Adakah Bahaya yang Muncul Saat Pakai Skin Care dengan Kandungan Silikon?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Begitu mendengar kata silikon mungkin yang terbayang di kepala Anda adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam operasi plastik. Namun, tidak hanya dalam operasi plastik, silikon juga dipakai sebagai senyawa kimia dalam produk perawatan kulit atau skin care. Lantas, amankah jika senyawa silikon ini dipakai dalam produk skin care sehari-hari?

Adakah bahaya dari senyawa silikon dalam produk skin care?

Silikon merupakan senyawa kimia buatan manusia yang terbuat dari mineral alami. Dalam dunia kesehatan, silikon sering dipakai untuk menyembuhkan luka dan menyamarkan bekasnya. 

Dengan tekstur yang unik, silikon juga sering digunakan dalam produk skin care untuk membuat permukaan kulit lebih halus.

Oleh karena itu, senyawa kimia yang juga berasal dari tumbuhan ini sering dipakai dalam pelembap dan serum agar kulit terasa kenyal dan halus. 

Bagi orang awam, penggunaan silikon dalam produk perawatan kulit mungkin menimbulkan banyak kekhawatiran.

Namun faktanya, menurut sebuah artikel dari jurnal Official of The Brazilian Society of Dermatology, senyawa silikon cukup bermanfaat untuk kesehatan kulit Anda.

Senyawa yang berasal dari mineral bumi ini ternyata dibutuhkan dalam pembentukan jaringan kolagen dan dapat meningkatkan elastisitas kulit

Menurut Greceanne Svendsen, ahli kecantikan dari Shafer Plastic Surgery, silikon dianggap tidak memiliki bahaya yang serius. Pasalnya sampai saat ini, belum ditemukan efek serius silikon terhadap jaringan kulit.

Artinya, silikon dianggap aman dan menawarkan manfaat yang baik untuk kesehatan kulit Anda. Seperti yang telah disebutkan, silikon bantu menjaga kelembapan kulit dan melembutkannya.

Mengapa silikon dianggap berbahaya untuk kulit?

Setelah mengetahui fakta bahwa penggunaan silikon dalam produk skin care ternyata tidak berbahaya, mengapa kebanyakan orang menganggap hal sebaliknya?

Ternyata ada beberapa alasan yang mendasari pernyataan tersebut, yaitu:

Manfaat silikon dianggap tidak begitu penting

mengatasi kulit wajah kering akibat tretinoin

Salah satu alasan mengapa silikon dianggap bahaya karena senyawa ini dianggap tidak punya manfaat yang berarti untuk kulit.

Padahal, seperti yang dikutip dari pernyataan dr. Deanne Mraz Robinson, ahli dermatologi terpercaya kepada Healthline, silikon memberikan dampak yang cukup positif.

Hal tersebut dikarenakan silikon dalam skin care bisa mengunci kelembapan pada kulit, sehingga membuat wajah Anda terasa lebih lembut dan kenyal.

Sulit dibersihkan dengan air dan menyumbat pori

skincare mengecilkan pori-pori

Selain dianggap tidak memiliki manfaat yang cukup penting, silikon disangka memiliki bahaya karena diduga menjadi salah satu penyebab tersumbatnya pori-pori kulit. 

Silikon memang bersifat hidrofobik, artinya tidak dapat larut dalam air dan akan sulit untuk dibersihkan dengan air.

Akan tetapi, produk skin care yang mengandung silikon dapat dibersihkan dengan menggunakan cairan pembersih yang mengandung minyak. 

Dengan begitu, silikon yang menempel di kulit bisa terangkat dengan baik.

Efek samping silikon untuk kulit

Meski aman, silikon juga punya efek samping untuk kulit seperti:

Memicu timbulnya jerawat

jerawat tumbuh di tempat sama

Sama seperti senyawa kimia lainnya, silikon juga memiliki kelemahan, terutama bagi Anda yang kulit wajahnya rentan menimbulkan jerawat.

Sifatnya yang mengunci kelembapan ternyata juga dapat ‘mengunci’ zat lainnya. 

Silikon dalam skin care yang dipakai pada kulit yang mudah berjerawat dapat menjebak sisa minyak, kotoran, dan sel kulit mati.

Akibatnya, jerawat bisa saja muncul setelah pemakaian produk skin care yang mengandung silikon.

Maka itu, para dokter kulit menyarankan untuk tidak menggunakan produk dengan kandungan silikon jika wajah Anda mudah berjerawat.

Menghalangi penyerapan produk lain

produk perawatan anti aging

Silikon tidak cocok digunakan bagi orang-orang yang suka menerapkan rutinitas perawatan kulit 3 sampai 10 langkah.

Ini karena silikon dapat menghalangi produk lainnya untuk mencapai lapisan kulit terdalam yang digunakan setelahnya.

Menurut Mraz Robinson silikon memang memiliki sifat menjaga kulit dari senyawa lainnya. Artinya, ketika wajah diaplikasikan dengan produk lain hal tersebut akan sia-sia.

Oleh karena itu, mungkin Anda bisa memakai produk berbahan silikon dalam langkah terakhir untuk memaksimalkan penyerapan produk skin care lainnya.

Dapat disimpulkan bahwa silikon tidak memiliki bahaya yang dapat merusak jaringan kulit Anda. Namun, tetap ada kemungkinan efek samping yang muncul.

Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan produk skin care yang mengandung silikon.

Sumber foto: Mixed Make Up

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca