Bagaimana Sebenarnya Cara Penularan Kutu Rambut?

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 4, 2020
Bagikan sekarang

Sensasi gatal di kepala terutama bagian rambut dapat disebabkan oleh kutu. Kutu termasuk parasit yang menyedot darah manusia sebagai makanannya, seperti nyamuk. Namun tidak perlu khawatir, Anda dapat membasmi kutu rambut dengan beberapa metode pengobatan. Di sisi lain, alangkah lebih baik jika Anda melakukan pencegahan agar terhindar dari kutu. Salah satunya adalah mengetahui proses penularan kutu rambut. Bagaimana cara penularan kutu rambut dari seseorang ke orang lain?

Ketahui cara penularan kutu rambut sebagai langkah pencegahan

kutu rambut

Perlu Anda ketahui, kutu tidak memiliki sayap dan hanya dapat merayap. Selain itu juga kutu rambut tidak dapat melompat dari atau ke rambut Anda. Namun, parasit ini dapat merayap dengan cepat sehingga tidak heran jika dapat menular.

Selain itu, kutu rambut juga ternyata tidak semudah itu menular kepada orang lain. Sebagian besar menular ketika terjadi kontak langsung dengan orang yang memilikinya.

Selain dengan cara kontak langsung, penularan kutu rambut juga dapat terjadi dengan cara menggunakan barang secara bersamaan. Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Apabila Anda mengetahui orang lain memiliki kutu rambut, jangan menggunakan topi, syal, atau helm secara bergantian. Kutu bahkan dapat menular melalui gantungan baju.
  • Pastikan tidak menggunakan sisir yang sama dengan pemilik kutu rambut
  • Gunakan ikatan rambut atau aksesoris rambut lainnya milik sendiri

Namun, penularan kutu rambut dengan cara ini cukup jarang terjadi. Seperti yang dilansir di CDC, kutu rambut memiliki kaki yang sudah disesuaikan dengan lingkungan di rambut Anda sehingga akan kesulitan untuk menempel pada permukaan yang halus seperti plastik, metal, atau bahan lain yang memiliki tekstur permukaan yang mirip.

Selain itu, kutu rambut juga tidak bisa bertahan lebih dari 24 jam pada kulit kepala manusia.

Adakah cara untuk mencegah kutu agar tidak menyebar atau kembali lagi?

gigitan kutu

Kutu rambut dapat menyerang semua orang. Kutu juga bukan merupakan gambaran dari kebersihan seseorang, lain halnya seperti kesehatan gigi dan mulut. Segera lakukan pencegahan agar kutu tidak menyebar. Salah satunya adalah dengan menghindari kontak langsung dengan orang lain.

Selain itu, usahakan agar tidak menggunakan barang secara bergantian. Jika pengobatan telah dilakukan dan Anda dinyatakan bebas dari kutu, cegah kembalinya serangan kutu dengan cara:

  • Orang terdekat disarankan untuk segera mencuci pakaian dan seprai dengan air panas (setidaknya 60 derajat celcius) dan dikeringkan dengan panas selama minimal 20 menit.
  • Bersihkan semua furnitur rumah, seperti sofa atau kasur yang telah dapat mengalami kontak langsung dengan kepala
  • Rendam sisir dan ikat rambut dalam larutan yang terdiri dari 10% pemutih (bleach) atau merendamnya dalam air panas. Jika mungkin, Anda dapat mengganti sisir dan ikat rambut dengan yang baru.

Kutu merupakan parasit yang tumbuh pada tubuh manusia dan jenis yang paling sering ditemukan berada pada rambut. Untungnya, kutu rambut tidak akan menyebabkan kerugian pada kesehatan. Namun, kutu rambut dapat cukup mengganggu karena gejalanya yang memicu rasa gatal di kepala.

Cara untuk mengatasi dan mencegah kutu rambut seringkali cukup dilakukan di rumah dengan bantuan obat dari apotek. Pilih obat yang aman dan terpercaya, terutama apabila digunakan untuk mengatasi kutu pada anak. Terdapat obat untuk mengatasi kutu rambut yang digunakan setelah Anda mencuci rambut dengan cara dioleskan.

Anda mungkin memerlukan bantuan dari dokter apabila kutu terus kembali dan perawatan di rumah sudah tidak lagi dapat mengatasinya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Pakai Baby Oil untuk Menghilangkan Kutu Rambut?

Pengobatan rumahan menggunakan baby oil diyakini banyak orang sebagai cara menghilangkan kutu rambut yang ampuh. Benarkah anggapan ini? Yuk, cek faktanya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik Juni 13, 2019

4 Pilihan Obat Kutu Air, Dengan Atau Tanpa Resep Dokter

Jangan biarkan kutu air mengganggu kenyamanan dan penampilan Anda. Cari tahu obat kutu air apa saja yang bisa memulihkan gejala di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Kulit, Health Centers September 4, 2018

4 Langkah Jitu Membasmi Kutu Busuk di Rumah

Hama kutu busuk banyak ditemui di rumah, gedung perkantoran, atau tempat beraktivitas lainnya. Gigitannya bikin gatal. Lantas, bagaimana membasminya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Tips Sehat Juli 31, 2018

Sama-Sama Bikin Gatal, Ini Bedanya Gejala Kutuan dan Ketombean

Kutu dan ketombe sama-sama membuat kulit kepala gatal. Lalu, bagaimana cara membedakan gejalanya? Kenali lebih jauh mengenai keduanya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik Februari 18, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

Panduan Pakai Obat Kutu Agar Gatal Cepat Hilang

Panduan Pakai Obat Kutu Agar Gatal Cepat Hilang

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang April 21, 2020
4 Risiko Kesehatan Akibat Sering Pinjam Meminjam Helm

4 Risiko Kesehatan Akibat Sering Pinjam Meminjam Helm

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang September 8, 2019
Benarkah Sampo Anjing Ampuh Membasmi Kutu Rambut?

Benarkah Sampo Anjing Ampuh Membasmi Kutu Rambut?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal tayang Agustus 1, 2019
3 Faktor Penyebab yang Membuat Anda Berisiko Kena Penyakit Lyme

3 Faktor Penyebab yang Membuat Anda Berisiko Kena Penyakit Lyme

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang Juli 27, 2019