Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sering berwisata ada satu kebiasaan yang tidak disadari mungkin bisa berpengaruh terhadap kesehatan kulit, yaitu kebiasaan gonta-ganti sabun mandi. Anda mungkin tidak sempat menyiapkan sabun mandi yang sering dipakai di rumah dan terpaksa menggunakan sabun yang tersedia. Adakah efek dari sering menggunakan sabun mandi yang berbeda?

Efek kebiasaan gonta-ganti sabun mandi

cara mandi yang benar agar kulit putih

Sebenarnya, efek dari produk sabun mandi akan berbeda karena tergantung dengan kondisi kulit setiap orang. Maka itu, kebiasaan gonta-ganti sabun mandi mungkin hanya akan berdampak pada mereka yang memiliki kulit sensitif

Begini, sekilas mungkin varian sabun mandi yang beredar di pasaran terlihat mirip. Menurut Stephen McNeil, profesor dari departemen Kimia di University of British Columbia kepada NPR, semua produk pembersih pada dasarnya memiliki bahan yang sama. 

Produk pembersih biasanya mengandung molekul deterjen yang disebut sebagai surfaktan. Surfaktan yang ada pada sabun pun sama-sama berfungsi untuk mengangkat partikel minyak dan membersihkannya dari kulit Anda.

Walaupun demikian, tidak sedikit dari produk tersebut yang menggunakan bahan kimia yang berbeda. Sebagai contoh, bahan kimia sebagai pewarna dan pewangi untuk sabun akan berbeda pada beberapa produk. 

Oleh karena itu, cobalah untuk mulai memilih sabun mandi yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Hal ini bertujuan agar Anda bisa merasakan manfaatnya secara maksimal dan terhindar dari kulit kering serta efek samping lainnya. 

Tips memilih sabun mandi yang tepat untuk kulit Anda

Kebiasaan gonta-ganti sabun mandi memang belum terbukti memiliki efek samping terhadap kesehatan kulit. Namun, tidak ada salahnya untuk mencari tahu sabun mandi apa yang cocok dengan kulit Anda, bukan?

1. Memutuskan prioritas untuk diri sendiri

pilih produk

Salah satu tips memilih sabun yang tepat agar terhindar dari kebiasaan gonta-ganti produk mandi adalah mulai memutuskan prioritas. Begini, ada banyak jenis sabun mandi yang tersedia di pasaran.

Sebagai contoh, sabun batang buatan tangan dapat menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menyelamatkan lingkungan dan berfokus pada perawatan kulit vegan dan alami. 

Satu hal yang perlu diingat dari sabun batang adalah kandungan sodium hidroksida di dalamnya memang efektif untuk membersihkan tubuh dari kotoran. Akan tetapi, senyawa aktif ini bisa mengeringkan kulit. 

Bagi Anda yang mempunyai kulit kering sebaiknya periksa kembali bahan-bahan yang ada di dalam sabun batang. 

2. Melihat kondisi kulit 

merawat kulit saat karantina

Setelah berhasil memutuskan prioritas Anda, jangan lupa untuk melihat kondisi kulit agar terhindar dari efek kebiasaan gonta-ganti sabun mandi. 

Apa pun jenis sabun yang Anda gunakan saat ini, ketika membuat kulit terasa kencang, kering, atau gatal, artinya sudah saatnya Anda mengganti produk tersebut. Sabun yang tepat umumnya membuat kulit terasa bersih, segar, dan tidak membuatnya terkelupas. Walaupun sabun tersebut terlihat cocok di kulit teman, bukan berarti kulit Anda juga mendapatkan hasil yang sama. 

Setiap orang memiliki jenis kulit yang tidak sama dan mereka akan bereaksi secara berbeda terhadap sabun. Apabila memungkinkan, Anda bisa mulai mencoba sampel produk sebelum membelinya.

Perhatikan bagaimana kulit Anda terlihat setelah penggunaan sabun, baik segera setelah dibilas maupun setelah digunakan selama beberapa hari hingga berminggu-minggu. 

3. Berkonsultasi dengan ahli dermatologi

Ivermectin adalah obat

Apabila Anda bingung menentukan sabun yang cocok dengan jenis kulit Anda, cobalah datangi ahli dermatolog atau dokter kulit. 

Selain dapat bertanya tentang masalah kebiasaan gonta-ganti sabun mandi, mereka dapat mengetahui jenis kulit dan kondisi khusus yang Anda alami. Dengan demikian, dokter kulit dapat menyarankan jenis sabun yang cocok dengan kulit Anda. 

Efek dari gonta-ganti sabun mandi sebenarnya tergantung pada jenis kulit setiap orang. Apakah mereka memiliki kulit sensitif sehingga ketika sabun mandi diganti akan menimbulkan dampak tertentu, seperti kulit kering atau tidak sama sekali.

Apabila Anda terbiasa melakukan kebiasaan ini dan terjadi perubahan pada kulit, silakan konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Spons Mandi Tidak Boleh Dipakai Kelamaan, Kapan Harus Menggantinya?

Spons mandi memang dapat untuk membantu membersihkan seluruh tubuh. Namun, jangan lupa untuk rutin mengganti spons mandi secara berkala. Kapan seharusnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Ragam Cara dan Perawatan untuk Mencerahkan Kulit yang Kusam

Mandi dengan cara yang benar ternyata dapat menyingkirkan kotoran serta sel-sel kulit mati sehingga kulit Anda terlihat lebih putih dan bersih.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 25 Agustus 2019 . Waktu baca 11 menit

Mandi Saat Tubuh Berkeringat, Memangnya Boleh?

Saat tubuh berkeringat, Anda tentu memutuskan untuk membersihkan diri. Namun, bolehkah mandi saat tubuh berkeringat? Simak penjelasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Mandi Dua Kali Sehari Belum Tentu Sehat! Jadi Harus Sesering Apa?

Mandi sehari sekali disebut lebih baik dibandingkan mandi dua kali dalam sehari. Apa benar? Temukan jawabannya di artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 Juni 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati eksim di kaki

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 9 menit

Alasan Merasa Segar Setelah Mandi, Sehat untuk Tubuh Kita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 2 April 2020 . Waktu baca 4 menit
sabun muka kulit kombinasi

5 Kiat Memilih Sabun Cuci Muka yang Cocok untuk Kulit Kombinasi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit