengetahuinya, silahkan simak penjelasan berikut ini mengenai paleo diet.

Apa itu paleo diet?

Paleo diet atau juga dikenal dengan nama diet manusia purba (caveman diet) adalah diet yang mengadaptasi kebiasaan makan nenek moyang pada zaman dulu. Seperti namanya paleo, diet ini mengikuti kebiasaan diet orang-orang pada masa Paleolitik (sekitar 2,5 juta sampai 10.000 tahun lalu).

Tujuan dari diet ini adalah mengembalikan kebiasaan makan manusia seperti manusia zaman dulu. Paleo diet yakin bahwa tubuh manusia lebih cocok dimasuki dengan diet seperti orang-orang zaman dulu (yang mengonsumsi makanan dari hasil berburu dan mengumpulkan) dibandingkan dengan diet modern, di mana terjadi perubahan pada sistem pertanian yang lebih canggih.

Apa manfaat menjalani paleo diet?

Karena ketidakcocokan terhadap perubahan cara manusia mendapatkan makanan, maka penyakit-penyakit, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung banyak diderita manusia pada zaman sekarang. Ini sesuai dengan apa yang dikatakan Loren Cordain, PhD, yang menulis buku The Paleo Diet, bahwa dengan mengonsumsi makanan seperti nenek moyang di zaman prasejarah, Anda akan lebih ramping dan lebih tidak berisiko untuk menderita diabetes, penyakit jantung, kanker, dan masalah kesehatan lainnya, dilansir dari WebMD.

Cordain juga mengatakan bahwa dengan menerapkan diet paleo, Anda dapat mengurangi beban glikemik tubuh, memiliki rasio asam lemak jenuh terhadap asam lemak tak jenuh yang lebih sehat, meningkatkan konsumsi vitamin, dan memiliki keseimbangan protein, lemak, dan karbohidrat, dilansir dari health.com. Anda mungkin juga dapat menurunkan berat badan Anda tanpa memangkas kalori dengan menjalankan paleo diet, karena diet ini kaya akan protein dan serat.

Bagaimana cara melakukan paleo diet?

Jika Anda ingin menjalankan paleo diet, Anda harus mengonsumsi makanan “alami” (bukan buatan), seperti:

  • Daging tanpa lemak
  • Ikan, terutama ikan yang kaya asam lemak omega 3, seperti salmon, makerel, dan tuna
  • Buah-buahan
  • Sayuran
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Minyak dari buah dan kacang-kacangan, seperti minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak kenari

Anda dilarang untuk mengonsumsi segala jenis makanan olahan, makanan yang telah melalui proses, atau makanan kemasan. Juga, Anda dilarang untuk mengonsumsi:

  • Susu dan produk susu
  • Gandum, oat, dan barley
  • Legume, seperti kacang (bean), lentil, kacang tanah, dan kacang polong
  • Gula halus
  • Garam
  • Kentang
  • Minyak yang sudah banyak mengalami proses, seperti minyak kanola

Anda tidak harus menghitung berapa kalori yang harus Anda makan atau berapa kalori yang harus Anda batasi saat menjalani paleo diet. Buah, sayuran, serta daging tanpa lemak pasti sudah cukup memenuhi kalori yang Anda butuhkan.

Awal-awal menjalani diet ini pasti merupakan hal yang berat bagi Anda. Oleh karena itu, Anda diberi kebebasan ketika menjalani diet ini untuk pertama kali. Anda dibebaskan untuk makan apa saja yang Anda inginkan selama 3 hari dalam seminggu. Atau jika Anda sudah dapat langsung menyesuaikan diri dengan paleo diet, Anda bisa menantang diri Anda untuk makan bebas hanya satu hari dalam seminggu. Terlihat lebih mudah bukan?

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih selama melakukan paleo diet, tentu Anda disarankan untuk tetap melakukan olahraga. Olahraga dapat membantu Anda menurunkan berat badan lebih cepat, mempertahankan berat badan, dan menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.

Contoh menu dari paleo diet

Mengubah kebiasaan makan Anda mungkin merupakan suatu hal yang sulit. Namun, jika Anda ingin mencoba paleo diet, Anda bisa memulainya dengan contoh menu di bawah ini.

Untuk sarapan

Anda bisa mulai sarapan Anda dengan masakan yang mudah dibuat, yaitu omelet. Tumis bawang bombay, paprika, jamur, dan brokoli dengan minyak zaitun. Kemudian tambahkan dengan telur yang diperkaya dengan omega 3 dan potongan dada ayam.

Untuk makan siang

Saat pertama kali, Anda bisa mencoba untuk membuat salad dengan komposisi berbagai macam bahan makanan yang Anda suka. Anda bisa membuatnya dari campuran:

  • Sayuran dan buah, seperti bayam, lobak hijau, paprika, mentimun, wortel, alpukat, kacang almond, apel, dan pir.
  • Makanan sumber protein, seperti daging tanpa lemak, ayam, atau makanan laut, seperti salmon, tuna, udang.
  • Minyak zaitun dan perasan air lemon.

Makan malam

Anda bisa membuat makanan dari salmon atau fillet ikan yang dipanggang bersama dengan asparagus, brokoli, dan bayam, tambahkan dengan bawang putih dan minyak zaitun agar rasanya leih lezat. Ingat, Anda tidak boleh menambahkan garam! Anda bisa mengonsumsi berbagai macam buah-buahan sebagai makanan penutup dari makan malam Anda.

Benarkah paleo diet lebih sehat?

Dengan mengonsumsi bahan-bahan makanan yang menyehatkan, seperti buah dan sayuran, serta menghindari makanan olahan dan kemasan, tentu Anda akan lebih sehat setelah menjalani paleo diet. Sebuah penelitian yang berlangsung selama 12 minggu atau kurang pada beberapa kelompok yang menjalani paleo diet, ditemukan bahwa paleo diet dapat menurunkan berat badan, meningkatkan toleransi glukosa, mengontrol tekanan darah lebih baik, dan memperbaiki pengaturan nafsu makan.

Tidak adanya garam dan makanan olahan membuat diet ini rendah natrium, sehingga menguntungkan bagi Anda yang memiliki tekanan darah tinggi. Namun, ketiadaan gandum, legume, dan susu pada diet ini mungkin dapat meningkatkan risiko Anda mengalami osteoporosis dan penyakit jantung. Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D pada kebiasaan diet modern, di mana kedua zat gizi ini penting untuk mencegah penyakit osteoporosis, terutama pada wanita.

Penelitian lebih lanjut dan lebih besar mengenai manfaat dan risiko kesehatan jangka panjang dari paleo diet mungkin diperlukan.


BACA JUGA

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca