Saat mendengar kata “yoga”, apa yang pertama kali terbersit di benak Anda? Tubuh lentur dengan posisi aneh dan ajaib nyaris tak masuk akal di atas matras? Gabungan ekspresi wajah menahan sakit sembari kebingungan berupaya mengombinasikan napas dan pose yoga? Atau orang-orang langsing berbalut pakaian olahraga super ketat dengan label merek menyerupai nama buah? Atau Anda langsung membayangkan orang duduk bersila dengan kedua telapak tangan menyatu, ekspresi wajah yang tenang, dan postur tubuh tegak namun terlihat sangat rileks?

Bila Anda pernah membayangkan salah satu dari gambaran di atas, berarti Anda bukan satu-satunya. Mungkin Anda sudah lama berpikir panjang untuk mencoba yoga, namun masih mengurungkan niat untuk melangkahkan kaki ke studio yoga hanya karena Anda merasa tidak cukup lentur atau tidak memiliki cukup fleksibilitas untuk mencoba yoga. Kalau benar, maka artikel ini wajib Anda baca sampai tuntas.

Apa sih yang sebenarnya perlu Anda lakukan untuk memulai mencoba yoga sebagai salah satu pilihan kegiatan rutin Anda?

Terbuka untuk mencoba hal baru

Kenapa ini jadi hal utama yang wajib Anda punya saat mau memulai yoga? Karena, di saat Anda sudah dibebani dengan pemikiran bahwa Anda tidak cukup lentur, tidak cukup langsing, sudah berumur, atau tidak yakin bisa mengikuti kelas karena banyak pose-pose yang tidak Anda kenali, Anda perlu datang ke sesi/kelas yoga dengan pemikiran yang terbuka bahwa Anda sedang mencoba hal baru yang akan membutuhkan adaptasi. Ini dapat membantu meringankan beban Anda saat melihat partisipan yang lain terlihat sudah advance dengan pose yoga yang sulit.

Ingat, yoga bukanlah ajang kompetisi. Yang terpenting adalah Anda sudah meluangkan waktu untuk datang berlatih di atas matras yoga Anda. Dan yang perlu diingat juga, yoga adalah untuk semua orang dan semua kalangan: tua muda, gemuk langsing, dan semakin Anda merasa kurang lentur, berarti semakin Anda butuh untuk berlatih yoga.

Coba berbagai jenis yoga

Hal ini penting untuk dilakukan karena sering kali setelah mencoba yoga pertama kalinya, Anda mungkin merasa yoga bukan untuk Anda. Banyak faktor yang membuat Anda merasakan hal ini, misalnya karena karakter Anda dinamis namun Anda mencoba Hatha Yoga yang terasa terlalu lambat pace-nya, atau sebaliknya, pribadi Anda yang santai merasa Vinyasa Yoga terlalu cepat flow-nya. Cari tahu beberapa jenis yoga style di sini.

Terapkan etiket yoga saat memasuki ruang kelas

Datanglah tepat waktu, matikan ringer ponsel Anda, dan bila Anda datang ke studio bersama teman, pelankan suara Anda saat berbincang sebelum kelas dimulai. Bila Anda mendesak harus keluar dari kelas sebelum sesi berakhir, jangan lupa untuk meminta izin kepada instruktur sebelum kelas dimulai. Jangan ragu untuk memberitahu instruktur bahwa ini adalah kali pertama Anda berlatih yoga. Anda juga bisa mengucapkan terimakasih secara langsung kepada instruktur bila Anda menyukai sesi yang Anda ikuti, atau bila punya pertanyaan di akhir sesi yoga.

Gunakan pakaian yang nyaman

Tidak perlu pusing atau minder bila Anda tidak punya koleksi baju yoga bermerk saat berlatih yoga, karena yang terpenting adalah kenyamanan dari pakaian yang Anda kenakan. Jangan lupa juga untuk membawa handuk kecil atau botol minuman untuk memastikan Anda tidak dehidrasi di sesi yoga pertama Anda.

Jangan ragu menggunakan alat bantu

Selain matras yoga yang biasanya juga disediakan oleh studio (sudah termasuk dalam biaya sesi/kelas), ada beberapa studio yang juga menyediakan alat bantu yoga seperti blok dan strap yang bisa membantu Anda menyesuaikan diri dengan pose yoga yang belum Anda kuasai. Bila Anda letakkan alat bantu tersebut di samping matras yoga, instruktur yoga biasanya akan memberikan panduan untuk menggunakan alat bantu tersebut selama kelas berlangsung. Bila Anda mau lebih serius berlatih, memiliki matras yoga pribadi yang berkualitas sangat disarankan. It’s like the best investment for your future yoga practice!

Say “thanks” to yourself!

Yep, penting untuk menghargai upaya Anda datang ke studio untuk berlatih, bertetes keringat selama 1 jam lebih, dan tanamkan dalam benak Anda bahwa yoga akan membawa perubahan bagi diri Anda baik secara fisik maupun mental bila dilakukan secara rutin. So, jangan lupa untuk mengambil informasi jadwal kelas dari studio dan memasukkan ke agenda Anda. Anda juga bisa membeli paket yoga supaya lebih hemat dan tentunya lebih termotivasi untuk segera kembali berlatih yoga.

Selamat mencoba!

** Dian Sonnerstedt adalah instruktur yoga profesional yang aktif mengajar beragam jenis yoga dari Hatha, Vinyasa, Yin, dan Prenatal Yoga baik untuk kelas privat, perkantoran, maupun di Ubud Yoga Centre, Bali. Dian saat ini terdaftar di YogaAlliance.org dan bisa dihubungi langsung melalui instagramnya, @diansonnerstedt.

Dian Sonnerstedt Spesialis Yoga dan Yoga Hamil
Dian Sonnerstedt adalah praktisi Yoga sejak tahun 2010. Kecintaannya terhadap Yoga membuat ia beralih dari dunia korporasi di bidang Marketing, dan memutuskan ...
Selengkapnya
Dian Sonnerstedt Spesialis Yoga dan Yoga Hamil
Dian Sonnerstedt adalah praktisi Yoga sejak tahun 2010. Kecintaannya terhadap Yoga membuat ia beralih dari dunia korporasi di bidang Marketing, dan memutuskan untuk memperdalam Yoga dengan mengambil sertifikasi Yoga Teacher Training 200Jam dari One Song Yoga School di tahun 2014, yang kemudian dilengkapi dengan sertifikasi Prenatal/Postnatal Yoga, Sunshine Network for Thai Yoga Massage, dan Yin Mindful Immersion Yoga di tahun 2015. Dian saat ini terdaftar resmi YogaAlliance.org dan aktif mengajar yoga di Ubud Yoga Centre, Bali
Selengkapnya
Artikel Terbaru