Tips Membangun Citra Tubuh Positif Agar Lebih Sehat Lahir Batin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017
Bagikan sekarang

Apakah Anda puas dengan tubuh yang Anda miliki sekarang? Para remaja, terutama wanita umumnya tidak puas dengan bentuk tubuh yang dimilikinya. Model yang mempunyai tubuh langsing menjadi acuannya. Sehingga, untuk mencapai itu, banyak remaja melakukan diet ketat yang mengarah ke penyimpangan makan. Jika hal ini terjadi pada Anda, hati-hati Anda mungkin memiliki citra tubuh yang negatif. Ini dapat membahayakan kesehatan fisik maupun mental Anda. Untuk itu, Anda perlu menanamkan citra tubuh positif dari awal. Bagaimana caranya?

Apa itu citra tubuh?

Citra tubuh mencakup cara bagaimana Anda memandang tubuh Anda sendiri. Hal ini mengacu pada bagaimana Anda berpikir tentang tubuh Anda, merasa, dan bereaksi terhadap persepsi Anda tentang fisik Anda. Bagaimana citra tubuh Anda terbentuk dipengaruhi oleh banyak hal, seperti budaya, keluarga, teman sebaya, media, dan lain sebagainya.

Seperti apa citra tubuh yang positif?

Saat Anda memiliki citra tubuh positif, Anda akan memandang tubuh Anda lebih baik. Bukan menjelek-jelekkan tubuh Anda sehingga Anda merasa tidak puas dengan tubuh yang Anda miliki. Orang dengan citra tubuh positif akan memiliki pandangan kurang lebih seperti ini:

  • Tubuh kurus atau gemuk belum tentu tidak sehat karena tubuh yang sehat berada pada berbagai bentuk dan ukuran.
  • Ukuran tubuh tidak menentukan kebahagiaan, kesuksesan, atau kesehatan seseorang.
  • Setiap orang memiliki hal yang unik, talenta, keterampilan, dan kemampuan yang mengagumkan.
  • Gambar atau foto di media adalah hal yang tidak realistis dan itu semua diciptakan dengan tujuan untuk menjual produk. Sehingga, ia tidak akan menjadikan model di media sebagai acuan.

Kenapa penting membangun citra tubuh positif?

Tentu sangat penting untuk memiliki citra tubuh yang positif. Saat Anda memiliki citra tubuh yang negatif, artinya Anda tidak puas dengan tubuh yang Anda miliki. Hal ini dapat memengaruhi psikologis Anda. Anda bisa menjadi tidak puas dengan hidup Anda, mengalami gangguan makan (seperti anoreksia dan bulimia), menjadi cemas terhadap diri sendiri, sampai depresi. Penyimpangan dalam pemikiran Anda dapat berkontribusi pada citra tubuh negatif.

Sebaliknya, citra tubuh yang positif dapat membuat psikologis Anda lebih terjaga. Anda akan lebih percaya diri, merasa puas dengan apa yang dimilikinya, dan lebih bisa menikmati hidup Anda. Tidak hanya itu, bahkan kesehatan Anda juga bisa lebih terjaga. Anda akan lebih bisa mencintai tubuh Anda sendiri, sehingga Anda akan memenuhi kebutuhan tubuh Anda.

Bagaimana cara membangun citra tubuh positif?

Citra tubuh positif dapat Anda bangun sendiri. Mungkin butuh proses untuk bisa mencapai hal ini. Namun, ini sangat bermanfaat bagi diri Anda. Anda bisa melakukan hal ini sekarang untuk mulai membangun citra tubuh positif:

  • Selalu berpikir positif terhadap tubuh Anda. Mulailah untuk tidak mencela diri Anda, walaupun ini hanya sekadar omongan namun dampaknya bisa besar terhadap diri Anda jika dilakukan terus-menerus. Daripada Anda memandang seberapa besar berat badan Anda, lebih baik Anda memandang sudah berapa banyak berat badan Anda yang turun. Hargailah walaupun penurunan berat badan Anda tidak banyak, tubuh Anda sudah dengan baik melakukannya.
  • Cari dan fokus pada hal-hal yang Anda sukai tentang tubuh Anda. Seperti rambut yang bagus, kulit yang halus, gigi yang putih, dan sebagainya. Ini dapat menutupi kekurangan Anda dan meningkatkan kepercayaan diri Anda.
  • Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain. Terus-menerus membandingkan diri Anda dengan orang lain hanya akan membuat Anda lelah dan selalu tidak puas. Lagipula, ini artinya Anda tidak menghargai diri Anda sendiri.
  • Selalu berpakaian yang terbaik. Berpakaian yang baik dan nyaman menunjukkan bahwa Anda menghargai dan menghormati diri Anda sendiri. Ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda dan kecintaan Anda terhadap tubuh Anda sendiri. Jangan berpakaian yang kebesaran untuk menyembunyikan berat badan Anda. Juga, jangan berpakaian yang terlalu ketat karena ini akan menarik perhatian banyak orang terhadap ukuran tubuh Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

Banyak orang mengurangi karbo untuk menurunkan berat badan. Tapi, siapa bilang harus dihindari? Pilih beberapa sumber karbohidrat untuk diet berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

delusi dan halusinasi

Delusi dan Halusinasi, Apa Bedanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
manfaat serat kenapa penting

Kenapa Penting Makan Makanan Berserat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
turun berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020
Pedofilia kekerasan seksual

Pedofilia dan Kekerasan Seksual pada Anak, Apa Bedanya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020