Psstt… Kurang Minum Air Putih di Kantor Bikin Sulit Konsentrasi Saat Bekerja

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Apa, sih, yang biasa Anda minum di kantor? Kebanyakan orang mungkin menjawab kopi atau minuman energi supaya bisa terus melek dan segar selama mengerjakan hal-hal yang monoton sepanjang hari. Padahal jika ingin tetap fokus dan produktif di kantor, air putihlah yang seharusnya Anda minum. Faktanya, kurang minum air putih selama di kantor tanpa disadari membuat otak jadi kurang fokus sehingga konsentrasi Anda jadi lebih gampang buyar.

Kurang minum air putih bikin dehidrasi

Air merupakan komponen yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Bahkan saking pentingnya, sekitar 45-75% dari total berat badan seseorang adalah air. Air membantu membawa nutrisi makanan ke seluruh tubuh, merawat setiap sel-sel tubuh, melumasi persendian, mengatur suhu tubuh, hingga menjaga fungsi jantung bekerja dengan baik.

Itu sebabnya kita selalu disarankan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas per hari — setelah bangun tidur, sebelum makan, sebelum tidur, juga sebelum dan setelah berolahraga. Yang tidak boleh terlupakan: Anda juga perlu sering-sering minum air putih selama bekerja.

Tubuh Anda perlu masukan air yang cukup untuk dapat berfungsi optimal. Ketika tubuh kehilangan air lebih banyak dari yang diminum, Anda dapat mengalami dehidrasi. Sayangnya, kita sering tidak “ngeh” bahwa tubuh sudah kehilangan banyak cairan. Pasalnya, tanda-tanda dehidrasi bukan cuma haus sehingga Anda mungkin terlambat menyadarinya. Sebagian besar cairan tubuh hilang dari berkeringat dan buang air kecil.

Kenapa kurang minum air putih di kantor bikin sulit fokus bekerja?

Banyak penelitian yang menyebutkan dehidrasi dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan kewaspadaan seseorang akan kondisi sekitarnya, termasuk saat bekerja di kantor.

Semakin jarang Anda minum, semakin sedikit cadangan cairan tubuh yang dapat membantu melarutkan kandungan garam dalam darah. Artinya, darah Anda akan mengandung banyak garam. Tingginya kandungan garam ini membuat darah menjadi semakin kental. Akibatnya, volume darah secara keseluruhan akan berkurang. Hal ini membuat jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah segar yang lebih banyak lagi untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke otak.

Otak yang kekurangan asupan darah beroksigen tidak dapat berfungsi baik, sehingga menyebabkan Anda sulit berpikir jernih, sulit mengingat, sulit berhitung, dan sulit fokus. Dehidrasi juga dapat membuat Anda sakit kepala, sangat mengantuk, linglung, dan memiliki respon refleks lambat sehingga sulit untuk sigap mengambil keputusan penting di saat darurat.

Tak hanya itu. Kurang minum air putih ternyata juga dapat memengaruhi mood Anda saat di kantor. Karyawan kantor yang kekurangan cairan tubuh mengalami penurunan mood yang lebih buruk dibandingkan rekan kerja mereka yang cukup minum air putih selama bekerja. Mereka yang cukup minum air putih bisa bekerja dengan lebih tenang dan dapat berkonsentrasi dengan lebih baik.

Dalam jangka panjang, dehidrasi dan kekurangan cairan terus-menerus juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan ginjal Anda. Risiko Anda untuk terkena penyakit ginjal dan batu ginjal dapat meningkat bila Anda terus-menerus kekurangan cairan. Maka, pastikan Anda menyempatkan minum air putih sesibuk apapun kegiatan Anda di kantor.

Tips supaya lebih banyak minum air putih di kantor

Jangan jadikan kesibukan kantor sebagai alasan untuk jarang minum air putih. Segeralah minum setiap kali Anda mulai merasa haus atau ketika tenggorokan terasa kering.

Akan lebih mudah untuk mengingat agar banyak minum air putih jika sumber airnya dekat. Triknya, begitu sampai kantor pagi-pagi, langsung isi botol air besar atau gelas besar hingga penuh dan taruh di atas meja, tepat di depan mata dan dalam jangkauan tangan, sehingga Anda bisa dengan mudah melihat dan meraihnya. Cara lainnya, Anda bisa mengatur alarm ponsel per dua jam sekali (atau lebih sering) guna mengingatkan Anda lebih banyak minum air putih.

Saat di kamar mandi, perhatikan warna urin Anda. Bila urin anda berwarna kuning pekat dan berbau pesing, ini tandanya Anda sudah kekurangan cairan. Kemudian setiap sekembalinya dari kamar mandi, mampir dulu ke pantry untuk menenggak segelas air. Setiap kali Anda melewati dispenser air, isi gelas Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca