9 Cara Merawat Rambut Berwarna Agar Tetap Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Merawat rambut berwarna memang tak selalu mudah. Bahkan terkadang, Anda membutuhkan beberapa kali kunjungan ke salon untuk gonta-ganti warna rambut sampai Anda menemukan warna yang tepat. Agar waktu dan biaya yang terbuang tidak sia-sia, saatnya Anda mengetahui trik khusus atau cara merawat rambut berwarna agar rambut Anda selalu sehat berkilau dan warnanya tahan lama. Apa saja cara dan tips yang bisa dilakukan?

Cara merawat rambut berwarna agar tetap sehat dan terawat

1. Lakukan perawatan rambut secara rutin

Pastikan Anda meluangkan waktu ke salon setiap 6 minggu sekali untuk melakukan retouch akar rambut agar rambut Anda tetap sehat sekaligus agar warnanya tetap konsisten. Ini juga bisa merawat warna rambut agar tetap bersinar alami.

2. Gunakan tabir surya (heat protection)

Bukan hanya kulit saja yang perlu dilindungi dari sinar matahari. Bila Anda ingin warna rambut awet dan tetap bersinar, lindungi dengan krim pelindung khusus rambut. Produk tabir surya yang berbahan dasar air lebih baik untuk digunakan pada rambut yang diwarnai daripada produk yang mengandung minyak.

3. Gunakan kondisioner

Tekstur rambut yang diwarnai cenderung lebih kering daripada rambut alami, jadi pastikan Anda menggunakan rangkaian produk perawatan yang ditargetkan untuk melembapkan rambut, setidaknya sekali dalam seminggu.

Usapkan kondisioner pada rambut yang sudah dibasahi dengan air hangat, kemudian bungkus dengan handuk selama kurang lebih 30 menit agar dapat lebih terserap. Selanjutnya bilas bersih rambut, maka kondisi rambut pun akan terlihat lebih bersinar.

4. Gunakan produk pelembap rambut

Selain dirawat dari dalam, tentu saja rambut perlu dirawat dari luar. Salah satu caranya adalah dengan mengoleskan produk pelembap rambut agar dapat membantu meratakan warna yang baru dicat pada rambut mulai dari akar hingga ujungnya.

5. Jangan terlalu sering gonta-ganti warna rambut

Setiap kali Anda mengubah warna rambut, semakin banyak pula bahan kimia yang masuk agar dapat menciptakan efek warna yang diharapkan. Hal tersebut tentunya dapat membuat kondisi kesehatan rambut menjadi semakin tidak sehat akibat paparan bahan kimia secara terus menerus. Sebaiknya cat rambut secara berkala agar warna tetap menyala dan konsisten.

6. Bilas rambut sampai bersih

Salah satu merawat rambut berwarna adalah menghindari cairan garam dan kaporit. Keduanya membuat rambut kering dan rusak. Usai berenang ataupun setiap kali keramas, pastikan Anda membilas rambut hingga bersih.

7. Jangan terlalu sering memainkan atau menyentuh rambut

Rambut indah berkilau sangat menggoda untuk terus disentuh, tapi menyentuh rambut terlalu sering juga bisa merusak rambut, lho! Selain bisa membuat rambut jadi kotor, jari-jari Anda juga dapat merusak kutikula atau bahkan melukai kulit kepala.

8. Jangan terlalu sering pakai hair dryer

Setelah mencuci rambut, biasakan untuk mengeringkan rambut secara alami. Bila Anda terlalu sering menggunakan pengering rambut atau catokan, rambut bisa menjadi lebih berpori. Paparan panas hair dryer akan membuat warna rambut lebih mudah luntur dan tidak dapat bertahan lama.

9. Gunakan sampo khusus

Selain tepat untuk jenis kulit kepala Anda, pilih sampo yang sengaja diracik untuk rambut yang dicat. Sampo yang lembut memungkinkan Anda untuk mencuci rambut setiap hari, sehingga rambut Anda akan tetap sehat, bersih, dan bersinar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat ampas teh bagi kecantikan

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit