Sering Cemberut Bikin Wajah Cepat Tua, Ternyata Bukan Cuma Mitos!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/02/2018
Bagikan sekarang

Semakin bertambah umur, wajar bila wajah akan memunculkan tanda-tanda penuaan seperti keriput. Namun, tanpa Anda sadari ekspresi wajah seperti cemberut dapat menciptakan lipatan dan kerutan pada wajah, khususnya di bagian dahi dan sisi mulut. Akibatnya, wajah Anda jadi tampak lebih tua dan lelah. Benarkah ekspresi cemberut membuat wajah cepat tua? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab penuaan pada wajah

Penuaan pada wajah normalnya akan terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Ini terjadi karena proses melemahnya kolagen dan serat elastin pada kulit. Namun, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan penuaan menjadi lebih cepat terjadi, yaitu terpapar sinar matahari, merokok, tidak mengonsumsi cukup air, tidak mengonsumsi makanan yang menutrisi kulit, dan kontraksi dari ekspresi wajah Anda. Dibanding bagian tubuh lainnya, wajah lebih cenderung memperlihatkan gejala penuaan.

Ekspresi cemberut berpotensi membuat wajah cepat tua

Saat Anda mencoba untuk mengekspresikan emosi tertentu, otot-otot pada wajah akan berkontraksi. Ketika Anda merasa marah, terkejut, senang, dan sedih, semua otot tersebut berkontraksi dengan berbagai cara yang berbeda untuk menunjukkan apa yang Anda rasakan. Otot di sekitar mata, mulut, dan dahi cenderung bekerja lebih keras untuk mengekspresikan emosi Anda dibanding otot area lainnya. Otomatis, bagian wajah ini akan lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda penuaan terlebih dahulu.

Menurut Live Science, tidak diketahui berapa banyak otot yang berperan ketika seseorang tersenyum ataupun cemberut. Namun, yang membedakannya adalah senyum lebih bersifat positif, yaitu menggambarkan suasana hati sedang bahagia sedangkan cemberut sebaliknya.

Ekspresi cemberut membuat otot yang disebut corugator supercili menarik alis ke bawah dan menegang. Otot ini memiliki serat panjang dan sempit yang melintang dari alis hingga ke pelipis. Ini berfungsi untuk melindungi mata dari silau. Namun, bisa muncul ketika kita sedang mengernyitkan dahi, mirip dengan ekspresi cemberut.

Dilansir dari Psychology Today, penelitian menemukan bahwa orang yang mengerutkan alis akan menghasilkan lebih banyak emosi negatif, yaitu meningkatkan perasaan kurang bahagia, kurang menyenangkan, dan kurang tertarik. Emosi negatif ini bisa memperkeruh suasana hati dan memunculkan stres karena ada masalah yang dipikirkan.

minyak jojoba untuk melawan keriput

Bagaimana cara mengurangi garis kerutan yang terjadi akibat ekspresi cemberut?

Ada banyak metode medis yang dapat menghilangkan kerutan pada dahi. Namun, biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal. Oleh karena itu, cara lain bisa Anda lakukan dengan mudah dan tanpa mengeluarkan biaya. Dilansir dari Live Strong, garis kerutan yang terbentuk di dahi bisa disamarkan dengan pijatan atau senam wajah. Caranya, menekan ujung jari pada kerutan dan pijat area tersebut secara vertikal selama 30 detik. Kemudian, pijat kembali area tersebut secara horizontal (mendatar), dari atas alis ke arah pelipis. Letakkan ujung jari pada garis kerutan dan pijat secara melingkar selama 30 detik. Berhati-hatilah dengan kuku jari yang panjang karena bisa melukai kulit.

Kemudian, pijatan dilanjutakan dengan meletakan telapak tangan kiri di sisi dahi sebelah kiri dengan gerakan menarik kulit dan menahannya untuk menahan kulit tetap kencang. Bersamaan dengan meletakan telapak tangan di sisi kanan dahi, pijat dengan gerakan melingkar.

M.J. Safton, penulis buku “The 15 a Day Natural Face Lift,” menyarankan untuk melakukan pijatan ini setiap hari selama beberapa minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Latihan pijatan ini disetujui oleh Annelise Hagen, instruktur yoga di New York City sekaligus penulis buku The Yoga Face. Ia berpendapat bahwa pijatan ini bisa menghaluskan garis-garis yang terbentuk di area alis dan dahi, mengangkat dan mengencangkan otot-otot di sekitar mata. Lakukan selama 10 detik dan ulangi gerakannya sampai lima kali.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

8 Manfaat Minyak Rosehip untuk Kecantikan Kulit

Salah satu jenis minyak yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, yaitu minyak rosehip. Apa saja manfaat dari minyak rosehip ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Mana yang Lebih Baik: Eksfoliasi Pakai Chemical Peeling atau Scrub?

Mungkin Anda bingung lebih baik pilih chemical peeling atau scrub untuk perawatan kulit. Ternyata perawatan kulit perlu menyesuaikan kondisi kulit Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

4 Trik Mengatasi Kulit Kering di Bawah Mata

Mengatasi kulit kering di bawah mata dapat dilakukan dengan perawatan dan konsumsi asupan bernutrisi untuk menjaga kelembapan kulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan hydrating dan moisturizing

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020
ekspresi wajah mencerminkan isi hati

Benarkah Ekspresi Wajah Tidak Selalu Mencerminkan Isi Hati?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020
glass skin

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020
kulit rusak saat puasa

7 Kesalahan yang Membuat Kulit Rentan Rusak Selama Bulan Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020