Kaki Tak Bisa Diam Saat Duduk? Menggoyangkan Kaki Ternyata Banyak Manfaatnya, Lho

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kaki Anda tidak bisa diam saat duduk? Kebiasaan ini memang kadang bisa mengganggu orang-orang di sekitar Anda. Orangtua Anda pun mungkin sudah berkali-kali mengingatkan Anda supaya duduk dengan tenang. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa menggerakkan kaki saat duduk itu ternyata memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan? Apalagi kalau Anda adalah tipe orang yang sehari-hari kelamaan duduk. Langsung simak penjelasan lengkap di bawah ini kalau belum percaya!

Bahaya kelamaan duduk

Meskipun dampaknya tidak langsung terasa, kelamaan duduk berisiko tinggi bagi kesehatan Anda. Selain nyeri punggung karena postur tubuh jadi membungkuk, Anda juga jadi lebih berisiko terserang stroke, serangan jantung, atau diabetes.

Kelamaan duduk yang disertai dengan kurangnya aktivitas fisik juga bisa mengakibatkan obesitas, otot melemah, kepadatan tulang berkurang, dan menurunnya konsentrasi serta fungsi kognitif otak. Bila gaya hidup Anda sehari-hari juga tidak sehat, misalnya Anda merokok dan minum minuman beralkohol secara berlebihan, terlalu lama duduk juga bisa mengakibatkan kematian.

Manfaat menggerakkan kaki saat duduk

Sayangnya, sebagian orang memang tidak punya pilihan selain duduk di balik meja kerja sepanjang hari. Bila Anda memang sering duduk seharian, ada satu cara untuk mencegah segala bahaya yang mungkin terjadi akibat kelamaan duduk. Ya, caranya adalah menggerakkan kaki saat duduk.

Menurut sebuah penelitian terbaru yang dilakukan para ahli di University of Missouri School of Medicine, sengaja menggerakkan kaki saat duduk mampu melancarkan peredaran darah dan melindungi kesehatan arteri, terutama di bagian kaki. Peredaran darah yang lancar merupakan kunci dari pencegahan berbagai penyakit, misalnya penyakit arteri perifer.

1. Mencegah penyakit arteri perifer

Penyakit arteri perifer disebabkan oleh penumpukan plak dalam arteri. Penumpukan plak ini menyebabkan arteri jadi menyempit. Akibatnya, darah tidak bisa mengalir ke bagian tubuh tertentu, khususnya tungkai (mulai dari pangkal paha hingga ujung telapak kaki). Gejalanya antara lain rasa nyeri atau kram pada kaki, terutama saat Anda bangkit dari tempat duduk dan berjalan.

Berdasarkan pengamatan para ahli dalam American Journal of Physiology’s Heart and Circulatory Physiology, menggerakkan kaki saat duduk mampu memicu peredaran darah menuju tungkai bagian bawah karena adanya aktivitas otot. Karena otot jadi lebih aktif dan aliran darah lebih deras, terjadi gesekan yang cukup intens pada arteri. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya penumpukan plak.   

2. Membakar kalori

Penelitian lain oleh American Association for the Advancement of Science dalam jurnal Science menguak bahwa menggerakkan kaki sambil duduk bisa membantu membakar kalori. Gerakan kaki sederhana ini memang tentu tidak cukup untuk menggantikan olahraga serta aktivitas fisik yang dibutuhkan tubuh. Namun, jika Anda cukup sering melakukannya, dalam sehari Anda bisa membakar hingga 350 kalori atau setara dengan sepiring gado-gado sayur.

Pembakaran kalori bisa mencegah obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Jadi daripada hanya duduk manis saja seharian, menggerakkan kaki merupakan pilihan yang lebih menyehatkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Diet eliminasi akan membantu Anda untuk menemukan beberapa jenis makanan yang memperburuk kondisi tubuh Anda. Seperti apa dietnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Alergi, Health Centers 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit